WSBK

All posts tagged WSBK

Honda in Love

 Top Of the line Specs !

Bicara fitur, gak heran sih kalo Mv Agusta F4 RC sebagai motor Homologasi WSBK dijejali produk premium. bahkan dibandingkan Mv Agusta F4 yang “standarnya saja udah premium” menjadi semakin spesial. Berikut fitur “standar” F4RC yang umumnya hanya bisa didapat di pasar after market dengan harga selangit …

  • Suspensi Ohlins TiN fully adjustable 41mm
  • Rem Brembo Monoblock M43 WSBK specs
  • Velg Marchesini Forged  WSBK specs
  • Ban Pirelli Supercorsa SC3 FIM Superbike Stock 1000 Specs

 

Ohlins TTX WSBK specs

Untuk suspensi belakang Mv Agusta F4 RC dilengkapi suspensi Ohlins TTX spek WSBK. Artinya suspensi yang sama digunakan oleh Leon Camier di WSBK musim ini. Sehingga untuk keperluan balap, pemilik MV Agusra F4 RC tinggal melakukan setup bobot saja … Sisanya tinggal Gas!

Namanya motor Homologasi, segala
macam specs yang aneh aneh memang di jejalkan di motor ini, tetapi resikonya  jelas, ada Harga ada Rupa dan motor ini harganya pun “Serem” 👿 

Honda in Love

 

mv agusta F4 RC

Inilah tampakndepan F4 RC, kombinasi warna Merah – Putih dan strip hijau menandakan “Tricolore” italia.

Pada versi awal tulisan AMG tidak nongol pada produksi masal, namun sekarang logo AMG nongol dimana mana

 

Custom Racing number

Bagi mereka yang beruntung (punya duit) buat beli 2 kawasaki H2 (kurang lebih sama) mereka bebas memilih nomor motor yang digunakan …

Cuma penasaran ada gak ya yang pake nomor 44 👿

  

Boncenger …

Secara mengejutkan ternyata Mv Agusta F4 RC dikengkapi boncenger sear dan pasanger foot peg …

Kaget juga sih, soalnya namanya motor homologasi kok dapat seat boncenger ya :)

  

Ohlins TTX 36

Ohlins TTX36 fully adjustable WSBK specs menjadi piranti standar motor ini. Sementara swing arm belakang hadir dalam warna hitam!

Ohlins TTX 36 sendiri bisa didapat di after market, dibandrol diangka 20 jetian …

Honda in Love

(null)

250 unit masih kebanyakan

Terus terang sedih juga mbah mendengar kabar bahwa Bimota batal ikut kejuaraan dunia WSBK. Alasanya sih cukup sederhana, karena motor balap mereka tidak lolos Homologasi, artinya jumlah produksi motor mereka dibawah jumlah minimum produksi yang di tentukan oleh FIM.

sebenarnya angka 250 unit itu sendiri tidak begitu banyak lho! Karena Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding syarat minimum homologasi sebelumnya, yaitu 300, bahkan kadang sampai 1500 unit!

(null)

Its a KIT bike !!!

Yang mbah cukup bingung adalah, Bimota sendiri merupakan produsen motor KIT, artinya mereka tidak memproduksi mesin, hanya membuat frame dan body, itupun dalam skala amat kecil. Bahkan boleh dibilang motor Bimota sendiri penjualanya tidak lebih dari 1000 unit pertahun. Jadi jangankan 250 unit untuk satu tipe, 1000 unit untuk seluruh tipe pun sulit terwujud.

padahal jika bimota ikut WSBK niscaya makin banyak pabrikan yang berpartisipasi di kelas ini dan bakalan semakin menarik persaingan di WSBK. Haduh ….

Honda in Love

(null)

regulasi evo class wsbk
Mulai musim ini tim di World Superbike menerapkan regulasi EVO Class yaitu situasi dimana motor yang di perlombakab di WSBK harus memenuhi standar EVO, yaitu motor harus amat menyerupai motor yang di jual untuk khalayak umum. Hal ini sekaligus melapus sistem Homologasi yang diterapkan selama ini.

sampai saat ini regulasi yang mencolok di WSBK adalah motor harus mendapatkan status “homologasi” dimana motor harus di produksi dalam jumlah tertentu minimal, mulai dari 150 unit hingga 3000 unit. Namun krisis ekonomi eropa memaksa jumlah unit minimal yang di homologasi kini diturunkan hingga 300 unit saja.

(null)

agar tidak terlalu prototype
Regulasi EVO class sendiri di terapkan untuk mencegah pabrikan tidak memodifikasi motornya secara berlebihan, hingga pada satu titik kesamaan motor WSBK dan motor versi jalan raya hanya pada bentuk fairing, sementara jangankan elektronik, sub frame dan mesinya pun beda total! Akibatnya performa motor WSBK mendekati motogp, sebenarnya itu bukan masalah, melainkan harga motor pun juga hampir sama … Efeknya adalah pesertapun berkurang!

langkah yang diambil dorna saat ini adalah mereka memaksa pembatasan Modifikasi pada motor, agar balapan menjadi murah, namun pabrikan pun tidak tinggal diam, kareba mereka memproduksi motor spesial edition dengan jumlah “pas” dengab harga gila untuk mengakalinya. Nah susah ya? Kucing kucingan dung!

Honda in Love



Buriram thailand – Aragon & Assen?

Terus terang bahkan Troy Bayliss pun tidak akan pernah menyangka dirinya bakal “dipaksa” Ducati dan “fans” untuk balap di beberapa seri musim ini. Soalnya Bayliss sendiri awalnya hanya balap di Phillip Island untuk mengganti Davide Gugliano yang cedera plus kebetulan bener, balapan sedang di gelar di Phillip island. Jadi  mumpung kan, sekalian menjadi perwakilan pembalap lokal, kehadiran Bayliss sekaligus buat memeriahkan seri perdana dan ulang tahun WSBK yang ke 25 …

Tetapi ternyata semuanya berlanjut lebih jauh lagi, gak cuma di Phllip Island, yang pasti bayliss confirm untuk balap di Burriram Thailand dan juga kemungkinan berlanjut di Aragon dan Assen!



Pembalap Moto2 CEV Dimas pernah di coaching Troy Bayliss …

Alasan Marketing dan Teknis

Di dunia WSBK, troy bayliss adalah “valentino rossinya” artinya secara marketing kehadiran Bayliss menjadi nilai pluss bagi WSBK yang pasca pensiunnyan biaggi tidak lagi punya pembalap Iconic. Mengingat popularitas sykes dan guintolly amat dibawah rata rata …

Tetapi dari segi teknis, pembatasan alokasi mesin pada Panigale 1299R ini akan diberikan kepada Bayliss jika dia turun lebih dari 3 seri , sementara jika cuma 1-2 seri alokasi mesin Bayliss akan diambil dari Davide Gugliano. Belom lagi input dari Bayliss untuk pengembangan motor Panigale itu sendiri. Lah masa yang bikin motor gak ngerti nyeting motor bikinanya? Ya wiss … Wellcome Back King!