Pengait kata (tags) tulisan ‘ Rossi

26
Apr
12

Fans Boy Rossi : Relax Bro, Ducati (Marlboro) yang invest 15 Juta Euro santai santai aja kok … Enjoy the MotoGP ( ‾▿‾)

Clothing Line yang tidak laku sampe “aksesoris 46 yang gak digubris” … relax bro 

terus terang aja, bagi pihak Ducati SpA (Marlboro)  sih :mrgreen: yang sudah membayar 15 juta Euro alias 180 miliar untuk mengontrak Vallentino Rossi boleh saja kecewa dengan prestasi Rossi di motogp. Tapi balik lagi bicara global marketing itu enggak ada apa apanya, karena effek MotoGP bagi Ducati SpA  tidak lah terlalu besar. Tercatat penjualan ducati di pasar terbesar mereka amerika utara saja pada 2010 (sebelum kehadiran Rossi) sudah meningkat 35%  , tetapi blunder tetaplah blunder karena memang  ada efek samping akibat kehadiran Rossi ini.

Yang paling kerasa ada pada bagian aksesoris dan apparel dimana produk yang berbau baru rossi ternyata tidak begitu digubris oleh konsumen. Bukan tidak laku, tetapi penjualanya jauh dibawah harapan. Bahkan aksesoris “Hayden” pack pada monster malah lebih laris dibanding “Rossi pact” thanx to 40% pasar amerika utara  :D

Jangan dibawa emosi … Nikmati aja MotoGP, Tetep Seru kok !

mungkin bagi divisi Ducati Corse, mereka menyesal melepaskan stoner ke Honda, dan bagi bagian keuangan Ducati SpA dijamin mereka mencak mencak telah “membuang” 15 juta euro, enggak kebayang apa yang ada dibenak  managemen Phillip Morris selaku sponsor utama :lol:  Sementara Fans Boy Rossi mulai menyalahkan berbagai pihak … tapi nasi sudah jadi bubur, Honda HRC bakal abis abisan “menjaga stoner” sementara Rossi sudah cukup dewasa saat mengambil keputusan tersebut. 15 juta Euro merupakan “gaji terbesar pembalap motogp di 2011-12″ …. jadi rasanya lebih baik kita melihat kedepan, menikmati motogp 2012 ketibang menuding satu sama lain :D

Biarkan lini depan dan posis podium diperebutkan oleh Stoner, Lorenzo & Pedrosa. Nimati pertarungan sengit antara Crutchlow, Dovi, Hayden, Barbera di lini tengah dan biarkan Abraham dan Bradel berusaha finis 10 besar. Nikmati saja bagaimana Rossi terus berada di depan pembalap CRT, kita nimati motogp 2012 … Tetep Seru kok !!! Yey !!!

24
Apr
12

MotoGP: Fakta Berbicara : Rossi (Gp11&GP12) vs Bayliss (GP3,4&6)

Valentino Rossi  & Desmosedici Fact

  • Desmosedici Debut : 2011
  • Usia pertama kali menggeber Desmosedici : 31 tahun
  • Pengalaman Pembalap (Rossi) di MotoGP : 9 musim
  • Pengalaman Ducati Corse di MotoGP : 8 musim

Troy Bayliss & Desmosedici Fact

  • Desmosedici Debut : 2003
  • Usia pertama kali menggeber Desmosedici : 34 tahun
  • Pengalaman Pembalap (Bayliss) di MotoGP : Rookie (0) Musim
  • Pengalaman Ducati Corse di MotoGP : Rookie (0) Musim
Valentino Rossi – Achievement
  • Debut Season Points : 139 pts / 17 Race ** Malaysian Race Cancelled
  • Debut Season Avg Points : 8,1 pts 
  • Debut Season Podium : 1 (3rd)
  • Desmosedici Career Points : 145 pts * (18 Race) as 2012 qatar gp
  • Desmosedici Career Avg :  8,0 pts *
  • Desmosedici Career Win : 0
  • Desmosedici Career Podium : 1 (3rd) *  
Troy Bayliss - Achievement 
  • Debut Season Points : 128 pt / 16 Race
  • Debut Season Avg Points 8 pts
  • Debut Season Podiun : 3 (3rd)
  • Desmosedici Career Points : 224 (33 Race)
  • Desmosedici Career Avg : 6.8 pts
  • Desmosedici Career Win : 1
  • Desmosedici Career Podium : 5 (1 win & 4, 3rd)

Membaca Fakta : Valentino Rossi vs Troy Bayliss  … Kesimpulan akhir di Seri Sepang 2012
Rossi memulai debut di motogp di usia 31 tahun alias 3 tahun lebih muda dibandingkan Bayliss. Rossi memulai debut di Ducati dengan pengalaman motogp yang cukup (9 musim) sementara Bayliss memulai debut diatas Desmosedici sebagai Rookie. Saat meminang Rossi, Ducati Corse sudah melewati 8 musim, sementara ditahun 2003 Tim Ducati Corse baru saja melakukan debut di motoGP.
Sampai detik ini Bayliss unggul di jumlah podium, kemenangan dan “Rookie factor” sementara Rossi unggul di AVG poin per race  di tiap balapan dan AVG karir poin. Tetapi kesimpulan akhir baru diperoleh setelah 33 balapan. Akankah hingga seri sepang Rossi bisa naik podium minimal 3 kali dan meraih 1 kemenangan ? Kita tunggu !


17
Apr
12

MotoGP : dari awal Fans Ducati sudah menolak Rossi …

Better to Drink Red with Red 21 Bayliss 

Pertanda itu sudah terlihat dari tahun 2010 … Penolakan kuat terjadi di World Ducati Week 2010

sebenarnya “nasib buruk” Rossi di ducati sudah terlihat sejak sebelum rossi bergabung dengan ducati. Gilanya hal itu terjadi saat diadakan even dua tahunan Ducati (World Ducati Week 2010) dimana “ducatista” alias FBD menolak secara terang terangan kehadiran Rossi di Ducati. Bahkan mereka menuding Ducati Corse mengeluarkan uang terlalu banyak untuk Rossi hingga mengakibatkan tim XeroX ducati yang saat itu di dukung oleh Haga – Fabrizio terpaksa bubar.

memang saat ini di WSBK Ducati dan khususnya “Ducatista” bisa berbangga dengan prestasi Carlos Checa dan tim satelit Althea Ducati. Namun penolakan terhadap rossi sudah merupakan pertanda awal yang kurang baik. Ibarat dunia perdukunan adalah “firasat ato wangsit” :mrgreen:

Vallentino rossi cukup satu tahun …

Dikalangan  ”Ducatista” Impak rossi tidak besar bahkan dianggap tidak perlu

Bagi Yamaha kehilangan “icon” Valentino Rossi memiliki impak sangat besar. Terlihat dari sulitnya mendapatkan sponsor motogp. Bukan kesalahan Yamaha tetapi memang kondisi pasar mereka memang demikian. Tetapi sebaliknya bagi “Ducatista” atau FBD mereka menganggap kehadiran Valentino Rossi tidak perlu dan memang antusiasme dan sambutan pemilik ducati terhadap kehadiran rossi diawal tahun 2011 tidak bisa dibilang positif. Bahkan tidak sedikit menganggap bahwa dengan mengontrak rossi justru merupakan blunder baik secara ekonomis maupun branding.

Figur atau icon bagi  hi-end Brand  memang tetap diperlukan, tetapi bukan berarti keberadaan sang icon akan menjadi “Faktor penentu” bagi kesuksesan brand itu sendiri. Karena bagi brand Hi-End, keberadaan icon lebih sebagai penunjang komunikasi ketibang ujung tombak marketing. Karena dengan market yang “segmented” konsumen yang datang bukan dikarenakan faktor sang “icon atau figur” tetapi karena “brand” itu sendiri

Tidak Perlu – Terimakasih :mrgreen:


26
Nov
11

MotoGP : dan Carlos Checa pun dilibatkan …

Tidak dibatasi … Carlos Checa pun dilibatkan 

setelah melakukan uji coba desmosedici Gp12 dengan Valentino Rossi di Valencia. Ducati Corse yang masih “Pening Pale” dengan performa motor yang masih gak membaik pasca ditinggal stoner, akhirnya Ducati Corse melanjutkan uji coba dengan menerjunkan Franco Battaini. Dianggap tidak maksimal, akhirnya Carlos Checa pun dilibatkan dalam menguji coba frame twinspar desmosedici buatan rossi, meski tidak dijelaskan berapa laptime yang diperoleh checa dengan frame ini.

Semua sudah dilakukan oleh Ducati. Mulai dari perubahan fork, riding position hingga frame sesuai keinginan Vallentino Rossi. Tetapi bila masih kurang maksimal juga, hmm siapa yang perlu dipertanyakan ? Pasalnya hal ini timbul setelah rossi masih ketinggalan 1.6 detik di belakang stoner, padahal hampir seluruh keinginan rossi sudah di penuhi oleh tim Ducati Corse. yang jelas Ducati Corse dan Rossi masih harus bekerja keras jika musim 2011 tidak mau terulang. Ya kan?

16
Sep
11

MotoGP : Rossi akan menggunakan “Sasis Allumunium” … tapi bukan “twin Spar / Deltabox”

 

Rossi akan menguji coba sasis alumunium pada FP1 Gp Aragon

akhirnya rossi mengakui, bahwa dirinya (bukan nicky hayden) akan menggunakan sasis “allumunium” buatan FTR pada free practice di Aragon ini. Setelah dilakukan uji coba Rossi mengatakan dirinya sudah lebih percaya diri dengan – front end feeling- pada desmosedici ini. Meski rossi dan pihak Ducati Corse belum memastikan apakah mereka akan menggunakan sasis alumunium tersebut pada balapan atau tidak.

diluar dugaan, kita tidak melihat “rangka alumunium” mengelilingi mesin seperti pada frame alumunium tipe twin spar – deltabox seperti pada motor balap honda atau yamaha. Tetapi lebih merupakan sasis subframe khas Ducati namun tidak terbuat dari Carbon melainkan allumunium.

FTR tidak merubah bentuk sasis – Tapi merubah bahan pembuat sasis, dari Carbon menjadi allumunium

nampaknya apa yang dikatakan Fillipo Preziozi benar, bukan bohong bukan sekedar tipu muslihat marketing. Terutama saat ditanya mengenai perkembangan sasis sesuai keinginan valention Rossi

- T : “apakah ducati menggunakan sasis Allumunium Twin Spar? “

- J : “ducati membuat frame baru bekerja sama dengan pihak ke tiga, tetapi bukan Allumunium Twin Spar!”

Entah karena pemainan bahasa atau bagaimana, tetapi sasis “Twin Spar” alias deltabox yang membungkus mesin memang tidak ada di motor desmosedici ini, tetapi jika saat itu pertanyaanya adalah “Sasis terbuat dari allumunium” nah mungkin jawabanya akan sesuai ekspektasi. Yang jelas dari bentu dan gambar yang beredar memang terbukti, bahwa FTR hanya memodifikasi sedikit bentuk sasis, namun memang mengganti bahan pembuat sasis tersebut dari bahan Carbon menjadi allumunium.

perhatikan posisi antara tangki dengan jok, terdapat “penjepit” yang terbuat dari allumunium, dan inilah yang dimaksud Ducati selama ini, “Frame Allumunium” bukan Frame “Twin Spar” ala motor Konvensional. Soo siapa yang salah sangka sekarang :mrgreen:

14
Sep
11

MotoGP : desperate measure buat Rossi dan Ducati …

kalo boleh, mungkin Rossi sudah menggunakan motor ini di MotoGP

Haisssh … begini lebih kenceng kali yah!

prestasi Rossi yang tidak kunjung membaik membuat penggemar Ducati dan Valentino Rossi gregetan. pasalnya jika memang frame Carbon yang salah kenapa dalam 3 musim terakhir (sejak dipakai stoner di musim 2008) masih bisa menghasilkan 13 kemenangan. Sementara uang yang dikucurkan ducati buat pengembangan Desmosedici sendiri dikabarkan hingga membuat Ducati Xerox alias factory ducati di WSBK sampai mundur. Sementara sampai detik ini dua sirkuit yang sama (digunakan di WSBK dan MotoGP), membuktikan motor 1198 alias motor masal justru lebih cepat.  jika catatan laptime di Aragon atau di Phillip island juga demikian alias kalah maka perbandinganya adalah kemenangan 3:1 atau 4:0 buat Superbike 1198. Dan ini bencana buat pasukan asuhan Alesandri Cucagnoni dan Guarreschi cs …

Wolverine lagi dateng bulan …

Jangan sampe penggemar Rossi dan Ducati jadi begini …

menurut catatan mbah, jika sampe akhir musim baik Rossi ataupun Hayden tidak bisa naik podium minimal 1 kali. Maka hasil musim 2011 ini merupakan yang terburuk bagi tim Ducati Corse di motogp sejak musim 2004. Pasalnya rata rata tim Ducati Corse MotoGP (kecuali musim 2004) minimal memenangkan 1 balapan dan sedikitnya 6 podium. Nah lho! Siapa yang salah kalo begitu ?

29
Jul
11

MotoGP : Pembalap Plus … Mereka amat penting buat tim …

Pembalap kesayangan Sponsor – Dani Pedrosa

Disebut sebut Pedros Sentris. Pedrosa merupakan pembalap kesayangan HRC Honda. Karena pedrosa mewakili sponsor utama mereka (Repsol yang asal Spanyol). Lewat pedrosa biaya pengembangan RC212V bisa ditekan dengan maksimal tak lain karena uluran tangan Repsol. Bermasalah dengan dia ? Juara dunia 2006 Hayden pun didepak dari Repsol !

Pembalap simbol Nasionalisme – Hiroshi Aoyama

Dulu di kelas Gp 500 dan MotoGP 990 relatif banyak pembalap jepang. Sekarang cuma ada satu sepeninggal Nakano dan Takahashi. Jepang menyuplai lebih dari separuh grid motoGP. 6 Honda, 4 Yamaha dan 1 suzuki. Honda ingin  membuktikan mereka merupakan pahlawan nasional jepang, dan MotoGP membutuhkan jagoan Asia untuk merengkuh pemasaran global. Mendepak jepang? Anda dalam masalah! Makanya bisa dibilang, selama tidak ada Samurai yang lebih hebat dari Aoyama, posisinya dijamin aman, seaman gaya membalapnya :D

Pembalap buat “Jualan” – Nicky Hayden

Hayden yup meski statusnya juara dunia MotoGP 2006 tapi dijamin 99% orang menganggap kemenangan hayden cuma kebetulan. Ah masa sih? Yang jelas keberadaan Hayden begitu penting buat jualan Ducati di Amerika. Maklum 60% pemasaran ducati ada di Amerika utara. Makanya sepelan dan se alon apapun Hayden dia pasti dipertahankan.

Pembalap pengembang – Valentino Rossi

Yup Rossi dipakai untuk memperbaiki performa motor ataupun R&D produk Sirkuit ke jalan raya. Makanya meski dikenal sebagai legendan dan pembawa sponsor Rossi juga merupakan pembalap penting untuk pengembangan motor.

11
Jun
11

MotoGP : Penggemar Stoner Meningkat Pesat pasca gabung Honda

Membuktikan “kesetiaan” pada brand memiliki cukup pengaruh pada pembalap

Survei yang mbah lakukan beberapa hari lalu membuktikan bahwa kadang “faktor team yang dibela” kadang memiliki pengaruh besar atas dukungan yang mereka miliki. Terbukti pada Stoner dimana dukungan pada mereka saat bersama Ducati (kendati berhasil jadi kampiun) ternyata nggak besar, tetapi begitu bergabung pada Honda suasana berubah total. Dukunganya meningkat drastis sesuai dengan performanya seperti dimusim 2007 dan 2008 lalu. :D

Rossi tetap tertinggi, HoHe kurang populer

Yang menarik Rossi tetap merupakan pembalap dengan dukungan terbesar tak peduli tim manapun yang dibela termasuk Ducati yang nota bene “kurang dekat dihati” sebaliknya Performa maknyuss HoHe dan gelarnya sebagai kampiun dunia tidak banyak membantu. Yang unik Simoncelli menjadi pembalap ke 4 paling populer mengalahkan Dovizioso

24
Mei
11

Motogp : Musim 2011 – musim penuh sensasi

Seri pertama : Cederanya Bautista

yang terjadi di qatar sepertinya sederhana, seorang tpembalap terpaksa absen di sebuah seri. tetapi sebenarnya masalahnya lebih dari itu :? pasalnya untuk kali pertama di dalam sejarah motoGp Suzuki tidak menurunkan barang satu motorpun didalam sebuah balapan.sesuatu yang ironis menvingat suzuki merupakan sebuah pabrikan besar.

Seri kedua : Rossi dan stoner ndlosor serta marshal edan

kehebohan seri pertama hilang dan terrlupakan saat rossi yang tergelincir saat menyusul stoner. situasi diperparah karena marshal jerez hanya menolong rossi, sementaea stoner justru tidak finish. rossi finis ke 5

Seri ke tiga : Lorenzo adu mulut dengan simonceli, tentang keselamatan balapan

Pembahasan mengenai rossi vs stoner pada jilid kesekian, langsung sirna saat press confrence di estoril. pasalnya protes Lorenzo di lecehkan oleh simoncelli. akibatnya nyaris terjadi ketegangan. dalam balapan, simoncelli terjatuh sementara hohe finis runner up.

seri ke empat : simonceli mencelakakan Padrosa

lagi lagi simonceli bikin ulah. kali ini Daped yang jadi korban. pembalap kesayangan honda ini terpaksa naik meja oprasi akibat terjatuh saat mencoba menghindari simoncelli. Simoncelli terkena penalti dan mendapat cercaan dimana mana.

13
Apr
11

MotoGP : Doohan – Masa Jaya Pembalap cuma 10 tahun … Rossi sudah habis !!!

Doohan memulai karir Gp500 di usia 25 tahun dan mendapat gelar pada usia 29 tahun

Di era 90 dan awal 2000an pembalap memulai karier di usia 25 tahun – Anggapan Doohan benar adanya !

Ungkapan Mick Doohan yang mengatakan masa jaya pembalap adalah sekitar 10 tahun bisa dibilang benar adanya. Pasalnya di era tersebut pembalap baru “memulai” karier di era top flight pada usia 25 tahunan. Makanya saat mereka berada dipuncak karier (setidaknya top 3 dunia) mereka berusia diatas 27 tahun. Lihat bagaimana karier Doohan sendiri diGP500 yang dimulai di usia 25 tahun dan masuk top 3 di usia 27 tahun dan mendapat gelar pertamanya di usia 29 tahun. Hal yang sama juga berlaku dengan Cadalora yang memulai karier di GP500 di usia 30 tahun. Biaggi di usia 28 tahun hingga Okada dan Gibernau di usia 29 tahun. Makanya jika mereka “habis” dalam 10 tahun itu wajar dan anggapan Doohan nggak salah :D

Stoner dan Rossi memulai karir di Gp500/MotoGP di usia 21 tahun dan gelar pertama di usia 23 tahun !

Usia Rossi baru “32 tahun” tapi pembalap lain seperti Stoner dan “HoHe” memulai di usia 21 tahun !

Nah ini yang membedakan, memang Valentino Rossi sudah terlihat tua – alias berusia 32 tahun. Tapi bila dibandingkan dengan pembalap era Doohan – Cadalora artinya usia “jaya” Rossi masih sekitar 3-4 musim lagi. Tetapi mengapa Valle terlihat begitu tua? Nah pasalnya seperti juga pemain sepak bola sekarang dimana (Messi, Cesc & Cr7) memulai karir di usia sangat belia, begitu juga pembalap motoGP. Stoner, Pedrosa, Lorenzo dan Simonceli mereka memulai karir di “top flight” pada usia 21-23 tahunan, disaat pembalap era 90an yang berusia 25 tahun baru memulai, baik Stoner, Lorenzo dan Pedrosa sudah dipuncak karir ! Inilah yang membedakan. Memulai karir di top Flight di usia belia sendiri sebenarnya sudah dilakukan Valentino Rossi. Pasalnya ia memulai karir di Gp500 saat berusia 22 tahun. Nah!

05
Apr
11

Realitas dan Profesionalisme Balap Profesional … Target dan Hasil Maksimal adalah segala galanya !

yup rossi salah, stoner jadi korban – oke, tapi Rossi ingin membuktikan pada Ducati begitu juga stoner pada honda!

Dibalik Peristiwa Stoner vs Rossi

Sesuai kata kometator MotoGP – Nick Harris, insiden yang melibatkan Rossi vs Stoner di Jerez akan melebihi pemberitaan dari kemenangan Lorenzo. Dan itu betul, pembahasan mengenai Rossi dan Stoner terus berlanjut. Bahkan lumrah jika kita membahas persoalan sakit hatinya Stoner pada Rossi, hingga kenapa Rossi dan Stoner tentunya lebih mengutamakan permohonan maaf sesama atau saling menolong. Karena patut disadari bahwa dunia balap apalagi profesional itu berbeda dengan dunia biker harian.

#20 – Target Tim : Podium atau digorok Mbah Dukun :evil:  Target karir : Pembalap Pabrikan :cool: (arantan.wordpress.com)

Target dan Hasil adalah segala galanya, sisanya cuma tambahan!

Apa yang dicari dari balapan? baik dari sisi pembalap dan tim? Hasil! Hasil! Hasil Maksimal pada target! Tidak lebih! Kesampingkan rasa solidaritas dalam balapan. Lupakan itu. Pembalap ingin membuktikan dia yang terbaik dan memenuhi target yang ditentukan oleh timnya. Itu target kontrak, masih ada target karir, yaitu membuktikan dirinya siap dikontrak dan menjadi jawara dunia kalo bisa!  Tim mengharapkan hasil maksimal dari pembalapnya. Sementara sponsor mengharuskan Tim memenuhi ekspektasi mereka apapun situasinya. Tidak ada istilah “nggak enak” tidak ada istilahnya “mengalah” Target dan karir adalah segalanya.

uluran tangan dimas dan Fadli buat Satria … tunggu setelah balapan usai (arantan.wordpress.com)

Dari Motoprix sampe MotoGP semua sama … “Benar dan Salah” ada pada Marshal dan Bendera !

Kamsud? Nah insiden pasti terjadi pada balapan, tapi pernahkah anda melihat pembalap lain menolong pembalap lainya yang terlibat dalam insiden? Tidak! dan tidak akan pernah! Karena masing masing terfokus pada target masing masing, baik secara individual maupun tim! Kemana moral dan rasa sopan santun? Itu diatur oleh “marshal dan bendera” selama tidak ada Red atau Black Flag maka tidak ada kata “salah” dalam balapan! Persahabatan itu diluar trek, didalam sirkuit siapapun musuh. Berbagi data dan seting ? Nanti dulu! bahkan No Way! Managemen tim tau tentang itu! Berdarah dingin? Tidak berbudaya ketimuran? Bukan! Tapi itu dunia balap profesional dan itu keras! Itu kenyataan … itu balapan dan itu fakta!

18
Feb
11

MotoGP : Fakta Mengejutkan, Ducati Corse sebenarnya lebih memilih Stoner dibanding Rossi

Tekanan Marlboro begitu kuat … Maklum Ducati cuma “Pelayan” disini !

Sebuah fakta terkuak dan cukup mengejutkan, Ternyata Ducati lebih memilih pembalap asal Australia Casey Stoner (baca disini) sebagai pembalap utama ketibang sang legenda hidup, Valentino Rossi. Hal ini terungkap karena ternyata Ducati menginginkan kontrak Stoner diperpanjang di musim 2009 namun hal yang sebaliknya tidak diinginkan oleh sponsor sekaligus pendana Ducati Corse – Marlboro, nah bisa dibaca disini. Maklum berbeda dengan Yamaha, Suzuki apalagi Honda, Ducati dibiayai sepenuhnya oleh Sponsor bukan dibiayai pabrikan. Makanya tekanan besar mereka alami kala si empunya dana menginginkan hal yang berbeda.

Anda berada di dua pilihan, Pembalap yang “Menjual” atau yang” berprestasi”

Sebenarnya ini bukan kali pertama Ducati Corse berada pada pilihan sulit. Pasalnya Stoner bukanlah pembalap yang menjual. Tampangnya relatif “biasa aja” dibanding pembalap Italy atau Spanyol. Perilakunya yang introvert sendiri bukanlah hal yang diinginkan oleh bagian PR Ducati dan Malioboro. Tetapi 23 kemenangan di 4 musim alias memenangkan hampir 28% dari seluruh gelar balapan plus gelar jawara dunia di 2007 merupakan hal yang sulit ditolak. Sebenarnya kehadiran Melandri sudah terlihat jelas bahwa doi memang diplot menggeser Stoner sebagai mana Pedrosa diplot menggeser Hayden. Namun fakta berkata lain. Kepindahan Suppo ke Repsol menjadi titik nadir Ducati Corse mempertahankan Stoner. Kini Ducati memang memiliki sang maestro Rossi. Tetapi hasil test di Valencia dan Sepang menjadi kontroversi tersendiri. Terlepas dari Rossi yang mesih dibekap cedera yang pasti Stoner langsung memimpin sesi latihan tersebut alias membuktikan dia “Siap Tempur” dibandingkan Rossi. Jadi sekarang pembuktian justru berada di tangan Rossi, bukan Stoner !




Jarak Tempuh

  • 12,669,823 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 394 pengikut lainnya.