Pengait kata (tags) tulisan ‘ Desmosedici

14
Feb
12

Wow Dashboard MMI Panigale nangkring di Desmosedici GP12

\

Teknologi WSBK ke MotoGP ? Why Not !

melihat detail pada Ducati Desmosedici GP12 yang digunakan Rossi di Sepang test minggu lalu, mbah teringat dengan Ducati 1199 Panigale. Maklum panigale sendiri di luncurkan beberapa bulan sebelum Desmosedici GP12 resmi dirilis ke publik. Dan apa yang terjadi disini membuktikan bahwa belum tentu teknologi hanya dikembangkan dari MotoGP ke motor jalanan. Yang terjadi justru sebaliknya, teknologi motor jalanan di pakai di motogp.

melihat dari kasus ini membuktikan adanya fleksibilitas penerapan teknologi antara MotoGP dengan motor produksi masal. Selama membawa kebaikan dan hasil positif hal tersebut sah sah saja. Karena mengingat apa yang dikatan Alesandro Cicognani sebagai racing director ducati corse, untuk mendapatkan hasil positif, semua hal bisa saja dilakukan.

Fungsnya sama, tetapi Dashboard Panigale lebih lengkap ! 

iyalah, pasalnya dashboard pada Desmosedici GP12 di rancang hanya sekedar memberikan info mengenai RPM dan Lap time. Itupun belum tentu diperhatikan oleh Rossi. Pasalnya semua informasi lebih dititikberatkan pada hasil telemeteri yang bisa dilihat di komputer tim yang berada di paddock. Sementara pada panigale, yang dirancang sebagai motor masal, sudah pasti membutuhkan berbagai macam informasi semisal bensin, suhu, jam, hingga level traction control.

26
Nov
11

MotoGP : dan Carlos Checa pun dilibatkan …

Tidak dibatasi … Carlos Checa pun dilibatkan 

setelah melakukan uji coba desmosedici Gp12 dengan Valentino Rossi di Valencia. Ducati Corse yang masih “Pening Pale” dengan performa motor yang masih gak membaik pasca ditinggal stoner, akhirnya Ducati Corse melanjutkan uji coba dengan menerjunkan Franco Battaini. Dianggap tidak maksimal, akhirnya Carlos Checa pun dilibatkan dalam menguji coba frame twinspar desmosedici buatan rossi, meski tidak dijelaskan berapa laptime yang diperoleh checa dengan frame ini.

Semua sudah dilakukan oleh Ducati. Mulai dari perubahan fork, riding position hingga frame sesuai keinginan Vallentino Rossi. Tetapi bila masih kurang maksimal juga, hmm siapa yang perlu dipertanyakan ? Pasalnya hal ini timbul setelah rossi masih ketinggalan 1.6 detik di belakang stoner, padahal hampir seluruh keinginan rossi sudah di penuhi oleh tim Ducati Corse. yang jelas Ducati Corse dan Rossi masih harus bekerja keras jika musim 2011 tidak mau terulang. Ya kan?

30
Sep
11

Evolusi Ducati Desmosedici GP7 s/d GP10 (2007-2010)

1. Seat cowseperti versi superbike, 2. Frame trellis tertutup, 3. hanya dua exhaust, 4. kesan paus sedikit hilang.

Desmosedici Gp7 : World Champion & World Domination

Melanjutkan kesuksesan di musim 2006, Ducati mengontrak pembalap asal Australia, Casey Stoner sekaligus merubah “sejarah” ducati di motogp untuk selama lamanya. Bersama pembalap gaek Loris Capirossi, Desmosedici Gp7 dianggap sebagai desain Ducati yang paling sukses hingga saat ini!

  • Prestasi : 19 kali podium &  11 kali kemenangan

musim 2007 bisa dibilang musimnya Ducati. total 11 kemenangan direbut oleh Ducati. Berkali kali Stoner membuktikan kecepatan Ducati dilintasan lurus dan tikungan tidak tertandingi oleh Yamaha besutan valentino Rossi. Sementara Loris Capirossi sendiri membuktikan dirinya tetap merupakan momok. Tahun 2007 patut dicatat sebagai tahunya Ducati dan Desmosedici. Oh ya satu podium ketiga disumbangkan oleh Alex Barros!

1.exhaus belakang diperbesar, 2.Frame trellis diganti carbon, 3. swing arm alumunium, 4. fairing diperbesar

Desmosedici GP8 : Mulai Familiar dengan Ducati

sepertinya publik mulai terbiasa dengan nama “Desmosedici” bahkan di indonesia nama Ducati menjadi tidak asing lagi. Tetapi boleh dibilang musim 2008 adalah musim paling seru dalam sejarah motogp. Namun bagi Ducati dan Marco melandri khususnya, era “stoner sentrispun dimulai”

  • Prestasi : 12 podium & 6 kemenangan

Stoner meski kehilangan gelar namun tetap tercatat dalam sejarah, sebagai pembalap yang memenangkan 6 balapan namun gagal menjadi juara dunia. Alias Runner up terbaik sepanjang masa. Sementara Melandri tampil kacau balau namun Toni Elias berhasil menyumbangkan 2 kali podium, sekali runner up sekali gelar juara ke 3.

1.exhaust belakang sangat besar, 2.swing arm carbon, 3. frame carbon, 3 bentuk fairing mulai aneh

Desmosedici GP9 : Hadirnya era Glamor dan Frame Carbon

dimusim 2009 ini Ducati lebih dikenal sebagai tim “glamor” ketibang tim balap. Karuan saja kehadiran Nicky Hayden ke Ducati menjadikan tim ini sebagai tim flamboyan yang banjir iklan dan promosi. sebagai catatan di tahun ini pula secara penuh dalam satu musim ducati hadir menggunakan frame Carbon!

  • Prestasi : 9 podium & 4 kemenangan

Stoner = Desmosedici semakin terbukti. Maklum hayden sendiri hanya mampu menyumbangkan 1 podium. namun patut dicatat penyakit misterius yang menerpa stoner di tengah musim memaksa ducati harus puasa gelar. Tetapi 4 kali kemenangan menjadi hiburan yang menyenangkan bagi Ducati Desmosedici.

Desmosedici GP10 : Akhir era Stoner 

musim 2010 merupakan akhir dari kisah manis antara Stoner dan Desmosedici namun stoner sendiri sepertinya enggan meninggalkan ducati dengan rapor buruk. Yang jelas Ducati Desmosedici di tangan stoner berhasil berkolaborasi dengan membuahkan 23 kemengan dan puluhan podium!

  • Prestasi : 10 podium & 3 kemenangan

Sebelum pindah ke honda, Stoner memberikan ducat dan Desmosedici sebuah salam perpisahan, berupa 9 podium dan 3 kemenangan. Sementara Hayden sendiri kembali naik podium di posisi ke 3. Sejauh ini di era Stoner Ducati Desmosedici mengalami tahun tahun terbaiknya.

02
Agu
11

MotoGP / WSBK : Ketika Motor Superbike Produksi Masal lebih kencang dari MotoGP …

motor ini bisa di dapat di Showroom Ducati Jakarta, Bandung atau Surabaya … tapi motor ini lebih kenceng …

Motor berusia 5 tahun ini lebih cepat dibanding Desmosedici GP11 

Hal kontroversial dan bakal jadi topik perdebatan telah terjadi di Silverstone. Carlos Checa diatas 1198R (nyaris serupa dengan 1198sp geberan Matteo) berhasil mencetak lap time yang lebih cepat dibanding Laptime Valentino Rossi diatas GP11.1 (keduanya dalam kondisi kering) dan tentunya hal ini juga membuat bingung para petinggi Ducat :?

One of the more controversial topics of debate raised at Silverstone has been the times set by Carlos Checa. The Althea Ducati rider has been faster than Valentino Rossi aboard the Ducati Desmosedici GP11 MotoGP bike in every session, even besting Rossi’s qualifying time (2’05.781) in every session except for FP1.Carlos Checa demonstrates there is very little wrong with Ducati’s ability to build competitive racing motorcycles. They just need to be 1200cc, V-twins and shod with Pirelli tires. (Motomatters)

… dibanding motor ini, dan ingat kedua motor ini di kendarai oleh “Dewa” nya balap motor …

Ingat 1198R akan segera pensiun …

Sebagai mana yang kita ketahui, Bahwa Althea Ducati adalah tim privateer alias tim milik pribadi bukan tim pabrikan sebagai mana tim Alitalia Aprilia, Yamaha WSBK ataupun tim Castrol Honda. Dan ini yang malah membingungkan, bagai mana bisa motor “tua” dengan “pembalap tua” mampu bersaing dengan motor terbaru seperti Aprilia RSV4 sementara motor ini akan segera digantikan dengan “superquadrata” :) bahkan melihat statistik yang ada, Carlos Checa sendiri pun dibuat menjadi bingun :?

29
Mei
11

Ducati Superquadrata di Test di Mugello ….

Superquadratta akan mendampingi Superbik 1198SP 

Bersamaan dengan uji coba Ducati Desmosedici Gp12 yang dilakukan Valentino Rossi. Ducati juga melakukan uji coba dengan produk Ducati Superquadratta. Sempat dirumorkan akan menggantikan keluarga 1198SP tetapi ternyata Superquadratta menurut sumber yang bisa dipercaya akan berada pararel dengan Superbike 1198SP. Jadi rumor 1198SP akan pensiun dengan sendirinya ditepis :D

Superquadratta di uji oleh Troy Bayliss dan Carlos Checa

Jika Troy Bayliss dikabarkan menguji Superquadratta ya gak aneh, gak heran. Soalnya seperti yang dikatakan Troy Bayliss sendiri bahwa dia merupakan kepala dari proyek “HyperSuperbike” Ducati. Apa maksudnya, sebuah motor yang akan menjembatani antara Motor MotoGP beneran dengan Superbike. Nah lalu bagaiman dengan Desmosedici RR ?Nah Superquadrata sendiri dihadirkan untuk menyelesaikan “masalah” yang ada pada DesmoRR sendiri merupakan motor MotoGP untuk jalan raya, dan percayalah kenyamanan motor ini “nol besar” … Carlos Checa sendiri menguji Superquadrata sebelum menuju Miller untuk mengikuti seri ke 5 WSBK musim ini.

12
Mar
11

Del Torchio – 2012 Ducati merilis Superbike Terbaru

140 kg  & 180 hp lebih mendekati Spek MotoGP ketibang superbike sendiri !

Gabrielle Del Torchio memastikan bahwa tahun 2012 (kalo nggak kiamat) Ducati akan merilis Superbike terbaru untuk menggantikan keluarga 1098 yang dirilis tahun 2007 lalu. Tidak tanggung tanggung, Ducati Superbike 2012 ini di kenal dengan istlah “Superquadrata” . Bocoran yang bisa dipercaya mengatakan motor ini akan memiliki bobot tidak lebih dari 140 kg alias 10 kg lebih ringan dari Kawasaki Ninja250R. Sebaliknya tenaga motor ini di kabarkan mencapai 180 hp (di roda) sekaligus menjaga reputasi Ducati 1098R sebagai motor produksi masal dengan Power to Weight ratio mencapai 1:1.2 alias paliong ekstrim di dunia.

Troy Bayliss dilibatkan secara Effektif pada produk ini

Bagai mana cara membuat superbike yang baik? Ducati memiliki jawaban yang pasti. Yaitu dengan “bertanya” kepada mbah Troy Bayliss. Selain identik dengan Ducati. Mbah Bayliss ini memang berhasil menjadi juara dunia dengan 3 tipe Ducati yang berbeda. Yaitu – Ducati 996 (2001) Ducati 999 (2006) dan Ducati 1098R (2008) sekaligus sebagai pengembang Desmosedici GP3-9. Nah artinya Doi tau betul tentang membuat motor kencang … tapi soal kenyamanan dan dipakai oleh pemula … mbah ragu … ;)

12
Jan
11

MotoGP : Inilah Werpak Valentino Rossi bersama Ducati Corse

Merah, Kuning, Item … mengingatkan pada parpol deh :lol:

Ducati Cores Rosso + Lime Light Yellow Rossi … Dahsyat

Akhirnya terjawab sudah, ciri khas Valentino Rossi – Warna kuning lemon tetap eksis, namun dengan kombinasi warna merah dah hitam. Merah adalah warna khas dan kebanggaan ducati (makanya yang beli 848evo warna putih dan item terlihat jelek! Weeeek :lol: ) sedangkan warna Hitam adalah warna sponsor dari minuman Energi pribadi Valentino Rossi- Monster. Nah jadi deh warna nano nano :lol: Merah, Kuning, Hitam Ramai rasanya :mrgreen:

Guaresschi – Rossi – Cucagnani

The Brain behind the Screen …

Vittoriano Guareschi adalah Manager Racing Team Ducati Corse, ngurusin keperluan Hayden dan Rossi (Stoner) sekaligus sebagai test ride … yah kalo di sini Mbah Dukun yang  maha gantenglah :cool: , Valentino Rossi berperan lebih dari sekedar pembalap tetapi juga sebagai pengembang Desmosedici GP12 dan bersama Bayliss ikut mengembangkan Superbike terbaru Ducati, yang kanan – Allesandro Cucagnani Projek manager Ducati Corse :D kalo dibilang Rossi the brain, bener adanya karena Stoner lebih tepat disebut Crazy Oz :mrgreen:

12
Sep
10

MotoGP – Ducati Potong Kompas ke 2012

tiga desainer Desmosedici (Gp3, Gp7 dan Gp12)

Keterlibatan Valentino Rossi untuk musim 2012

Keterlibatan Rossi di Ducati tidak hanya sebatas membalap di musim 2011-12 pasalnya regulasi MotoGP yang berlaku kini akan kadaluarsa di musim 2011. Ketibang membuang dana besar demi motor yang hanya berlaku satu musim (musim 2000 – suzuki melakukan blunder jangka panjang dengan tujuan sukses jangka pendak bersama Kenny Roberts) mereka melakukan hal yang sama seperti musim 2006 dengan “melepas” musim 2010 dan konsen ke 2011 yang dikembangkan secara pararel untuk musim 2012.

menyempurnakan keunggulan desain Capirossi dan Stoner

Desmosedici Gp3 made in Capirossi, Gp7 Stoner dan Gp11 Rossi

Keterlibatan Capirex pada Desmosedici sangat besar. Mulai dari pengembangan Gp3-Gp6 berada di tangan Capirossi. Motor masih belum sempurna karena terlalu liar, kemudian ketika regulasi berubah Gp6-7 dimasa transisi Capirossi bersama Stoner mengembangkan Gp7 yang di estafetkan ke Stoner di musim 2008-10. Motor memang sempurna dari segi prestasi namun hanya bagi stoner. Baik Gp3 sampai Gp9 Desmosedici masih terlalu liar. Baru sekarang motor kondisinya berubah menjadi lebih jinak tapi cenderung nggak stabil. Keterlibatan Rossi di musim depan lebih untuk menyempurnakan desain desmosedici dari keunggulan power (Gp3-6 made in Capirossi) dan kelincahan motor (Gp7-9 made in Stoner) dengan adanya Rossi maka diharapkan faktor Power, Agiliti bisa digabungkan dengan kelenturan dan fleksibilitas motor ala Rossi.

10
Feb
10

Volks Wagen incar Ducati ?

Rajanya Otomotif Dunia

Ferdinand Piech : Sebenarnya kesempatan itu ada pada tahun 1985

Jika berbicara seorang individu yang begitu berpengaruh di dunia otomotif mungkin Ferdinand Piech lah orangnya. Orang nomor satu di VW group ini blak blakan bicara bahwa pada tahun 1985 Vw berkesempatan mengakuisisi Ducati. Namun berhubung waktu itu Ducati “bukan apa apa” maka ia merelakanya diambil oleh Claudio Casteglioni. Hanya saja Cagiva tidak mampu membaca situasi dan memaksimalkan potensi Ducati kemudian justru melepasnya, kini justru Cagiva malah patah arang karenanya.

terbukti kebal krisis

Seluruh Kriteria yang diinginkan VW ada pada Ducati  bukan pada Mv Agusta

Sebagai mana layaknya standar tinggi produk jerman dimana kesempurnaan produk merupakan hal utama yang harus dipenuhi maka produk yang mereka anggap sempurna tersebut haruslah memiliki  nilai yang sempurna pada sektor performa, kwalitas dan ergonomis. Sepertinya hal itu ada pada brand Ducati. Sebaliknya kendati Harley Davidson berniat menjual Mv Agusta namun  standar tinggi ala jerman tidak terdapat pada Mv Agusta, sehingga Ferdinand Piech lebih menginginkan kepemilikan Ducati dibandin Mv Agusta. Apalagi, Ducati terbukti lebih kebal krisis ekonomi ketibang brand asal jepang sekalipun (Yamaha-maksudnya). Hal ini tak lepas dari brand Image dan fanatisme konsumen Ducati, dan faktor inilah yang membuat Vw semakin tergoda, karena mereka tidak perlu bersusah payah membangung brand image dari nol, melainkan cukup menyuntikan dana agar mampu menggenjot penjualan semata !

Rossi, Stoner, Lorenzo dan Pedrosa di dalam satu tim ? Bagi Vw itu bisa saja terjadi !

Bagi Vw menyatukan Rossi, Stoner, Lorenzo, Pedrosa didalam satu tim itu perkara Gampang!

Jika dilihat saat ini Vw memiliki Audi, Bentley, Bugati, Lamborghini, Porsche, Seat, Skoda dan 20% Suzuki 8O bayangkan siapa yang tidak kenal brand tersebut ? Vw terbukti tidak saja mampu membeli mereka untuk kemudian “membunuhnya” seperti yang dilakukan Piaggio, tetapi Vw bahkan mampu meningkatkan kwalitas produk, penjualan bahkan mendongkrak prestasi mereka di ajang balap! Lihat saja bagaimana Vw Merajai Dakkar lewat pasukan Touaregnya atau ajang Le Mans GT, Le Mans 24 ataupun ajang TT lainya lewat Audi, Bentley, Porsche dan Seat ? Semua terjadi berkat campur tangan Vw ! Bugatti bahkan bangkit dari kubur untuk kemudian tampil lewat Veyron dengan performa, harga dan penjualan yang fenomenal pula! Jadi andaikan Vw Serius untuk mengambil alih Ducati, menyatukan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner dan Pedrosa untuk sama sama menggeber Ducati Desmosedici GP series tanpa bantuan Philip Morris sama sekali merupakan perkara gampang bagi Vw, asalkan satu … mereka serius !




Jarak Tempuh

  • 11,440,237 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.