Track Day

Honda in Love

 Moge masuk tol ? ntar dulu

Terus terang untuk kesekian kalinya mbah mendengar usulan untuk mengizinkan motor besar masuk tol. terus dan untuk kesekian kalinya mbah setia dengan pendapat mbah, bahwa Motor Masuk tol ? ntar dulu ! Kenapa ? Karena banyak hal yang harus dipertimbangkan dan salah satunya adalah soal motor! Motor 250cc masuk tol? motor 600cc masuk tol? motor 1000cc masuk tol? Tetep … Ntar dulu !

Karena banyak hambatan dan masalah yang bakal dateng ketika motor masuk tol. Kali ini mbah akan fokus pada sektor motor saja ya!

  
Klik untuk video https://instagram.com/p/4NJk7xBg3u/

Motor tidak cuma harus kencang … Tapi stabil!

Salah satu tantangan utama sebuah motor ketika di tol adalah napas motor harus panjang. Aritnya lupakan motor 250cc bisa dengan aman masuk tol! Itu pertama, yang kedua adalah faktor kesetabilan motor. Disini tantangan motor adalah mereka tidak hanya harus mampu ngebut, tetapi bisa konstan berjalan pada kecepatan minimal (80 km/jam) untuk waktu lama dan stabil.

Kestabilan disini adalah saat melaju, baik mesin dan frame motor bukan pada kondisi full stretch atau full throttle tapi dalam kondisi minimal, artinya saat overtaking di kecepatan (120 km/jam) atau lebih napas motor masih tersisa banyak … Kapasitas mesin HP dan Torsi mesti gede!

 Motor mampu menghadapi Cross Wind !

Tenaga ada, power ada, kestabilan ada … Nah pernah dengar masalah Cross wind? Nah sering kali kita mendengar kecelakaan di tol cipularang yang dialami kendaraan Niaga Budget, saat melewati area tertentu. Konon kita menyebutnya angker! Sayangnya bukan itu masalahnya, tetapi cross wind dimana kendaraan terhempas angin akibat keberadaan benda di sekitarnya sehingga kendaraan mengalami turbulensi!  

Kendaraan baik mobil dan motor dengan aerodinamis buruk akan dengan mudah terhempas! Kekanan dan kekiri yang berujung kecelakaan. Bagi motor faktor cross wind tidak cuma disebabkan karena bangunan, tetapi juga saat melwati dan dilewati kendaraan. Motor terasa di pukul dari satu sisi! Jika motor tidak cukup berat dan aerodinamis siap siap aja terhempas!

They Called “grand tourer” … 

Sebutan dan status motor Grand Tourer itu bukan tanpa alasan. Sebut saja Motor seperti BMW  R1200RT, Multistrada 1200, Honda Goldwing adalah segelintir motor dengan predikat Grand Tourer! Motor ini memang di rancang untuk melaju di jalan tol, dengan kecepatan tinggi dan melindungi pengendaranya dari masuk angin! Motor ini memang diciptakan untuk itu! 

Nah, jika anda merasa yakin sanggup masuk tol ngebut dengan motor non grand tourer, anda adalah orang hebat. konon ada orang idiot yang masuk tol naik BMS S1000R naked streetfighter kemudian masuk angin dan softlens nya hilang dan akhirnya menderita sipilis … Yah seperti itulah kalau naik kendaraan tanpa mempertimbangkan effek sampingnya .

 

Honda in Love

  

Klik untuk Video : https://instagram.com/p/2Fh-m_Bg3f/
Yang minta balapan tanpa “TC” … Dipasitkan tidak pernah Trackday pake Hi Performance bike ! (Foto : Maho Albino)

Terus terang kadang kadang mbah suka senyum dan mesem mesem sediri ketika banyak komentar yang mengatakan bahwa MotoGP akan lebih seru jika tidak ada Traction Control. Nah terus teranf aja, komentar itu biasanya dilontarkan dari mereka yang “pastinya” tidak pernah melakukan Trackday atau pake motor Hi Performance bike! Kenapa? Terus terang ada banyak hal yang sebenarnya hanya terjadi karena keberadaan TC atau Traction Control.

  • Rekor Lap time : Bisa pecah dari tahun ketahun karena adanya sistem ini
  • Power Delivery : Power to weight ratio dan power distribution hanya bisa optimal dengan adanya TC
  • Akselerasi & Torsi : melesat dari 0-100 kurang dari 2 detik, dan 100-300 hanya dalam beberapa detik itu hanya bisa dilakukan dengan bantuan electronic!
  • Keselamatan dan Kontrol : TC terbukti mampu meningkatkan keselamatan pembalap sekaligus membantu kotrol atas power motor …

  

Mengendarai Motor diatas 100hp on wheel itu sesuatu banget … Itu bukan teknologi baru

Teknologi Traction Control itu di kembangkan di MotoGP sejak mereka menggunakan mesin 4 tak alias ECU injeksi. Teknologi ini mulai di perkenalkan kepada publik ditahun 2007 lewat Ducati 1098R (1200cc) kini ditahun 2013 onwards, Motor Eropa khsusunya BMW dan MV Agusta menjadikan teknologi ini sebagai standar, bahkan BMW Motorrad lebih jauh membuat sistem ABS depan belakang as an standrad! Semua ini semata mata dilakukan agar keselamatan pembalap dan pengendaraterjamin. Kenapa? Karena bicara Power dan Torsi, motor jalan raya supersport saat ini sudah mendekati tenaga Motor GP500 era 90an dan torsinya sudah sama! Itu supersport, sementata Superbike, Power mereka udah sama dengan Motor MotoGP era awal! Angka 180-200 hp adalah tenaga standar pabrik! Makanya teknologi TC itu begitu penting! Nah seperti apa sih TC itu?

  • Tipe TC : saat ini TC dibagi dua, TC untuk motor Jalan raya, track atau balapan. Tiap TC memiliki Pre-Set tersebdiri
  • Fungsi dasar TC : fungsi dasar TC adalah mengintevensi Power Output dari Motor ketika sensor mendeteksi ban kehilangan grip!
  • Sensitifitas TC : selain Pre-SET , level sensitifias TC bisa bervariasi, makin sensitif motor makin sulit diajak menikung atau akselerasi karena sensor akan mendeteksi slide dan spin, begitupun sebaliknya ….
  • Riding Tanpa Electornic Aid ? Sekarang tidak cuma TC, ada yang disebut Launch Control (Untuk Start) anti Whille Control dan Riding Mode. nah bisakah riding tanpa Electronic Control? Bisa! Untuk kecepatan rendah dengan rpm rendah … Kalau kecepatan tinggi? Ya coba sendri, terus hasilnya gimana? Ntar ceritain ya!
Honda in Love

 KTM RC8R akan “selesai” tahun ini

Akhirnya setelah di produksi pertama kali tahun 2008 produksi KTM RC8 dan sekarang RC8 R akan selesai. KTM memutuskan menghentikan produksi superbike mereka selama lamanya. Alasanya karena KTM tidak akan memproduksi lagi motor Superbike untuk jalan raya dengan alasan mereka menganggap motor tersebut mustahil digunakan di jalan raya. Keputusan menyedihkan itu diambil oleh bos KTM Pierer. 

KTM RC8 sendiri merupakan road legal superbike yang menjadi kendaraan yang cukup favorit untuk dipakai sebagai track day tools meski motor ini tidak turun di ajang balapan seperti WSBK dan FIM Stock 1000

   

KTM RC16 Trackday Bike

Namun KTM bukan sepenuhnya berhenti memproduksi superbike, mereka melanjutkan dengan memproduksi KTM RC16 – Trackbike. Yup motor ini adalah superbike yang memang di persiapkan untuk di pakai di sirkuit. Namun tidak legal digunakan di jalan raya, yah boleh dibilang ini adalah “mainan” murni.

Keputisan ini diambil tidak lepas dari banyaknya KTM RC8 yang digunakan hanya sebagai Trackday Tools, berbeda dengan Superbike Eropa lainya dimana motor mereka juga digunakan untuk keperluan touring atau Hang out …. Berapa harganya? Dikabarkan motor ini dibandrol sekitar 140.000 USD

Honda in Love

 Mohon dukungannya …

kemarin M.Fadli berhasil mengibarkan bendera merah putih di kejuaraan balap Motor paling bergengsi di Asia, disaat yang sama M.Fadli justru mendapat musibah konyol yang berpotensi menghentikan karir balapnya.

Saat ini sebagai Teman di dalam dan luar lintasan, Mbah berharap dukunganya kepada pembaca bagi M.Fadli Immanudin.

 M.Fadli – Pride of Indonesia Racer

Sekedar sedikit Biografi tentang M.Fadli, berbeda dengan pembalap lainya, fadli juga dikenal sebagai pembalap Vespa. Sempat membalap untuk tim Suzuki, Yamaha, Kawasaki, Honda, fadli juga sempat merasakan balap di Moto2 meski sebagai wildcard. Dan merupakan pembalap kembanggaan kita.

Mari kita doakan kesembuah sesegera mungkin buat M.Fadli, get well soon Jang! 

Honda in Love

 M.Fadli ditabrak saat selebrasi 

Setelah menjadi Juara 1 di race ke dua FIM Asia Road Rackng Championship, M.Fadli justru terkena apas, doi ditabrak saat melakukan selebrasi di dekat R1 ….

Hasilnya Fadli menalami cidera parah di pergelangan kaki kirinya , dikabarkan dari beberpa nara sumber internal, adalah patah pada pergelangan dan luka terbuka!

 Penyembuhan makan waktu … Gws Jang!

Diperkirakan penyembuhan bisa makan waktu beberapa bulan, jelas kondisi ini mengancam peluang fadli untuk menjadi juara Asia musim ini …

Tidak bisa berkata kata, hanya bisa mengucapkan … Get well soon jang! Cepet recovery and gas lagi !