WSBK

All posts tagged WSBK

Honda in Love

(null)

250 unit masih kebanyakan

Terus terang sedih juga mbah mendengar kabar bahwa Bimota batal ikut kejuaraan dunia WSBK. Alasanya sih cukup sederhana, karena motor balap mereka tidak lolos Homologasi, artinya jumlah produksi motor mereka dibawah jumlah minimum produksi yang di tentukan oleh FIM.

sebenarnya angka 250 unit itu sendiri tidak begitu banyak lho! Karena Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding syarat minimum homologasi sebelumnya, yaitu 300, bahkan kadang sampai 1500 unit!

(null)

Its a KIT bike !!!

Yang mbah cukup bingung adalah, Bimota sendiri merupakan produsen motor KIT, artinya mereka tidak memproduksi mesin, hanya membuat frame dan body, itupun dalam skala amat kecil. Bahkan boleh dibilang motor Bimota sendiri penjualanya tidak lebih dari 1000 unit pertahun. Jadi jangankan 250 unit untuk satu tipe, 1000 unit untuk seluruh tipe pun sulit terwujud.

padahal jika bimota ikut WSBK niscaya makin banyak pabrikan yang berpartisipasi di kelas ini dan bakalan semakin menarik persaingan di WSBK. Haduh ….

Honda in Love

(null)

regulasi evo class wsbk
Mulai musim ini tim di World Superbike menerapkan regulasi EVO Class yaitu situasi dimana motor yang di perlombakab di WSBK harus memenuhi standar EVO, yaitu motor harus amat menyerupai motor yang di jual untuk khalayak umum. Hal ini sekaligus melapus sistem Homologasi yang diterapkan selama ini.

sampai saat ini regulasi yang mencolok di WSBK adalah motor harus mendapatkan status “homologasi” dimana motor harus di produksi dalam jumlah tertentu minimal, mulai dari 150 unit hingga 3000 unit. Namun krisis ekonomi eropa memaksa jumlah unit minimal yang di homologasi kini diturunkan hingga 300 unit saja.

(null)

agar tidak terlalu prototype
Regulasi EVO class sendiri di terapkan untuk mencegah pabrikan tidak memodifikasi motornya secara berlebihan, hingga pada satu titik kesamaan motor WSBK dan motor versi jalan raya hanya pada bentuk fairing, sementara jangankan elektronik, sub frame dan mesinya pun beda total! Akibatnya performa motor WSBK mendekati motogp, sebenarnya itu bukan masalah, melainkan harga motor pun juga hampir sama … Efeknya adalah pesertapun berkurang!

langkah yang diambil dorna saat ini adalah mereka memaksa pembatasan Modifikasi pada motor, agar balapan menjadi murah, namun pabrikan pun tidak tinggal diam, kareba mereka memproduksi motor spesial edition dengan jumlah “pas” dengab harga gila untuk mengakalinya. Nah susah ya? Kucing kucingan dung!

Honda in Love



Buriram thailand – Aragon & Assen?

Terus terang bahkan Troy Bayliss pun tidak akan pernah menyangka dirinya bakal “dipaksa” Ducati dan “fans” untuk balap di beberapa seri musim ini. Soalnya Bayliss sendiri awalnya hanya balap di Phillip Island untuk mengganti Davide Gugliano yang cedera plus kebetulan bener, balapan sedang di gelar di Phillip island. Jadi  mumpung kan, sekalian menjadi perwakilan pembalap lokal, kehadiran Bayliss sekaligus buat memeriahkan seri perdana dan ulang tahun WSBK yang ke 25 …

Tetapi ternyata semuanya berlanjut lebih jauh lagi, gak cuma di Phllip Island, yang pasti bayliss confirm untuk balap di Burriram Thailand dan juga kemungkinan berlanjut di Aragon dan Assen!



Pembalap Moto2 CEV Dimas pernah di coaching Troy Bayliss …

Alasan Marketing dan Teknis

Di dunia WSBK, troy bayliss adalah “valentino rossinya” artinya secara marketing kehadiran Bayliss menjadi nilai pluss bagi WSBK yang pasca pensiunnyan biaggi tidak lagi punya pembalap Iconic. Mengingat popularitas sykes dan guintolly amat dibawah rata rata …

Tetapi dari segi teknis, pembatasan alokasi mesin pada Panigale 1299R ini akan diberikan kepada Bayliss jika dia turun lebih dari 3 seri , sementara jika cuma 1-2 seri alokasi mesin Bayliss akan diambil dari Davide Gugliano. Belom lagi input dari Bayliss untuk pengembangan motor Panigale itu sendiri. Lah masa yang bikin motor gak ngerti nyeting motor bikinanya? Ya wiss … Wellcome Back King! 

Honda in Love

(null)

Australian Finest …

Troy Bayliss (Ducati) mendapatkan ucapan selamat dari Troy Corser (BMW Motorrad) kombinasi kedua Troy ini menghasilkan 5 gelar juara dunia World Superbike. Kini keduanya merupakan Brand Ambasador dari Ducati dan BMW motorrad.

bersama Mick Doohan mereka merupakan generasi emas balapan roda dua Australia. estafet berlanjut ke Casey Stoner dan Kini australia tidak lagi punya legenda balapan roda dua

(null)

21 is 12

nomor 21 adalah nomor khas troy Bayliss, sempat di pensiunkan namun atas seizin Bayliss, John Hopkinss menggunakanya di tahun 2011.

bayliss sendiri di MotoGP menggunakan nomor 12 karena nomor 21 dipakai oleh John Hopkins

(null)

Love it Or Love it

Berbeda dengan Casey Stoner yang kaku dan tidak ramah, bahkan di benci oleh divisi marketing apapun tim yang dibela, Troy Bayliss sama seperti Valentino Rossi dan Marquez, dikenal dengan sopan santun yang tinggi dan keramah tamahannya.

saat ini pembalap yang ramah tinggal sedikit, Marc Marquez, Cal Crutchlow dan Tom Sykes adalah spesies langka …

(null)

Kompetitif di usia 45 tahun

Tanpa persiapan khusus dan bahkan mendadak, Troy Bayliss yang sudah pensiun dari balapan tahun 2008 berhasil membawa Panigale 1199R yang tidak kompetitif (ironisnya Bayliss adalah salah satu perancangnya) berhasil membuat motor ini lolos QTT di posisi ke 12 dan sempat membawa motor ini ke peringkat 7, hingga akhirnya melorot akibat masalah ban. finis di urutan 13 dan 16 pada race 2 bayliss berhasil mengoleksi 3 poin.

usia 45 tahun, dimana seluruh atlet kecuali Golf, Dakkar Rally kelas Mobil sudah pensiun, Bayliss kembali atas dasar kecintaanya terhadap balap motor dan superbike! all the best mite :D

Honda in Love

(null)

45 tahun + 7 tahun tidak balapan
Kembalinya King Troy bayliss ke Kancah balapan memang tidak disengaja, tanpa persiapan. engkong troy sendiri turun gara fara Davide Gugliano mengalami cidera, plus Bayliss pun mengatakan dia kembali untuk menghibut Penggemar superbike di seluruh dunia, maklum tahun ini adalah tahun ke 25 diselenggarakanya balapan superbike.

Yang perlu dicatat adalah sampai hari selasa pekan lalu, Bayliss pun tidak menyangka akan turun balapan, dia memang hadir sebagai “tamu kehormatan” … Apalagi balapan terakhirnya terjadi di Portimao 2008 alias 7 tahun yang lalu! Plus usianya sudah 45 tahun lebih!

(null)

ketika “desainer” mengendarai motor racikanya sendiri Ba

Sejak pertama kali di pakai di WSBK (phillip island 2013) hingga saat ini Panigale belum sekalipun menang balapan. Padahal Panigale sendiri dikembangkan dan mendapat input langsung oleh King Troy Bayliss. Jadi ini untuk kali pertama sebuah motor balap di pakai balap oleh salah satu perancangnya! bayliss sendiri sempat merangsek ke posisi 7 besar namun masalah yang kerap menghantui Pangiale pun akhirnya dirasakan oleh Troy Bayliss sendiri, di lap akhir dia melorot ke posisi 13. meski chaz davies berhasil naik podium 2 kali, tapi ini bukanlah hasil yang diinginkan oleh Bayliss dan Ducati …

sisi lain adalah kita bisa memahami bagai mana “otak” lebih penting dari “otot” di usia yang tua … Beneran Tua , engkong bayliss masih bisa merangsek dan balapan kompetitif, melawan pembalap yan berusia 15-25 tahun dibawahnya. Artinya untuk kencang anda bisa mengandalkan otak ketibang emosi dan otot … Dan mbah baru ingat, anda bukan Troy Bayliss … Jadi lupakan aja deh :lol: