Cuaca Cerah … Saatnya Kebut Kebutan di sentul
ini akibatnya jika Komunitas (cafe reser) punya tim Balap Supersport & superbike Sendiri. Disaat tim SBS mau menguji coba setingan (Mapping Baru) komunitas cafe reser pun ngintilin. Kebetulan juga di Sentul ada om Mamat yang baru sembuh dari DBD
dia mau jalal Panigale 1199Snya, maklum motor yang mbah running hampir 200 lap ini kini sudah dalam kondisi siap tempur !
Safety First Boo !
meski rata rata udah hafal sentul dan pernah ikut balapan JSBK, Ducati OMR atau SBK tetap aja soal Safety gak boleh dilupakan. Helm Fullface dengan standar minimum DOT-SNELL serta riding gear lengkap bagi yang belum punya werpak adalah syarat murni melakukan track day bareng Cafe Racer
Track Day bukan Safety Riding
ada anggapan bahwa pemahaman mengenai Trackday = Safety Riding. Dan itu salah total. Track day sendiri lebih bermakan “latihan bebas” di sirkuit. Baik untuk uji coba setting motor ataupun Running engine bagi tim balap, peningkatan “track skill” maupun pemuas hasrat kebut kebutan. Karena Track day sendiri = you are at your own !
Pantau atau Tarik … Biar next Track day lebih enjoy !
di “pantau” artinya melihat body movement biker di track dari belakang seperti yang dilakukan oleh Nico sementara di “tarik” adalah memberi tahu posisi racing line + semen line
pada biker yang baru pertama kali melakukan trackday. tujuanya bukan lap time, tapi agar mereka yang melakukan trackday lebih enjoy dan aman. Maklum sirkuit sentul kan yah tau sendiri
Beri kesempatan pada yang “lebih cepat” … etika track day !
meski saling mengenal dengan sangat akrab, tetapi ada kalanya “etika trackday” tetap diperhatikan. Simpel, biasanya dalam setiap sesi, selama 1 jam, berikan sekitar 20 menit kepada pembalap pro atau tim balap untuk melakukan 6-10 lap dalam kondisi full speed. Maklum keberadaan biker yang lebih lambat bisa menggangu uji coba yang mereka lakukan.
Tahu diri … Lap time “mandek” jadi biker spesialis running ajah … sekarang giliran “hamster”
mbah sih tahu diri
berhubung laptime engga bisa meningkat dibawah 1.49 ya sudah lah … ya sudaah jadi biker spesialis running motor aja. Kamsud ? jadi kalo ada motor yang mau di “reyen” alias soft brake in yah biarkan mbah yang melakukan. 40-50 lap sehari no problem, mantengin rpm no problem … tahu diri namanya
Spoiler : ketika Nico ketularan Dimas … “track Clown” … haisssh!


































KOMENTAR