
Mbah dukun didepan … wak haji di belakang …
(sebelum di overtake) huffft PvsW rationya kalah jauh!
Karakter Mesin – Mesin Satu Silinder … Andalkan Torsi dan akselerasi jarak pendek!
Ah mbah lebay, masa nyamain CBR250R dengan Ducati ? Terus terang, ini nggak lebaym tetapi memang benar, jika mbah menyamakan CBR dengan Ducati. Kerena memang CBR250R sangat mengandalkan torsi, meski bukan dalam bentuk ekstrim. Mbah sendiri nggak memperhatikan top speed pada gigi 1 & 2 tetapi mbah melahap sirkuit kenjeran dengan bermain di Rpm tinggi yaitu 8.000 – 10.000 alias sampe red line. Nah mesin 1 silinder CBR adalah mesin torqi, jadi sebenernya saat melahap tikungan, mbah nggak perlu “manteng” rpm di 6000 hanya ingin sekedar menjaga kecepatan. Pasalnya mesin CBR 250R ini Torqi, jadi melahap tikungan pelan ala pasar senggol di Kenjeran CBR250R nggak pernah terasa ngeden!

nyomot dari fbnya iwan banaran
Terk Lurus Kenjeran yang tidak memadai … gigi 4 top speed 120 km/jam !
Nah ini bicara soal top speed. Awalnya mbah cukup antusias melihat sirkuit kenjeran, dimana mbah percaya betul bahwa pemilihan kenjeran sebagai test ride area agar menonjolkan kemampuan torsi CBR250R. Disatu sisi memang benar, tetapi testrider sendiri nggak bisa menguji top speed CBR250R yang sesungguhnya. Bersama kang haji Taufik mbah mendapatkan kecepatan maksimum 120 km/jam (sama(. di straight yang kurang gari 400 meter ini, diposisi gigi 4. ini sih wajar, karena motor Torqi seperti CBR250R memiliki keuntungan untuk lebih cepat keluar tikungan dibanding motor “horse power” seperti Ninja250R. Tetapi perakiraan mbah, top speed speedo meter pada CBR250R berkisar antara 160-175 km/jam seandainya di uji coba di sentul!









KOMENTAR