marquez-vs-rossi

Rossi dan Lorenzo bukan lagi satu satunya ancaman

seperti yang kita ketahui, Marc Marquez saat menjadi juara motogp  kerap mendapat tantangan dari dua pembalap saja. Lorenzo dan Valentino Rossi. namun sepertinya musim 2017 fokus Marquez harus beralih kepada Vinales. ketibang terhadap Lorenzo dan Rossi … kenapa?

Baik Lorenzo dan Rossi musim depan sudah mengalami problem tersendiri. Lorenzo harus beradaptasi dengan mesin ducati yang pastinya beda total dengan Yamaha, sementara Rossi, melihat banyaknya kesalahan sendiri yang dia buat musim lalu, sepertinya faktor usia menjadi alasan lainya …

vinales-test

Vinales … 

oke, bukanya vinale sendiri baru saja bergabung dengan yamaha dari suzuki ? satu hal … baik Yamaha dan suzuki sama sama menggunakan mesin inline 4 beda dengan lorenzo yang ke Ducati, itu ibarat beda alam  … jadi faktor adaptasi pun berbeda, tetapi yang paling penting adalah faktor vinales sendiri!

dari segi usia dan ambisi vinales baru 21 tahun. usia yang amat muda, kedua vinales terbukti cepat ! nah kalo yang terakhir inilah yang harus diperhatikan oleh Marc Marquez, ini pertama kalinya di motogp dia menghadapi lawan tangguh di usia yang sama!

img_1237

CBR250RR … First Mover di generasi ke 2 …

kebangkitan sport 250cc – 4 tak dimulai tahun 2008 saat kawsaki melahirkan Ninja 250. kemudain disusul honda CBR250 dan Yamaha R25. jadi memang hampir 1 dekade generasi pertama sport 250cc bangkit kembali. namun seiring dengan waktu motor tersebut menjadi uzur dan akhirnya motor tersebut mengalami regenerasi.

dimulai dengan Honda CBR250RR, karena motor ini sudah menjadi “light weight” superbike. dengan suspensi USD, Riding Mode dan throttle by wire. artiya CBR250RR memang berada di zaman yang berbeda dibandingkan kompetitornya.

img_1239

Inisiatif …

dalam kondisi ini Honda CBR250RR menjadi first mover, nah sementara kompetitornya sendiri tertinggal di belakang dan masih mempersiapkan lawan sepadan dengan CBR250RR. artinya honda memiliki satu keunggulan mutlak. faktor inilah yang harusnya dimanfaatkan oleh honda

sepertinya langkah kawasaki KMI dulu membuat pondasi kuat bagi kelas 250 harusnya bisa ditiru oleh honda, membuat basis yang kuat bagi CBR250RR hingga akhirna CBR250RR bisa benar bena melekat di mata konsumen dan awam …

img_9133-1

Winner : Marc Marquez

insiden musim 2015 pun masih terbawa di argentina. dan saat balapan di mulai pun duel langsung terjadi antara Marquez dan Rossi. meski terlihat Rossi lebih inferior namun kepercayaan diri rossi yang tinggi membuat dirinya bisa menempel ketat Marc Marquez. sampai dengan pertengahan balalapan.

kondisi balapan flag to flag merubah suasana, valentino rossi mendadak merosot sementara Marquez justru mendominasi. posisi podium dihuni oleh Rossi dan Pedrosa

img_9156

The Maniac

sebenarnya posisi kedua dan ketiga harusnya menjadi milik duo ducati, dovizioso dan Iannone. hanya sayannya kedua pembalap ini terjatuh di tikungan terakhir. tidak lepas dari kenekatan Iannone yang justru menabrak dovizioso karena mengambil resiko overtaking yang berlebihan.

disisi lain adalah keunggulan marc marquez di balapan flag to flag race. sementara kita melihat kelemahan jorge lorenzo di lintasan basah pun sudah terlihat di argentina. sepertinya drama di Argetina akan berlanjut hingga akhir musim ini.

thumbnail_img_0898

Strategi jangka panjang suzuki

seperti yang telah kita ketahui, suzuki memiliki dua line up yang dikembangkan secara pararel, yaitu suzuki GSX-F (naked) dan suzuki GSX-R (sport) dan suzuki memang dipastikan akan merilis motor ini juga kepasar lokal. namun seperti juga saudaranya GSX-R segmen yang diincar suzuki adalah segmen gemuk namun persainganya sadis … jadi jangan harap bisa menguasai atau menjadi penguasa pasar … mustahil.

suzuki pun menyadari hal ini, mereka pun menyiapkan strategi jangka panjang sebelum memasuki pasar ini. strategi jangka panjang adalah salah satu rencana suzuki untuk memuluskan penjualan motor ini …

thumbnail_img_0901

Membangun  kembali kepercayaan

salah satu tantangan suzuki, ketika menggarap segmen naked bika adalah mereka menghadapi kenyataan bahwa di segmen ini mereka akan bertemu common market. alias mereka yang membeli motor lebih kepada faktor fungsional ketibang emosi. sementara suzuki sendiri memiliki basis konsumen emosional. perubahan mindset ini harus dilakukan suzuki … dan hal ini meliputi beberapa sektor yang selama ini diabaikan suzuki …

  • After Sales dan Jaringan Dealer Suzuki, saat ini jumlahnya menciut dan bagi pabrikan seperti suzuki faktor ini harus segera dibenahi
  • Marketing, seperti kasus big big bike, strategi marketing suzuki itu nanggung, tidak konsiten. Hal ini harus dirombak total jika ingin suzuki bisa berkoar di kelas 150cc.
  • Effisiensi dan Target : sebenarnya biaya marketing suzuki lebih baik disalurkan kepada sektor yang harus behubungan langsung dengan penjualan
  • Pricing : dan yang terakhir pricing, karena alasan inilah yang membuat konsumen beralih mencari produk alternatif. ingan segmen naked 150cc adalah produk fungsional ketibang emosional! 

Jack

Yang Sukses … Marquez, Cal dan Miller

konsistensi terbukti bisa mengantarkan Marquez menjadi juara dunia bahkan masih menyisakan 3 seri lagi. kemenangan marquez musim ini memang cuma 5 kali, namun sudah lebih dari cukup untuk mendominasi poin pada musim ini. caranya? jangan ambil resiko dan raih poin sebanyak banyaknya.

sementara itu Cal Crutchlow pun sama saja. dua kali menang dan dua kali runner up adalah bukti nyata bahwa memebalap tanpa beban pun bisa mendatangkan hasil positif. termasuk miller yang berani gaspol dikala hujan deras di assen.

PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 19:  Valentino Rossi of Italy and riding the #46 Movistar Yamaha MotoGp Yamaha leads Jorge Lorenzo of Spain riding the #99 Movistar Yamaha MotoGp Yamaha during the 2014 MotoGP of Australia at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 19, 2014 in Phillip Island, Australia.  (Photo by Robert Cianflone/Getty Images)

Yang gagal … Rossi dan Lorenzo

mereka duduk di posisi runner up dan posisi ketiga. gak bisa dibilang gagal … tapi untuk pembalap seperti VR46 dan JL99, membiarkan marquez menjadi juara di motegi tanpa perlawanan adalah hal yang memalukan. terlebih marquez menang bukan karena dominasinya, tetapi lebih karena kesalahan kompetitor terdekatnya sendiri.

rossi berkali kali bikin kesalahan sendiri, salah start di austin hingga crash, nafsu di Assen, telat masuk pit di Sachsenring hingga gupak di motegi. begitu juga lorenzo yang jumpalitan di argentina, takut air di saat hujan. gak heran dengan modal 5 kemenangan marquez bisa jadi juara dunia 2016