Tahun 1990an indonesian economic booming !
ditahun 1990an ekonomi indonesia sedang maju pesat. berbagai macam varian motor baru pun dirilis disini. Saat itu boleh dibilang motor 2tak mendominasi. Setidaknya hingga akhir 1999. Nah gak perlu berlama lama, mari kita bahas beberapa tipe bebek 2 tak yang sempat mendominasi dunia roda dua tanah air

Suzuki Tornado GS110
hehe, kalau mau tau motor pertama mbah ya ini
Suzuki Tornado GS110 dan saudaranya suzuki Tornado GX100. perbedaanya adalah keberadaan rem cakram dan knalpot “nagcir” terbungkus chrome. Motor ini menyolok, karena desain bodi yang “kembung” plus motor yang memiliki warna selain hitam (jaman itu, selain vespa kebanyakan motor berwarna hitam)
seiring berjalanya waktu, Suzuki juga merilis varian 4 tak dari keluarga GS, disebut shogun. Bentuknya persis sama, tapi yang membedakan adalah bentuk knalpot khas 4 tak yang minim lekukan pada header namun berukuran besar pada mufler khas motor 4 tak !

Suzuki RGR150R …
kesan pertama ? keren ! maklum setelah GS110 mbah beralih ke Suzuki RGR150R. maklum tiap selasa dan jumat pagi pasti ada iklanya di tabloid bola – di halaman belakang ! Pilihanya jelas, antara warna ungu silver atau silver hitam. Viring masih menggunakan plastik – fiber keras. Berat ! Tapi keren! Ciri khas buntut RGR 150R adalah mengikuti line up bebek. Mule dari Crystal, Bravo hingga Tornado!

Suzuki TS125
hehe, jaman esema dulu mbah sempet juga punya Suzuki TS 125
yah ini motor suzuki mbah ke 3 … Suzuki TS125, pokoknya jaman kerusuhan mei 98 kita sangat akrab dengan motor ini
tapi bagaimanapun juga saat itu, satu satunya motor trail yang tersedia memang cuma TS 125. Ciri khas TS125 yaitu ban dengan diameter ekstra besar di khas motor trail tahun 80an. Sayang rem masih tromol. Tapi top speed alhamdulilah 120 km-jam sih nyampe

Suzuki Satria 120R dan RK Cool
sepertinya untuk suzuki satria 120R ini rasanya pantas dibuatkan artikel tersendiri, maklum karena memang Satria 120 ini memiliki catatan evolusi tersendiri, sekaligus merupakan motor bebek sport pertama di indonesia. Sementara “saudranya” suzuki RK Cool sendiri tidak kalah menariknya untuk dibahas


























KOMENTAR