superbike

All posts tagged superbike

 
Sesi pertama WSS FP1 … zanetti mendominasi

Pembalap Mv Agusta Asal Italy, Lorenzo Zanetti berhasil memimpin sesi latihan bebas pertama dengan mencetak angka 2 menit 09, 235 sementara Pembalap Mv Agusta lainya Jules Cluzel 0.200 sekon lebih lambat di belakang . Sementara posisi ke 3 di duduki P Jackobsen dengan motor Honda CBR600RR

Sesi latihan bebas FP-1 dilakukan dalam kondisi kering sehingga pembalap bisa melakukan laptime dengan optimal : Link Video : 


Free Practice 2 … Hujan !

Sementara sesi latihan kedua justru diguyur hujan lebat, sehingga pembalap supersport lebih menggunakan sesi tersebut untuk uji coba dan testing ban dan suspensi. Tidak ada catatan waktu yang signifikan disini …

Oke, sekian dulu updatenya. Next akan bahas soal inside Mv Agusta Paddoct … ciao!

 

(null)

250 unit masih kebanyakan

Terus terang sedih juga mbah mendengar kabar bahwa Bimota batal ikut kejuaraan dunia WSBK. Alasanya sih cukup sederhana, karena motor balap mereka tidak lolos Homologasi, artinya jumlah produksi motor mereka dibawah jumlah minimum produksi yang di tentukan oleh FIM.

sebenarnya angka 250 unit itu sendiri tidak begitu banyak lho! Karena Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding syarat minimum homologasi sebelumnya, yaitu 300, bahkan kadang sampai 1500 unit!

(null)

Its a KIT bike !!!

Yang mbah cukup bingung adalah, Bimota sendiri merupakan produsen motor KIT, artinya mereka tidak memproduksi mesin, hanya membuat frame dan body, itupun dalam skala amat kecil. Bahkan boleh dibilang motor Bimota sendiri penjualanya tidak lebih dari 1000 unit pertahun. Jadi jangankan 250 unit untuk satu tipe, 1000 unit untuk seluruh tipe pun sulit terwujud.

padahal jika bimota ikut WSBK niscaya makin banyak pabrikan yang berpartisipasi di kelas ini dan bakalan semakin menarik persaingan di WSBK. Haduh ….

(null)

Naik Moge … beda gays !!!

Belakangan ini sering sekali kita mendengar kecelakaan melibatkan pengendara motor besar, padahal sekitar 2 tahun lalu saja hal ini jarang terjadi, tetapi kenapa sekarang makin sering terjadi? Salah satu alasan utamanya adalah semakin mudahnya orang memiliki dan menggunakan moge. bahkan ada isitlah tidak ada lagi penjenjangan … Kamsudnya? Dulu jaman awal main Moge, awal dan pertengahan tahun 2000an, sebelum biker naik Moge 1000cc, biasanya mereka mengawali dari Mito 125 / Aprlia 125 kemudian naik ke Moge entry level, sampai akhirnya naik moge Full size. Setidaknya tradisi itu terjadi hingga awal era Ninja 250 karbu.

sekarang tidak lagi, dulu moge baru palin murah 250 jeti, seken pun dekat di angka 200. Sekarang pilihan banyak, dari mulai 80 jeti untuk entry level hingga yang full size 1000cc, ada uang ada barang, dulu beli moge baru alamat inden 1-6 bulan. Disitu biker belajar sabar dan menghargai Moge

(null)

gak cuma soal duit

Dulu seberapa pun duit yang dipunya, tetep mesti inden, jadi ada duit belum tentu ada barang. nah kondisi ini membuat biker moge sayang dengan motornya, care dengan motornya hingga akhirnya mereka menghargai saat mengendarai motor. Tapi sekarang enggak lagi, akibatnya prinsipnya ada duit ada motor, motor ancur beli lagi … Oke sih, tapi kalo badan ancur gara motor ancur apa bisa beli lagi? Enggak kan? Nah!

mbah sih cuma bisa menghimbau bos bos yang duitnya gak berseri, iya mbah tau beli moge tinggal bayar kelar, besok dianter kelar, tapi inget kalo cilaka ato kenapa kenapa, beli tangan ato kaki baru gak segampang beli superbike baru, trus pikirin keluarga, pikirin pacar, simpenan, selingkuhan … Ati ati kalo bawa moge