Pengait kata (tags) tulisan ‘ CBR 250

30
Apr
11

Akhir pekan bersama Honda CBR … Benar benar berkesan :D

Nyetut CBR600RR JDM sepanjang 2 km lebih …

Akhir pekan kemaren mbah memiliki pengalaman yang benar benar berkesan bersama Honda CBR. Yang pertama adalah bersama Honda CBR600RR JDM milik bro irwan. Pertama karena mbah memang rencananya tukeran  motor alias pinjem pinjeman dengan masbro yang satu ini. Ternyata setelah dipake keliling jakarta dan beristirahat di Restoran McD, CBR600RR malah nggak bisa di stater. Setelah disinyalir itu karena akinya nggak ngisi karena kiprok nya kagak bener. Alhasil terpaksa sejauh 2km lebih  bergantian kita nyetut CBR600RR tersebut. setelah mandi basah keringet akhirnya motor bisa idup juga  :lol:

Keliling Jakarta Selatan naik CBR Fireblade … pake sendal !!!

Besokanya kembali berurusan dengan Honda CBR lainya. Sebenarnya sih kagak ada niat naik motor, cuma ngetes ngetes aja di bilangan SCBD :mrgreen: jado penampilan total Rilex, sendal selop plus helm :cool: Nah! Tamu edan tak di undang, tau tau  ngajakin jalan, bilangnya cuma ke senayan (asumsi jarak 2 km + kondisi long wikend) yah okelah, paling cuma  5-10 menitan. langsung nyemplak di best bike of 2008 berkelir repsol :cool: eh lho kok, dari senayan malah lanjut ke daerah permata hijau, ke radio dalam, wets kemana nih? woi woi! Kagak ada yang berenti … kaki gw kepanasan nih! Haaaduuuh akhirnya berenti di splash kemang. Gimana rasanya? Yah gidah cobain aja ndiri ngerasain kaki+sendal jepit disamping mesin jet 165 hp … merah merah untung gak … untung gak melepuh! Memang CBR begitu berkesan akhir minggu ini :lol:

08
Feb
11

Ninja 250R vs CBR 250 … Saatnya perang Harga!

Segmen 250cc … Segmen “mata belo” bin melek informasi

Di segemn 250cc ini apalagi di indonesia mayoritas mereka berasal dari kalangan menengah atas dan atas. Artinya secara ekonomi mereka pastinya mapan ;) selain itu buat konsumen di indonesia mereka yang mau mengeluarkan uang sekitar 50 jetian cuma buat motor pastinya mereka adalah “biker” enthusiast. Jadi segalam macam informasi mengenai motor baik dari segi teknologi, pricing dan performace dipastikan sudah dipahami betul oleh konsumen. Nah istilah pembodohan otomotif atau jualan jargon yah gak laku disini !

Perang Harga … karena mereka kritis!

Meski mayoritas berasal dari ekonomi menengah atas, perang harga juga berlaku disini. kenapa? karena sebaliknya, di segmen ini mereka lebih kritis mengenai value for money sebuah barang. Apalagi motor. Mereka biasanya akan mentitik beratkan pada 3 sektor utama, yaitu Harga vs Teknologi & Performa, Harga vs Branding dan Harga vs Resale value. Jadi gak serta merta cuma karena brand sebuah produk akan lebih dilirik. Sebaliknya konsumen disini akan melihat benar sesuaikah fitur dan performa motor dengan bandrolnya. Meski lebih inferior tapi jika harganya lebih reasonable bisa jadi produk tersebut lebih diminati!

Satu silinder – adalah Achilles heels bagi CBR 250 !

Meski sudah dibahas ampe bebusa, tapi 1 silinder pada CBR 250 akan menjadi titik terlemah. Soalnya kondisi ini jelas jelas akan menguntungkan Ninja 250R. karena dalam branding 2 selalu lebih baik dari 1 dan sialnya 1 kalah performa dibanding 2. Kendati mesin 1 silinder Honda CBR lebih superior buat dipakai harian tetapi tetap saja bagi biker enthusiast 2 silinder menawarkan sesuatu yang berbeda :D termasuk top speed! Buat apa top speed? Gengsi lah! nah makanya di Segmen 250cc ini terjadi sesuatu yang menarik, yaitu segmen transisi ;) monggo di share aja dah!

26
Jan
11

Memilih Identitas dan Karakter, biar jualan laris!

Heran, kalo memang “beda kelas” kenapa “dipaksain” supaya sama ?!!!

Sebenernya agak bingung juga ngelihat fenomena yang terjadi antara CBR 250 dan Ninja 250R. meski sama sama 250cc tapi beda kelas. tapi entah siapa yang “memaksakan” keduanya berada dalam satu kelas. Hal ini cukup unik, soalnya memaksa sebuah produk masuk ke dalam kelas yang tidak semestinya menurut mbah dalam jangka panjang ya sama aja bunuh diri. Ibarat kata Chris John dan Pacqiao. Sama sama pria, sama sama petinju, sama sama juara duinia pemegang rekor spektakuler. Tapi memaksaka chriss john naik kelas ke level Pacman atau memaksa pacman diet ketat supaya bisa adu jotos di kelas the dragon yah sama aja bunuh diri. Gitu juga CBR250R yang dipaksain masuk ke kelas Ninja 250R, gak efektiflaaaah!

KTP, Sim, Paspor sama Ijasah Ninja 250R sudah jelas …

Krisis identitas bisa berakibat negatif … ngikutin jejak  atau buat baru yah?

Jika keukeh memasukan CBR250R yang berkonsep sport touring 250cc, maka itu sama saja memaksa CBR250 untuk head to head melawan Ninja250R. Akibatnya publik, media dan konsumen akan terus terusan membandingkan mereka berdua dengan titik berat di bidang performa. Efeknya jelas, Ninja 250R yang bakal diuntungkan dengan kemenangan demi kemenangan dalam komparasi gak berimbang tersebut! Yang jelas membuat image bahwa CBR250R lebih inferior dalam segalahal dibanding Ninja 250R. Nah kalo mbah, mendingan CBR250R dibuat untuk mempertegas jati diri aslinya sebagai motor Sport Touring yang nyaman dipakai harian dan oke diajak touring! Dibandingin “ngoyo” pengen disebut motor sport seperti Ninja 250R. Sedangkan Ninja 250R sendiri mana mau masuk ke wilayah sport touring yang sudah pasti bila dikomparasikan bakal knock out … nah disini Ninja250R di untungkan dengan indentitas yang telah jelas. Sedangkan CBR250R di pastikan harus memilih antara ngikutin jejak ninja 250R atau membuat identitas baru ? Nah keputusan ini ada ditangan divisi marketing AHM :D


13
Jan
11

CBR250R 45 & 48 Jeti … Sengaja Jepit Ninja 250R

Hampir dipastikan CBR250R standar dibandrol 45 jeti …

Sepertinya Honda AHM nggak pake malu malu ingin langsung mengitimidasi Kawasaki Ninja 250R. Mereka membandrol CBR seharga 45 jeti untuk varian standar dan untuk varian ABS seharga 3 jeti lebih mahal. Nah sedangkan Ninja 250R dipatok pada kisaran harga 46 juta. Artinya memang CBR di posisikan menjepit Ninja 250R, dengan asumsi – Mau beli yang lebih murah ada, mau yang premium dengan ABS juga ada. Sedangkan Ninja 250R sebagai pemain lama sudah diposisi terjepit. Tapi akankah AHM dengan jurus jepit mautnya berhasil mengunci Ninja 250R …

Kekuatan Honda ada pada Brand dan faktor intangible

Secara teknis dan spesifikasi mbah masih percaya sama Ninja 250R. Bayangin mesin 2 silinder vs 1 pada CBR, belum lagi power output – 33 vs 26, nah jadi kalau bicara teknis semata ninja 250R unggul jauh. ABS? Who need an abs! nah soal ini mbah bakal bahas di artikel lain :mrgreen: nah tapi Honda punya kekuatab brand power dan ini yang menjadi kunci. Itu baru satu, yang kedua adalah tampilan motor CBR250R yang sangat fresh sedangkan Ninja 250R sudah memasuki tahun ke 3 menuju 4 artinya kalau untuk varian sekelas ZX6R next year all new model bakal brojol. Terakhir adalah Gengsi, Honda punya banyak figur icon sebaliknya Kawasaki nggak! Nah ini yang jadi bahan pertimbangan. Tapi buat mbah, ini cuma masalah Selera, Ninja 250R bagus, Honda CBR250R juga bagus

 

08
Jan
11

Flash Game Honda : Bertualang dengan CBR250

Keliling Dunia bersama CBR 250 R

Sepertinya Honda sangat kreatif dalam mempromosikan Honda CBR 250R nya. Salah satunya melalui Flash Game yang bisa di akses di sini Nah lewat game sederhana ini pemain bisa bertualang keliling dunia menggendarai CBR 250 R. Melalui berbagai negara yang tentunya merupakan market CBR 250 R … Surprise surprise, indonesia ada di game ini :D

G

Pilih Motormua, Jaket mu, nikmati CBR 250 versi Flash !

Pemain bisa mengakses game ini kemudia memilih warna motor, ngebut atau pelan hingga penampilan motornya. Game in i memang dipenuhi tweet dan promosi yang cukup iritating, tapi sebenarnya cukup menarik, mengingat ini merupakan game flash yang ditujukan kepada sebuah motor. Honda memang maknyus !!!

15
Des
10

YMKI Bendera Putih di segmen Real Sport ? (LPG 3kg)

YMKI udah di gebok di segmen skutik …

Yamaha dulu dikenal sebagai rajanya segmen skutik. Waktu masih head to head antara Mio vs Vario, dengan segala keunggulan yang dia miliki Vario  masih kalah populer di banding mio. Bahkan stigma era 80-90an sempat terulang. Dulu jaman itu setiap motor bebek disebut “honda bebek” (padahal merknya jelas Suzuki Tornado GS) Mio pun sempat merasakan nikmatnya di posisi tersebut. Setiap skutik identik disebut “Mio” mau spin atau vario tetap “Mio” lah yang diinget. Tapi sekarang nggak lage, AHM ngegebok Yamaha di kandangnya sendiri. Pasukan  skutik AHM  yang terdiri dari Honda Beat, Scoopy, Vario, CBS Techno dan PCX 125 mampu membrangus pasukan Yamaha yang cuma ngebrojolin Xeon. Sedirian Xeon pun kewalahan sebagai mana Yamaha bertekuk lutut terhadap Honda … Bakaaaaaaar ! :mrgreen:

Honda main di segmen Real Sport … Yamaha lempar handuk ?

Tinggal tunggu waktu AHM akan brojolin CBR 250R yang ditargetkan bacok bacokan lawan Kawasaki Ninja 250R. Dan tinggal tunggu kapan pastinya CBR 150 bakal meramaikan suasana. Yamaha sendiri terlihat adem ayem bahkan seoalh sudah lempar handuk di segmen ini. Selain mereka nggak punya line up di sport 250cc selain Fazer 250 yang lebih cocok di sandingkan terhadap Suzuki GW250 B-king yamaha cuma punya pasukan di segmen 125cc yaitu R125 dan R-15 tidak cukup dahsyat melawan kedigdayaan honda AHM yang menyerang sporadis Yamaha di dua segmen sekaligus! …. Bludaaaaaar !




Jarak Tempuh

  • 11,440,237 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.