Tips & Trick

Honda in Love

  Jangan pake perasaan deh … Profesional itu bukan kutu loncat

Berpindah dari satu “logo” ke “logo” lainnya, bahkan ke direct kompetitor itu adalah hal yang biasa,  hilangkan rasa “gak enak” karena anda ada karena adanya mutual benefit, thats it! Jujurnya sebelum masuk dan terlibat, rasa naif, kepercayaan akan kesetiaan dan cinta sejati itu ada. Tetapi begitu masuk kedalam dunia tersebut dan berada dalam sisi “profesional” hal tersebut perlahan tapi pasti, akan hilang dengan sendirinya. Anda gak bisa melibatkan perasaan, kesetiaan buta …

Kalaupun ada ada yang tersisa adalah komitmen strategis jangka panjang! Yang memiliki keuntungan intanglible, gak lebih! 

 Afterall those Proffesional are white colar Merceneries … Lebih baik dari Fansboy!

Pembalap, Konsultan, Adivcer ataupun CEO mereka tidak lebih adalah orang yang bergerak didalam koridor kontrak, maju tak gentar membela yang bayar. Kalaupun mereka setia dalam satu klien dan bidang itu karena adanya rasa yang terjaga, kenyamanan , kebiasaan atau ambisi yang belum tercapai semata, pada intinya mutual benefit! Dan jika anda belum siap bertindak dan melepaskan rasa emosional lebih baik jangan deh, stay disisi fansboy aja … Lebih enak … Kamsud?

Begini maksud mbah, kadang anda harus memakai “baju” yang meng “endorse” anda, gak bisa anda di endorse yang mana, tapi malah memakai produk lain hanya karena anda suka atau punya ikatan pribadi dengan “logo lain” … Jika dipakasa? Anda akan menjadi seorang yang tidak profesional dan kalaupun anda berusahan menutupi tetapi secara mindset tidak di set, ya sama saja. Ibarat mendam rasa dengan punya orang. Sia sia lah!

Honda in Love

 Ketika Action Cam + Comunication jadi satu

Salah satu inovasi dalam dunia digital dan otomotif adalah dua perangkat yaitu Action Cam dan Communication Device. Namun masalahnya dua perangkat ini sampai saat ini merupakan perangkat yang terpisah baik dari phisical device dan instalation. Sehingga kendala yang dihadapi oleh bikers adalah mereka harus mengaokasikanya secara terpisah!

Tetapi kini telah hadir SENA 10-C gabungan dari action Cam dan Communication Device, nah artinya kendala tersebut langsung hilang …

 

Harga cuma 4.5 jeti @ Duniamotor.com

Sebenarnya banyak perangkat SENA yang bakalan mbah bahas, namun berhubung SENA 10C keburu brojol mbah langsung bahas ini deh! Sena 10C menggabungkan antara qualtas dari SENA PRISM dan sena Communciation Device. Dan sena 10C memiliki fitur yang tidak dimiliki Action Cam dan Communication Device lainya. Berikut keunggulanya :

  • Unibody design untuk kepraktisan
  • Lens rotation 30derajat
  • 1.6 km Intercom capabilities
  • Advance Noise Control
  • Use While Charging 
  • Full HD 1080
  • Music Sharing 
  • FM Radio
Honda in Love

 2014 terlalu banyak “Politik” …

Terus terang dimata mbah yang keluarganya menjalankan puasa ramadhan, dan mbah yakin bagi sebagian besar yang menjalankan ibadah puasa ramadhan, tahun lalu rasanya gak “ramadhan” banget, sepak bola piala dunia membantu sahur, tapi situasi Politik, Black Campaign hingga pemilu pilpres membuat suasana tidak nyaman …

Akibatnya banyak yang merasa terganggu, jangankan yang berpuasa, yang tidak aja rasanya anoying banget … 

  Ramadhan 2015 … semoga lebih hikmat

Semoga saja ditahun 2015 ini puasa ramadahan tidak terganggu dan lebih hikmat. Maklum karena ga ada situasi politik yang membuat suasana semakin runyam. Mungkin kalau ada yang membuat riweh ya situasi ekonomi yang sedang resesi … 

Ya sudah, ini dia jadawal imsyakiah, sahur, berbuka dan puasa ramadhan 2015. Monggo di download bagi yang membutuhkannya!

Honda in Love

  

Kalah tumpek blek! 

Berbeda dengan Even lainya … Pirelli ITS lebih “padat” dan “umum”

Tercatat peserta Pirelli ITS di kelas Sport 150, Sport 250, Junior SBK dan SBK melebihi quota. Tidak sedikit mereka yang telat daftar terpaksa gagal berpartisipasi di seri ke dua ITS ini. Sebenarnya solusinya sih mudah, jika mau ikut silahkan daftar lebih awal! Tetapi pertanyaanya kenapa even Pirelli ITS ini bisa demikian membeludak dan digemari ? Ada beberapa catatan menarik dari even ITS ini. 

  • even ITS hanya dibuat dalam 1 hari, sehingga dalam segi logistik dan transportasi bagi peserta lebih mudah dan murah
  • Schedule antar sesi dari Free Practice, QTT dan Race dibuat berdekatan sehingga tidak membuang waktu
  • Peserta even ITS ini tidak saja Profesional tetapi komunitas, klub dan enthusiast yang ingin berkompetisi dan Fun. 
  • Fleksibel : karena bukan kejurnas regulasipun lebih fleksibel terutapa bagi mereka yang berstatus non profesional

  

40 starter per kelas! 
moto Pirelli ITS : Now Every Body can Race !

Sisi lain adalah direct to consumen aproach! Ini yang menjadi kunci bagi kesuksesan Pirelli ITS. Siapa saja bisa balap (dengan syarat yang wajar tentunya) meski kerap akan di counter dengan alasan “mustahil ada bibit pembalap dari even ini” tetapi anda harus ingat, adanya balapan karena adanya penjualan! Dan even ITS sendiri menitik beratkan pada konsumen! Jangan harap ada tim balap jika tidak ada konsumen! 

Bisa dibilang even Pirelli Indonesia Trackday series ini adalah sebuah sarana vital untuk menunjang perkembangan balap nasional! Ibarat pepatah, anda tidak akan pintar jika tidak belajar, tetapi bagaimana bisa belajar jika tidak ada materinya … Dan Pirelli ITS adalah materi tersebut! 

Honda in Love
  

Satu kata, kejadian yang tidak bisa di prediksi, adalah sebuah momok bagi pemilik kendaraan bermotor di indonesia. Sebut saja mulai dari kecelakaan lalu lintas, bencana alam hingga tindakan kriminal adalah segelintir kejadian yang bisa membuat segalanya menjadi runyam, kondisi inilah yang kerap menjadikan bikers dan pemilik kendaraan bermotor menjadi khawatir. Maklum selain harga motor tidaklah murah rasa ketenangan merupakan sesuatu yang didambakan seluruh pemilik kendaraan bermotor. Situasi makin rumit ketika pemilik kendaraan tersebut merupakan enthusiast sehingga hubungan tidak sekedar Pemilik dan Aset namun menjadi lebih emosional.

Meski kerap menjadi perdebatan sebenarnya solusi dari masalah ini sudah ada didepan mata, apalalgi kalau bukan asuransi. Karena sejauh ini jaminan finansial paling rasional bagi kepemilikan kendaraan bermotor adalah lewat asuransi, tetapi sayangnya banyak yang belum memahami bagaimana asuransi tersebut bekerja sebagai penjamin keamanan kendaraan bermotor kita 


  
Asuransi itu banyak macamnya … jangan salah pilih!

Untuk asuransi publik umumnya hanya mengetahui dua tipa, yaitu Asuransi All risk dan TLO atau Total Lost. Khusus yang kedua, tanpa disadari adalah asuransi yang sudah otomatis melindungi mereka yang membeli kendaraan bermotor melalui leasing. Tetapi permasalahanya kegunaan asuransi tersebut nyaris tidak terasa bagi pemegang polisnya. Kenapa? karena Asuransi tersebut hanya melindungi Pemegang Polis ketika kendaraan tersebut benar benar hilang. Entah karena hilang akibat pencurian atau perampokan ataupun kecelakaan, namun karena melibatkan kejadian yang umumnya amat jarang dan kerap dianggap ekstrim akibatnya perlindungan bagi pemegang polis tersebut tidak begitu terasa. 

Lain hal nya dengan asuransi bertipe All Risk, inilah tipe asuransi yang menjadi andalan bagi pengguna motor enthusiast. Karena apapun bentuk kerusakan, seminor apapun selama memiliki  keterangan dan kronologis yang jelas maka semua akan ditanggung. Tidak heran pilihan asuransi All Risk seperti ini menjadi andalan pemegang polis. nah makanya jika anda biker enthusiast ada baiknya memegang polis asuransi, sebuah nilai kecil bagi kenyamaan dan ketenangan dalam berkendara!