
Opa Troy Baylis & Ng’kong Troy Corser … sama sama dari Oz, sama sama bangkotan, sama sama Jago
Troy Corser & Troy Bayliss serta Mad Max mereka dipertahankan mati matian
Ketika di kontrak BMW Motorrad Corser berusia 37 tahun dan saat memperpanjang kontrak sekaligus membantu Gianderra Faborro dalam merancang 1098 Troy Corser berusia 36 tahun. Mad Max di patenkan aprilia pada usia 37 tahun. Tua bener! Memang! Karir mereka paling banter 2-3 tahun lagi, itu pun stamina mereka udah sangat terbatas, tapi nyatanya mereka dipertahankan habis habisa oleh Pabrikan, ingat pabrikan buka sekedar tim!

Troy Corser – Sebagai tim baru, BMW Motorrad butuh input S1000RR di track dan jalan raya
S1000RR adalah motor yang baru lahir di tahun 2009. Bahkan mereka baru diperjual belikan pada pertengahan tahun 2009 lalu. Untuk mensiasati regulasi WSBK mereka mengirim 3000 unit S1000RR ke dealer bmw, belum untuk dijual namun demi regulasi semata. Troy Corser sebagai 2x juara dunia diminta terus berada di BMW selain untuk mengembangkan prestasi BMW Motorrad juga untuk menjamin kesesuaian antara performa S1000RR dan ergonomis jalan raya.

performance – ergonomis ballance … petuah dari opa Bayliss
Troy Bayliss – Dibalik suksesi 1098 dan Project Superbike Hypersport
Troy Bayliss memang legenda WSBK. Tapi tidak sebatas itu, ia terlibat langsung dalam pengembangan Superbike 1098 (2007 s/d 2012) bersama giandrea Faborro. Itulah mengapa dimusim 2008-9 di WSBK Ducati berhasil mengamankan titel konstruktor dan pembalap (2008) dan dengan alasan yang sama penjualan 1 tahun Ducati 1098 meroket dan melebihi penjualan generasi 999 selama 4 tahun. keengganan Bayliss kembali ke sirkuit musim ini untuk menyelamatkan 1198R juga disinyalir penyebab cutinya Ducati di musim 2011. Nggak heran ia “Di paksa” kembali ke Ducati SpA dalam rangkan pengembangan Ducati Hypersport Superbike bersama Rossi baik untuk jalan raya maupun sirkuit di musim 2012

performaedan, ergonomisnya amit2 … siapa suruh minta wejangan sama “performance only minded” kayak biaggi
Mad Max … Sosok ekstrim dibalik RSV4 yang Ekstrim
Aprilia RSV4 adalah the Hottest Superbike tahun ini bersama dengan BMW S1000RR. Jika kakek Corser di belakang S1000RR maka Ng’kong Biaggi dibalik RSV4. Ukuran RSV4 memang mungil, semungil biaggi. Tetapi RSV4 sangat agile sebagaimana agilenya biaggi menaklukan tikungan. Makanya seperti juga Ducati dan BMW, Aprilia – Piaggio membelenggu biaggi dengan jutaan dolar demi menahan Mad Max agar tak kabur ke pabrikan lain! Sayangnya berhubung meminta wejangan sama “Mad-Max” akibatnya ergonomis RSV4 jadi jelek
meski performa dan agility nya nggak tertandingi, siapa suruh orang gila kok disuruh mendesain motor ergonomis
KOMENTAR