Track Day

  
Lamborghini Galardo Super Trofeo

bicara superbike dan Supercar istilahnya membahas Victoria Angles dan sex, sulit dipisahkan. Makin panas jika yang dibahas produk Italy, dengan kombinasi antara Mv Agusta (motor italy) Ban Pirelli dan Lamborghini (Super car italy) … Keduanya memiliki kesamaan paling khas, sama sama italy, sama sama brand ultra premium dan sama sama menggunakan ban Pirelli yang disuplai oleh Distributor resmi Pirelli RPMS.

Kebetulan, Lamborghini yang digunakan adalah tipe Galardo Supertrofeo, dan disini mbah berkesempatan (yang tinggal minta sih 😆 untuk jajal mobil ini … Trust me enakan naik superbike sih 😀 kenapa? Ntar dijelaskan !

   
Ultimate Trackday Weapon

Lamborghini Gallardo Supertrofeo adalah lamborghini gallardo yang diproduksi khusus untuk digunakan di track, bukan untuk jalan raya, dan memang Super Trofeo ini sengaja di pakai untuk kebutuhan Pirelli RPMS dan MV Agusta Owners Club sebagai safety Car.

Disejejerkan dengan Mv Agusta F3 675 kedua kendaraan ini adalah “dedicated” trackday weapon. alias kendaraan khusus untuk di sirkuit yang sudah mengalami upgrade langsung dari pabrikan. Lihat saja Ban yang digunakan adalah Pirelli Slick dan rem yang digunakan sudah menganut rem kompetisi … Pake kedua kendaraan ini gak boleh pelan! Kenapa? Kalau pelan gak ada traksi sama sekali!

 Tida ada kenyamanan disini …

Seperti apa dalamnya kendaraan ini? Ya sama dengan Mv Agusta F3 675 Track, tidak ada siai kenyaman, lupakan yang namanya AC apalagi radio … Yang ada seperti di gambar ini!

Searah jarum jam (1) stir kiri (2) liat dashboardnya dari karbon dan tombol bak pesawat tempur (3) padle shit racing gearbox dan dashboard seadanya (4) di balik jok isinya elektronik dan sikring!

 
Serasa naik Jet Koster di dalam Oven!

Mbah sendiri menjajal Lamborghini Gallardo Supertrofeo ini di bersama Kokoh Felix, speed freak yang juga Racing instruktur dari Porsche Owners Club ini ngiderin mbah dalam kecepatan santai. Tapi tetep aja rasanya eidan, kayak naik Jet Koster, slide dan kebanting kanan kiri tapi mateng! Gila gak Ada AC nya … Akselerasi O-100 kurang dari 3 detik dan dalam beberapa detik bisa sampai 250 km jam … Braking? Jangan ditanya! Seru ? Banget, pengen lagi? Pengen …. Kuat? Gak! Badan mateng!

Searah Jarum Jam (1) mbah bersama kokoh felix di kokpit Super trofeo (2) difuser belakang karbon (3) corong ini adalah “AC” alam dan satu satunya sarana pendinginan mobil (4) pandangan dari kokpit 

Link : Klik untuk lihat Aksi Lamborghini Gallardo Supertrofeo di sentul https://instagram.com/p/5bn2vehg77/

 
Espargaro & Bradley Smih melempar Botol ke penonton

Jika anda melihat seremoni pembalap pemenang suzuka 8 Hour kemarin, terlihat duo pembalap Yamaha Tech 3 yaitu Pol Espargaro dan Bradley Smith melemparkan botol Ke penonton saat di podium, bahkan setelah diberikan lagi untuk kedua kalinya botol tersebut ke penonton, padahal mestinya pemenang berfoto bersama dengan botol tersebut di podium …

Beberapa media mengatakan alasan dilemparnya botol tersebut karena mereka tidak memahami tujuan diberikan botol tersebut. Dan instruksinya diberikan oleh pembawa acara dalam bahasa jepang …

  
Logika iseng … Ini soal sponsor Espargaro dan Smith di Tech 3

Tetapi menurut mbah hal tersebut buka karena mereka tidak tau bahwa mereka harus berfoto bersama dengan botol tersebut karena menurut logika mbah ini dikarenakan faktor sponsor Espargaro & Bradley Smith sendiri yang menyebabkan mereka begitu … Ini logika iseng …

  • Pol Espargaro & Bradley Smith sudah sering naik podium, dan mereka tau betul apagunanya botol tersebut …
  • Jika kendala Bahasa, Katsuyuki Nakasuga ada di Podium dan dia bisa bahasa Inggris lho …
  • Mungkin ini ada kaitanya dengan sponsor kedua pembalap Tech 3 tersebut, Monster Energy Drink 
  • Tapi balik lagi ini logika iseng dari mbah ya … Jadi bisa aja keliru 😀

  
#21 – Nakasuga – Pol Espargaro & Bradley Smith

Tim Yamaha World Championship Team , dengan Motor Yamaha YZF R1M terbaru berhasil menjadi juara Suzuka 8 Hour dengan Mengalahkan Honda FCC TSR & Suzuki Team Kagayama . tim Yamaha R1M mengandalkan duo pembalap MotoGP Monster Yamaha – Pol Espargaro & Bradley Smith plus Katsuyuki Nakasuga test Rider Factory Yamaha. berikut Hasil Suzuka 8 Hour

  • Yamaha WCM – YZFR1M (Nakasuga-Smith-Espargaro
  • Honda FCCTSR -CBR1000RR (Aegerter, Josh Hook – KyleSmith)
  • Team Kagayama – GSX1000R (Haga-Kagayama-Kiyonari)

  
Hasil Kurang Baik untuk standar Honda team Asia

Dimotori 3 pembalap terbaik asia, Dimas Ekky, Azlan dan rathapong Willalirot, tim satu Hati Honda Asia hanya berhasil finis di posisi ke 18 padahal pada saat balapan berlangsung 6 jam mereka berhasil naik ke posisi 7 hasil yang sama dengan tahun lalu. Namun masalah tenosnmemaksa mereka finis di posisi ke 18

Hasil lebih baik berhasil diperoleh team green kawasaki yang berhasil mendekati posisi finis 10 besar. oh ya, tim andalan Honda – Musashi Honda dengan trio Casey Stoner (crash accident) Michael Vandenmark gagal finis!

   
Stoner Crash saat memimpin

Casey stoner yang tadinya ingin comeback mengalami kecelakaan saat memimpin race suzuka 8 hour. Mantan juara dunia MotoGP 2 kali ini kecelakaan saat memasuki lap 31

Stoner memang cepat dan memimpin lomba namun memasuki tikungan dia mengalami kecelakaan hebat …

 Patah kaki dan cidera bahu

Kecelakaan yang dialami stoner memang tidak fatal namun cukup parah, Patah kaki dan bahu membutuhkan waktu cukup lama untuk recovery

Apakah stoner tetap ingin kembali ke MotoGP setelah kecelakaan? Menjadi tanda tanya !


Honda Team Asia : Dimas Ekky – Rathapong & Azlan

Tahun lalu dimas ekky berhasil finis ke 7 di suzuka 8 hour, Tahun ini tetap bersama Honda team Asia dengan CBR1000RR SP, dimas kembali turun, dengan lawan yang lebih berat termasuk Casey Stoner, Pol Espargaro dan Mark Van denmark.


Dipimpin Makoto Tamada

Honda Team Asia yang diperkuat oleh Dimas Ekky , Azlan (malaysia) yang menggantikan Zamri Baba dan Rathapong Willairot (adikndari Rathapark Willairot) ini di manajerin oleh Makoto Tamada …

Hasi latihan bebas memang masih belum optimal tetapi kita tunggu hasilnya besok, ingat balapan Suzuka 8 Hour ini tidak hanya speed tapi konsistensi taktis dan stamina harus diatur … Ayo Dimas! ayo Honda Team Asia !