
mengetahui respon pasar ? ƪ(‾ε‾“)ʃ Come on … orang juga tau gak gitu caranya !
cukup kaget melihat artikel IWB bahwa GW250 hanya akan di impor sebanyak 200 unit. klik disini untuk artikelnya. setidaknya itu yang dikatakan oleh pihak suzuki bahwa mereka akan bertindak hati hati dalam rangka mengimpor GW250. Omaigat !!! (inget blog yang populer beberapa tahun yang lalu)
terlebih dengan alasan bahwa mereka khawatir bahwa Suzuki GW250 akan terjepit diantara CBR250R dan N250R. Ini semakin menggelikan.
mengapa mbah menganggap ini lelucon ? Bahkan mbah sebagai fan boy suzuki merasa alasan Suzuki hanya mengimpor 200 unit GW250 sebagai test pasar hanya alasan konyol. Makin konyol jika alasanya faktor sparepart. Terlalu gila jika alasanya “terjepit kompetitor” … ini bukan awal 2000 atau era 90an, konsumen semakin cerdas, dan respon pasar semakin pragmatis dan di paragraf berikut akan dijelaskan kenapa demikian ….

Respon pasar jelas tidak akan maksimal … orang dari awal udah gak niat …
ingat tiga alasan berikut : Faktor test Pasar (pertama) kedua adalah faktor Sparepart dan terakhir adalah faktor kompetitor. Dan dari tiga alasan ini akan mbah coba bantah satu persatu. Mudah mudahan Suzuki berubah terlebih secara finasial Suzuki masih jauh lebih besar dibandingkan Kawasaki dan pabrikan india.
- Test Pasar : anda tidak menguji respon pasar jika anda dari awal secara blak blakan hanya akan mengimpor 200 motor ! Kenapa ? pertama konsumen akan ragu terhadap sparepart, ingat jumlah sparepart berbading lurus dengan populasi motor ! kedua resale value, produk dalam jumlah “nanggung” akan memiliki resale value yang “gelap” kemudian faktor inden, 200 motor ? itu bisa diserap dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan dan sisanya anda akan membuat ribuan orang kecewa !!!
- Sparepart : dalam segi bisnis otomotif, “nyetok” sparepart = menyimpan uang mati ! terlebih jika produk tersebut populasinya kecil ! dengan hanya 200 motor, sementara anda pemilik bengkel suzuki sori dori cimori deh , ngapain mbah invest uang untuk sparepart GW250 yang sedikit. Mendingan mbah nyetok sparepart FU aja yang jumlahnya bejibun, duit muter !!! Belum lagi toko aksesoris after market dan bengkel umum, mereka akan sangat pragmatis terhadap populasi motor !
- Kompetitor : what kompetitor ??? CBR250 dan N250R adalah sport bike. Mereka memang gontok gontokan, tapi GW250 kan Naked ! gimana bisa disebut kompetitor ! ini Contoh nyata, Ducati 795 – Streetfighter Rp 215 jeti , HD Sportster 883 Low- Cruiser Rp 250 jeti dan ER6N/F Steetbike Rp 98 jeti. Meski sama sama moge, tapi tidak akan saling makan! Bahkan setelah Monster 795 rilis penjualan 883 Low tidak terganggu, begitu pun ER6 brojo, volume penjualan Monster 795 dan 883 Low juga cenderung meningkat. Artinya apa ? Karena mereka tipe yang berbeda beda dengan segmen yang berbeda beda maka tidak signifikan pengaruhnya tong !!! Terlebih GW250 yang benar benar “Beda” dibandingkan kompetitor 250cc lainya. Nah !!!!




























KOMENTAR