Honda in Love

  Perseteruan PP IMI vs IRS Indospeed

Setelah IMI menurunkan status IRS Indospeed dari kejurnas menjadi level Komunitas akhirnya kekisruhan berlanjut. Sempat terjadi perdebatan sengit dan diputuskan bahwa Indospeed seri 2 yang harusnya berlangsung  Hari ini dan besok dipastikan BATAL !

Artinya untuk kali pertama dalam sejarah Balapan Roda dua IRS Indospeed sebuah seri dibatalkan. Artinya setidaknya untuk seri dua ini mulai dari Pembalap, Tim, sponsor hingga biaya sewa paddock, pendaftaran menguap begitu saja … WaW!

   Luar biasa … Luar biasa!

Artinya peristiwa ini menunjukan bahwa tidak ada masa depan yang benar benar cerah bagi pembalap muda nasional untuk meningkatkan prestasinya, jika setiap hal dari yang paling sederhana sampai yang paling rumit pun di politisir! Dikala Thailand sudah bisa menyelenggarakan World Superbika, Malaysia memiliki F1, Motogp dan WSBK, jangan heran FARRC saja sudah meninggalkan kita ! Orang kejurnas aja gak ada!

Satu satunya harapan bagi pembalap kita jika mau maju, ya ke luar negri! Mulai dari FIM Asia, Qatar, All Japan, Asia Talent Cup hingga CEV Moto2 … Ngarep disini? Mimpiii 

 

Honda in Love

 

Negara ke tiga terbesar penjualan ducati ya di Jepang!

Percaya atau tidak, setelah Amerika dan Prancis, penjualan Ducati secara global adalah di jepang! Dan ternyata tidak hanya Ducati, tetapi Bimota, Mv Agusta dan Aprilia pun laris manis di negeri matahari terbit ini!

Mungkin orang bingung kenapa negara yang memiliki pabrikan Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki justru membeli motor Eropa? Nah ini fenomena yang unik bukan?

  

 

Triumph dan BMW pun panen

 Bukan cuma produsen Italy, produsen jerman dan Inggris pun moncer penjualanya di jepang … BMW memiliki pasar terbesar di jepang, Triumph pun di asia pasifik pun menganggap pasar jepang adalah yang paling kuat!  Kok bisa? Sebenarnya jawabanya sederhana …

Konsumen di jepang membeli motor karena suka, bukan butuh! Dan ketika bicara suka, artinya passion, motor motor yang jualan passion lah yang diuntungkan dan mereka adalah brand dari eropa tentnya!

Honda in Love

  

Why Pirelli tyre?

Pertanyaan yang sederhana? Kenapa pakai ban Pirelli? Jawabanya sederhana, karena selain merupakan ban resmi FIM World Superbike Series, ban tersebut umumnya ban OEM motor superbike terutama untuk varian Top End. Untuk produsen motor Eropa seperti Mv Agusta, Ducati, Aprilia dan BMW Motorrad mereka sudah menggunakan ban Pirelli sebagai ban standar. 

Ban pirelli yang umumnya digunakan motor superbike supersport adalah ban Pirelli Diablo Rosso Corsa dengan dual compound yaitu Soft (side) – Medium (center) atau Diablo Supercorsa dengan compound supersoft (side) dan soft (center)

 Honda & Yamaha superbike sudah beralih ke Pirelli

Nah bicara soal ban, secara tidak langsung memang ada “ikatan” tidak resmi dimana produsen ban Eropa akan menggunakan ban Eropa dan jepang akan menggunakan ban Jepang, namun karena perbedaan kualitas yang cukup signifikan saat ini mau tidak mau baik Honda dan Yamaha kini ikut menggunakan ban Pirelli khususnya untuk line up Superbike Flagship mereka.

Adalah Honda CBR 1000RR Fireblade dan Yamaha YZF R1-M pun kini menggunakan ban Pirelli Diablo Supercorsa – ban yang sama digunakan dalam Even World Superbike – FIM Stock 1000 dan FIM World Supersport Championship  

Pirelli Rosso Corsa Radialino sport 150 & 250 

Jika dulu Pirelli hanya bisa dinikmati pengguna motor superbike dan supersport kini ban tersebut sudah bisa di nikmati pengguna motor sport 150 dan 250cc tanpa perlu repot mengganti velg dan yang paling penting penggantian ban tidak cuma soal penapilan tetapi juga peningkatan performa

Salah satu yang menjadi solusi adalah dengan menggunakan ban Pirelli Radialino series, ban pirelli berbasis Rosso Corsa untuk motor sport 150 dan 250cc yang bisa digunakan untuk di jalan raya alias penggunaan harian dan Track day

 
Diablo Radialino – Pricelist

Bicara ban Pirelli, image Quality = Hi Price rasanya tidak bisa di samakan dengan ban Pirelli Diablo Radialino, karena ban ini dirancang untuk Kompetifi di kelas 150 & 250cc berikut pricelist ban Pirelli Radialino :

  • 110/80 R17 : Rp 1.015.000,- (Depan)
  • 120/70 R17 : Rp 1.225.000,- (Depan)
  • 130/70 R17 : Rp 1.385.000,- (Belakang)
  • 140/60 R17 : Rp 1.411.000,- (Belakang)
  • 140/70 R17 : Rp 1.495.000,- (Belakang)

Untuk Informasi lebih lanjut monggo hubungi : 021-29126222 PT Pirelli RPMS 

Honda in Love

 

entah kenapa udah dua seri terakhir dia lari melulu

Entah kenapa di dua seri terakhir ini Marc Marquez kok seneng bener sama lari lari ya? Waktu QTT di austin dia lari lari … Di Argentina pun doa lari lari lagi … Koinsiden yang konyol bagi manusia tercepat di bumi untuk roda dua saat ini …

Hanya saja waktu di Austin Endingnya bahagia, tapi pas di Argentina ya tahu sendiri lah :mrgreen:

   

Marquez memang lagi hobby lari …

Entah apa yang menimpa marquez, tapi mbah sarankan marquez mending belajar jadi pelari aja sekalian, seperti dengan Usain Bolt deh …

Dikasih RC213V malah milih lari … #marquezmahgituorangnya

Honda in Love

 

Dovizioso bisa jadi juara dunia …

Dovizioso sudah 3 kali balapan dan 3 kali menjadi runner up. Tidak mengesankan bila dibandingkan Rossi atau Lorenzo, tapi itulah dovizioso …

Ingat 3 balapan 3 kali runner up, 60 poin ! Melihat sepak terjang Rossi dan Marquez yang naik turun bisa aja Dovizioso mengambil keuntungan

 

ingat nicky hayden ?

Okeh tepat 10 tahun yang lalu, Nicky Hayden melakukan hal yang serupa dengan Dovizioso, menghindari duel, dengan pembalap lain, menghindari ambil resiko dan hasilnya? Ia jadi juara dunia 2006 ! Mengungguli Valentino Rossi dan dani Pedrosa!

Jadi jangan ambil enteng karena bisa saja hal ini terjadi tahun ini, siapa yang tau?