2012 mass product Superbike
Australian “signature” Power Slide
sepertinya bukan Cuma Stoner aja yang boleh melakukan power slide, pembalap australia lainya semisal Troy Bayliss, dan Mick Doohan ternyata merupakan pembalap yang cocok melakukan power slide. Pembalap yang berasal dari 3 zaman, yaitu era 90an dan 2000an asal australia memang benar benar senang melakukan power slide.

2 stroke, big bang … errr electronic aid ?
Gp500 , MotoGP, SBK … Slide Slide Slide
ketika bicara “Slide” kita bicara kontrol traksi, dan sepertinya para pembalap australia ini tidak begitu “memahami” apa itu kontrol traksi. Dibenak mereka yang tersisa hanya “slide for win” yup. Di era GP500 “Big Bang” Doohan membuat balap GP500 begitu monoton. mesin 2 tak liar minim piranti elektronic wajar melakukan power slide. Tetapi bagaimana dengan Bayliss dan Stoner. Di era digital, Bayliss berjoged di sirkuit diatas motor produksi masal yang dilengkapi kontrol traksi. Sementara Stoner melakukan power slide dengan mudahnya diatas RC212 dan pastinya RC213 …

we seen enough last year !
Please “Slide” the rear wheel to unlock the Trophy !
pada prinsipnya saat motor mengalami slide artinya motor kehilangan momentum untuk bergerak ke depan, semakin sering slide, ban akan semakin habis sementara waktu terbuang saat motor melakukan slide. Itu teorinya, tetapi bagi para “Oz Slide Freak” mereka justru memanfaatkan momen “Slide” untuk membuat motor membelok. Sementara jika pembalap lain akan memperlambat kecepatan untuk belok, mereka para “slide freak” memanfaatkanya untuk open throttle hingga di detik terakhir kemudian menggunakan momentum slide untuk menikung ! … Dasar Freak !!!



















.jpg)







KOMENTAR