Pengait kata (tags) tulisan ‘ Stoner

20
Feb
12

Australian “Signature” Power Slide …. Please “Slide” The Rear Wheel to unlock the Trophy !!!

2012 mass product Superbike

Australian “signature” Power Slide

sepertinya bukan Cuma Stoner aja yang boleh melakukan power slide, pembalap australia lainya semisal Troy Bayliss, dan Mick Doohan ternyata merupakan pembalap yang cocok melakukan power slide. Pembalap yang berasal dari 3 zaman, yaitu era 90an dan 2000an asal australia memang benar benar senang melakukan power slide.

2 stroke, big bang … errr electronic aid ?

Gp500 , MotoGP, SBK … Slide Slide Slide

ketika bicara “Slide” kita bicara kontrol traksi, dan sepertinya para pembalap australia ini tidak begitu “memahami” apa itu kontrol traksi. Dibenak mereka yang tersisa hanya “slide for win” yup. Di era GP500 “Big Bang” Doohan membuat balap GP500 begitu monoton. mesin 2 tak liar minim piranti elektronic wajar melakukan power slide. Tetapi bagaimana dengan Bayliss dan Stoner. Di era digital, Bayliss berjoged di sirkuit diatas motor produksi masal yang dilengkapi kontrol traksi. Sementara Stoner melakukan power slide dengan mudahnya diatas RC212 dan pastinya RC213 …

we seen enough last year !

Please “Slide” the rear wheel to unlock the Trophy !

pada prinsipnya saat motor mengalami slide artinya motor kehilangan momentum untuk bergerak ke depan, semakin sering slide, ban akan semakin habis sementara waktu terbuang saat motor melakukan slide. Itu teorinya, tetapi bagi para “Oz Slide Freak” mereka justru memanfaatkan momen “Slide” untuk membuat motor membelok. Sementara jika pembalap lain akan memperlambat kecepatan untuk belok, mereka para “slide freak” memanfaatkanya untuk open throttle hingga di detik terakhir kemudian menggunakan momentum slide untuk menikung ! … Dasar Freak !!!

30
Sep
11

Evolusi Ducati Desmosedici GP7 s/d GP10 (2007-2010)

1. Seat cowseperti versi superbike, 2. Frame trellis tertutup, 3. hanya dua exhaust, 4. kesan paus sedikit hilang.

Desmosedici Gp7 : World Champion & World Domination

Melanjutkan kesuksesan di musim 2006, Ducati mengontrak pembalap asal Australia, Casey Stoner sekaligus merubah “sejarah” ducati di motogp untuk selama lamanya. Bersama pembalap gaek Loris Capirossi, Desmosedici Gp7 dianggap sebagai desain Ducati yang paling sukses hingga saat ini!

  • Prestasi : 19 kali podium &  11 kali kemenangan

musim 2007 bisa dibilang musimnya Ducati. total 11 kemenangan direbut oleh Ducati. Berkali kali Stoner membuktikan kecepatan Ducati dilintasan lurus dan tikungan tidak tertandingi oleh Yamaha besutan valentino Rossi. Sementara Loris Capirossi sendiri membuktikan dirinya tetap merupakan momok. Tahun 2007 patut dicatat sebagai tahunya Ducati dan Desmosedici. Oh ya satu podium ketiga disumbangkan oleh Alex Barros!

1.exhaus belakang diperbesar, 2.Frame trellis diganti carbon, 3. swing arm alumunium, 4. fairing diperbesar

Desmosedici GP8 : Mulai Familiar dengan Ducati

sepertinya publik mulai terbiasa dengan nama “Desmosedici” bahkan di indonesia nama Ducati menjadi tidak asing lagi. Tetapi boleh dibilang musim 2008 adalah musim paling seru dalam sejarah motogp. Namun bagi Ducati dan Marco melandri khususnya, era “stoner sentrispun dimulai”

  • Prestasi : 12 podium & 6 kemenangan

Stoner meski kehilangan gelar namun tetap tercatat dalam sejarah, sebagai pembalap yang memenangkan 6 balapan namun gagal menjadi juara dunia. Alias Runner up terbaik sepanjang masa. Sementara Melandri tampil kacau balau namun Toni Elias berhasil menyumbangkan 2 kali podium, sekali runner up sekali gelar juara ke 3.

1.exhaust belakang sangat besar, 2.swing arm carbon, 3. frame carbon, 3 bentuk fairing mulai aneh

Desmosedici GP9 : Hadirnya era Glamor dan Frame Carbon

dimusim 2009 ini Ducati lebih dikenal sebagai tim “glamor” ketibang tim balap. Karuan saja kehadiran Nicky Hayden ke Ducati menjadikan tim ini sebagai tim flamboyan yang banjir iklan dan promosi. sebagai catatan di tahun ini pula secara penuh dalam satu musim ducati hadir menggunakan frame Carbon!

  • Prestasi : 9 podium & 4 kemenangan

Stoner = Desmosedici semakin terbukti. Maklum hayden sendiri hanya mampu menyumbangkan 1 podium. namun patut dicatat penyakit misterius yang menerpa stoner di tengah musim memaksa ducati harus puasa gelar. Tetapi 4 kali kemenangan menjadi hiburan yang menyenangkan bagi Ducati Desmosedici.

Desmosedici GP10 : Akhir era Stoner 

musim 2010 merupakan akhir dari kisah manis antara Stoner dan Desmosedici namun stoner sendiri sepertinya enggan meninggalkan ducati dengan rapor buruk. Yang jelas Ducati Desmosedici di tangan stoner berhasil berkolaborasi dengan membuahkan 23 kemengan dan puluhan podium!

  • Prestasi : 10 podium & 3 kemenangan

Sebelum pindah ke honda, Stoner memberikan ducat dan Desmosedici sebuah salam perpisahan, berupa 9 podium dan 3 kemenangan. Sementara Hayden sendiri kembali naik podium di posisi ke 3. Sejauh ini di era Stoner Ducati Desmosedici mengalami tahun tahun terbaiknya.

25
Jul
11

MotoGP : Dan HoHe pun bertekuk lutut pada RC212V

Skill Stoner dan HoHe sama … Motornya beda !

Lorenzo boleh aja jadi pole position, tapi urusan motor jelas beda, Aksi Stoner yang meluluh lantakan perlawanan Lorenzo di track lurus barangkali merupakan bukti dari superioritas Honda RC212V atas Yamaha YZR-M1. Apapun yang dilakukan HoHe nampaknya nggak mampu melawan superioritas Stoner + Honda RC212V.

Sesuai Ramalan Mbah Matte0 – Rossi & Hayden posisi 6-7

Rossi yang memutuskan terus berjuang mengembangkan frame Desmosedici GP 11.1 berhasil finis ke 6 dan Hayden menggunakan frame Desmosedici GP 11.0 finis tepat dibelakangnya. Sementara Simoncelli tetap konsisten mempertahankan tradisi untuk selalu main tanah :mrgreen:

12
Jul
11

MotoGP : Honda RC213V – Stoner Sentris , Bak Piso bermata 2

1000% yakin … RC213 no 27 bakalan kenceng 

Siapa sih yang meragukan kemampuan stoner. Motor brutal seperti Desmosedici aja bisa dibuat seperti anak domba, RC212V dibuat seperti supermoto, power slide di tiap tikungan. Gila? memang! Kencang? Pasti, padahal RC212V adalah motor yang amat “pedro Sentris” dimana seluruh pengembangan diatur oleh DaPed. Gimana jika pengembangan diserahkan pada stoner? Ya pasti lah Honda Repsol RC213V bakalan ngacir !

Masalahnya gimana nasib  RC213V lainya ?

ini juga bukan rahasia umum. Bahkan fakta, stoner membuat motor yang kenceng tapi juga mustahil di kendarai. Liat gimana nasib GP8 setelah stoner “turun tangan” nah ini juga bakal jadi pertanyaan, gimana nasib RC213V jika yang desain orang model stoner? Tapi janga keburu pesimis, kita liat aja musim 2012 gimana arahnya :D

10
Jul
11

Stoner Yang Semakin “Doohan” … CaBedehh

Stoner yang semakin Doohan …

Kesamaanya udah banyak. Mulai dari asal negara australia (stoner Queensland  sementara doohan Brisbane) kedua duanya pun sudah pernah meraih juara dunia. Nah soal rekor kemenangan di usianya yang baru 25 tahun Stoner sudah mengumpulkan 28 kemenangan adalah yang ke 4 setelah Rossi, Agostini, Doohan.

Tim nya sama, motor sama dan dominasinya pun sama

Apa yang dilakukan stoner juga mirip dengan pendahulunya. Stoner bergabung dengan tim repsol honda kemudian melakukan dominasi balapan demi balapan. Ini yang membuat Stoner semakin menjadi doohan. tetapi ada sedikit perbedaan. Dimana Doohan adalah pribadi yang santai dan komunikatif, stoner tidak. Yah namanya juga manusia pasti ada perbedaanya  ;)

11
Jun
11

MotoGP : Penggemar Stoner Meningkat Pesat pasca gabung Honda

Membuktikan “kesetiaan” pada brand memiliki cukup pengaruh pada pembalap

Survei yang mbah lakukan beberapa hari lalu membuktikan bahwa kadang “faktor team yang dibela” kadang memiliki pengaruh besar atas dukungan yang mereka miliki. Terbukti pada Stoner dimana dukungan pada mereka saat bersama Ducati (kendati berhasil jadi kampiun) ternyata nggak besar, tetapi begitu bergabung pada Honda suasana berubah total. Dukunganya meningkat drastis sesuai dengan performanya seperti dimusim 2007 dan 2008 lalu. :D

Rossi tetap tertinggi, HoHe kurang populer

Yang menarik Rossi tetap merupakan pembalap dengan dukungan terbesar tak peduli tim manapun yang dibela termasuk Ducati yang nota bene “kurang dekat dihati” sebaliknya Performa maknyuss HoHe dan gelarnya sebagai kampiun dunia tidak banyak membantu. Yang unik Simoncelli menjadi pembalap ke 4 paling populer mengalahkan Dovizioso

24
Mei
11

Motogp : Musim 2011 – musim penuh sensasi

Seri pertama : Cederanya Bautista

yang terjadi di qatar sepertinya sederhana, seorang tpembalap terpaksa absen di sebuah seri. tetapi sebenarnya masalahnya lebih dari itu :? pasalnya untuk kali pertama di dalam sejarah motoGp Suzuki tidak menurunkan barang satu motorpun didalam sebuah balapan.sesuatu yang ironis menvingat suzuki merupakan sebuah pabrikan besar.

Seri kedua : Rossi dan stoner ndlosor serta marshal edan

kehebohan seri pertama hilang dan terrlupakan saat rossi yang tergelincir saat menyusul stoner. situasi diperparah karena marshal jerez hanya menolong rossi, sementaea stoner justru tidak finish. rossi finis ke 5

Seri ke tiga : Lorenzo adu mulut dengan simonceli, tentang keselamatan balapan

Pembahasan mengenai rossi vs stoner pada jilid kesekian, langsung sirna saat press confrence di estoril. pasalnya protes Lorenzo di lecehkan oleh simoncelli. akibatnya nyaris terjadi ketegangan. dalam balapan, simoncelli terjatuh sementara hohe finis runner up.

seri ke empat : simonceli mencelakakan Padrosa

lagi lagi simonceli bikin ulah. kali ini Daped yang jadi korban. pembalap kesayangan honda ini terpaksa naik meja oprasi akibat terjatuh saat mencoba menghindari simoncelli. Simoncelli terkena penalti dan mendapat cercaan dimana mana.

28
Apr
11

MotoGP : Tantangan Stoner … Jangan seperti 2008

Sejak peristiwa laguna seca 2008 butuh 3 seri untuk finish dan 5 seri untuk kembali menang!

Masih ingat Duel Gila antara Rossi vs Stoner di laguna seca 2008 ? Nah ini dia, ketika itu Stoner sedang berada di puncak momentum. Pasalnya pasca Gp Prancis dimana stoner harus finis diposisi ke 16, 2 seri berikutnya stoner berhasil finis diposisi ke 3 dan ke dua … Selanjutnya stoner mampu memenangkan 3 balapan berturut turut hingga peristiwa laguna seca, dimana Rossi yang main kotor memaksa stoner out, crash dan harus finis di posisi kedua. Tidak sampe disitu, ternyata di dua balapan selanjutnya stoner crash saat memimpin balapan, dan butuh 5 seri untuk stoner agar bisa menjadi juara lagi!

Ada kemiripan antara Jerez-Estoril dan Laguna Seca -Brno … Jeda yang panjang! Dan ini kelemahan Stoner.

Stoner memang mampu membuktikan dirinya mampu menjadi juara dunia di 2007 dan mampu menjinakan motor tipe apapun juga. Tetapi Stoner memiliki kelemahan, yaitu jika stoner mendapat “hasil buruk dan diselingi jeda” konon stoner butuh waktu lama untuk recovery. Dan ini yang terjadi pada stoner di Jerez menuju estoril dimana tanpa GP jepang ada jeda selama 1  bulan. Berikut Rentetan hasil buruk yang dialami stoner pasca Jeda …

  • Laguna Seca ’08 (Crash & Posisi 2) – Jeda 1 bulan = Crash di Brno,Sanmarino (5 seri untuk jadi juara lagi)
  • Donington ’09(Strategi buruk & Posisi 14) – Jeda 1 bulan & Cuti 3 balapan (2 seri untuk juara di Australia)
  • Valencia’09 (Crash & DNF) – Jeda 3 bulan = Crash di Qatar’10 (13 seri untuj juara di Aragon)
  • Jerez’11(Crash & DNF) – Jeda 1 bulan = ???


13
Apr
11

MotoGP : Doohan – Masa Jaya Pembalap cuma 10 tahun … Rossi sudah habis !!!

Doohan memulai karir Gp500 di usia 25 tahun dan mendapat gelar pada usia 29 tahun

Di era 90 dan awal 2000an pembalap memulai karier di usia 25 tahun – Anggapan Doohan benar adanya !

Ungkapan Mick Doohan yang mengatakan masa jaya pembalap adalah sekitar 10 tahun bisa dibilang benar adanya. Pasalnya di era tersebut pembalap baru “memulai” karier di era top flight pada usia 25 tahunan. Makanya saat mereka berada dipuncak karier (setidaknya top 3 dunia) mereka berusia diatas 27 tahun. Lihat bagaimana karier Doohan sendiri diGP500 yang dimulai di usia 25 tahun dan masuk top 3 di usia 27 tahun dan mendapat gelar pertamanya di usia 29 tahun. Hal yang sama juga berlaku dengan Cadalora yang memulai karier di GP500 di usia 30 tahun. Biaggi di usia 28 tahun hingga Okada dan Gibernau di usia 29 tahun. Makanya jika mereka “habis” dalam 10 tahun itu wajar dan anggapan Doohan nggak salah :D

Stoner dan Rossi memulai karir di Gp500/MotoGP di usia 21 tahun dan gelar pertama di usia 23 tahun !

Usia Rossi baru “32 tahun” tapi pembalap lain seperti Stoner dan “HoHe” memulai di usia 21 tahun !

Nah ini yang membedakan, memang Valentino Rossi sudah terlihat tua – alias berusia 32 tahun. Tapi bila dibandingkan dengan pembalap era Doohan – Cadalora artinya usia “jaya” Rossi masih sekitar 3-4 musim lagi. Tetapi mengapa Valle terlihat begitu tua? Nah pasalnya seperti juga pemain sepak bola sekarang dimana (Messi, Cesc & Cr7) memulai karir di usia sangat belia, begitu juga pembalap motoGP. Stoner, Pedrosa, Lorenzo dan Simonceli mereka memulai karir di “top flight” pada usia 21-23 tahunan, disaat pembalap era 90an yang berusia 25 tahun baru memulai, baik Stoner, Lorenzo dan Pedrosa sudah dipuncak karir ! Inilah yang membedakan. Memulai karir di top Flight di usia belia sendiri sebenarnya sudah dilakukan Valentino Rossi. Pasalnya ia memulai karir di Gp500 saat berusia 22 tahun. Nah!

12
Apr
11

MotoGP : Ketika Uang tidak bisa membeli Dominasi …

Harapan HRC Honda adalah melakukan “Dominasi Total” dimotoGP

Casey Stoner seorang “fighter” , Dani Pedrosa sang “raja start”, Dovizioso si kelinci percobaan yang mampu merusak, Super Sic sang pembalap masa depan dan Hiroshi Aoyama yang tak lain sebagai pembalap tuan rumah sekaligus mantan juara dunia 250cc. Honda – HRC mengelurakan uang tidak sedikit untuk mencoba mengukuhkan “dominasi total” di motoGP. Asumsinya mereka melakukan ini agar mampu mengulang apa yang mereka miliki di era Mick Doohan – Okada – Criville.

Uang bisa membeli kemenangan tapi dominasi  dan konsistensi? Tunggu dulu !

Uang jelas bisa memberikan kemenangan.  Tetapi uang belum tentu bisa memberikan konsistensi dan dominasi. Pasalnya “diluar sana” masih ada sosok yang bernama Valentino Rossi, Jorge Lorenzo atau bahkan Spies dan Hayden. Mereka pun pembalap pabrikan yang tidak kalah kelas dibandingkan pasukan honda. Jadi intinya, uang memang bisa membeli kemenangan tapi belum tentu bisa membeli gelar juara !!!

05
Apr
11

Realitas dan Profesionalisme Balap Profesional … Target dan Hasil Maksimal adalah segala galanya !

yup rossi salah, stoner jadi korban – oke, tapi Rossi ingin membuktikan pada Ducati begitu juga stoner pada honda!

Dibalik Peristiwa Stoner vs Rossi

Sesuai kata kometator MotoGP – Nick Harris, insiden yang melibatkan Rossi vs Stoner di Jerez akan melebihi pemberitaan dari kemenangan Lorenzo. Dan itu betul, pembahasan mengenai Rossi dan Stoner terus berlanjut. Bahkan lumrah jika kita membahas persoalan sakit hatinya Stoner pada Rossi, hingga kenapa Rossi dan Stoner tentunya lebih mengutamakan permohonan maaf sesama atau saling menolong. Karena patut disadari bahwa dunia balap apalagi profesional itu berbeda dengan dunia biker harian.

#20 – Target Tim : Podium atau digorok Mbah Dukun :evil:  Target karir : Pembalap Pabrikan :cool: (arantan.wordpress.com)

Target dan Hasil adalah segala galanya, sisanya cuma tambahan!

Apa yang dicari dari balapan? baik dari sisi pembalap dan tim? Hasil! Hasil! Hasil Maksimal pada target! Tidak lebih! Kesampingkan rasa solidaritas dalam balapan. Lupakan itu. Pembalap ingin membuktikan dia yang terbaik dan memenuhi target yang ditentukan oleh timnya. Itu target kontrak, masih ada target karir, yaitu membuktikan dirinya siap dikontrak dan menjadi jawara dunia kalo bisa!  Tim mengharapkan hasil maksimal dari pembalapnya. Sementara sponsor mengharuskan Tim memenuhi ekspektasi mereka apapun situasinya. Tidak ada istilah “nggak enak” tidak ada istilahnya “mengalah” Target dan karir adalah segalanya.

uluran tangan dimas dan Fadli buat Satria … tunggu setelah balapan usai (arantan.wordpress.com)

Dari Motoprix sampe MotoGP semua sama … “Benar dan Salah” ada pada Marshal dan Bendera !

Kamsud? Nah insiden pasti terjadi pada balapan, tapi pernahkah anda melihat pembalap lain menolong pembalap lainya yang terlibat dalam insiden? Tidak! dan tidak akan pernah! Karena masing masing terfokus pada target masing masing, baik secara individual maupun tim! Kemana moral dan rasa sopan santun? Itu diatur oleh “marshal dan bendera” selama tidak ada Red atau Black Flag maka tidak ada kata “salah” dalam balapan! Persahabatan itu diluar trek, didalam sirkuit siapapun musuh. Berbagi data dan seting ? Nanti dulu! bahkan No Way! Managemen tim tau tentang itu! Berdarah dingin? Tidak berbudaya ketimuran? Bukan! Tapi itu dunia balap profesional dan itu keras! Itu kenyataan … itu balapan dan itu fakta!

20
Mar
11

MotoGP : Stoner Pole – Pedro & Lorenzo Front Row

Valentino Rossi start ke 9 …

sepertinya nggak terlalu banyak kejutan di babak QTT, duet repsol honda start diposisi 1-2 dan mendominasi di sejak babak FP1,2 dan 3. Sedangkan kejutan terjadi pada Hector barbera yang bisa start di grid kedua tepatnya diposisi 6 alias tepat didepan valentino rossi yang tampil “mengecewakan” untuk standar seorang Rossi yang harus puas di grid ke 3 diposisi 9. Ben spies start disamping Barbera. Rookie Cal Crutchlow berada diposisi 8.





Jarak Tempuh

  • 11,440,237 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.