Motor Baru

Honda in Love

 

CBR 1000 RR SP … 

Selama ini kita memang terpaku dengan kehadiran Honda CBR650 Honda CB650F dan Vultus, sehingga CBR 1000 RR SP justru malah terlewati. Tapi bagi penggemar dan pemilik superbike,  Honda CBR 1000 RR SP justru memiliki daya tarik tersendiri … Lah bukanya ini motor udah lama wara wiri ? Betul tapi ada yang beda! 

Selain kode “SP” yang artinya spesial production livery Honda CBR 1000 RR dengan warna Merah, Putih , Biru dan emas memang membuat penampilan motor ini menonjol, bahkan dibandingkan motor dengan Livery Repsol sekalipun …

 

 suspensi Ohlins dan Pirelli Supercorsa …

Sebenarnya ada dua hal yang menjadi identitas bahwa Honda CBR 1000 RR SP ini spesial, yaitu penggunaan suspensi Ohlinse USD fork depan, dan Suspensi Ohlins TTX 36 untuk shock belakang! Ini adalah pertanda motor flagship! Maklum karena motor yang menggunakan Ohlins di sebagai parts OEM adalah pertanda ini motor flagship premium. Maknya sebutan “SP” bukanlah sekedar penamaan saja …

ohlins saja? Belum cukup! Coba lihat ban yang digunakan! Ban yang digunakan bukan lagi Bridgestone atau Metzeler, tetapi sudah menggunakan ban Pirelli Radial Diablo Supercorsa SC. Ban ini adalah ban standar moge premium, dan ban yang sama ini adalah ban standar motor balap FIM WSS , dan FIM SBK stock 1000 … Makanya nama CBR1000RR SP bukanlah sebutan asal asalan!  

Honda in Love

 

soul kitchen kemang

Setelah ecobar kini giliran soul kitchen kemang mengundang komunitas motor besar dan juga komunitas 250cc … Namun bila acara kemarin di Ecobar dilangsungkan malam kini pagi hari!

Acara simple namun akrab ini juga menampilkan motor yang sama, Honda Vultus, CBR650, CB650F dan CBR1000RR SP

 

 harapan besar pada line up tersebut

Memang sampai detik ini Honda belum merilis pricing Moge mogenya, namun dari antusiasme yang hadir di ECOBAR dan Soul Kitchen sangat positif. Karena cukup banyak biker yang ingin  naik kelas 

Sekarang tinggal gimana AHM merespon keinginan pasar … Karena calon konsumen sudah banyak yang menanti ! Ditunggu!

Honda in Love

 

Taktik marketing “straight to the point”

Cukup unik taktik yang digunakan Honda AHM dalam memasarkan motor besarnya. Mereka langsung mengundang secara personal, orang per orang (individu) ke acara soft launching acara motor besar mereka. Salah satunya yang mereka lalukan di ECOBAR kemang jumat malam kemarin. 

Nah seperti yang sudah kita ketahui bahwa jumat malam adalah malam dimana pengguna moge kopdar maupun ride, cafe bar adalah tempat favorit mereka kumpul dan honda melakukan apa yang dinamakan straight to the point marketing, tanpa menggunakan brand ambasdor, atau basa basi, mereka dari level manager, supervisor hingga “bos mereka” dari jepang langsung duduk, ngobrol langsung ke pemilik dan komuntias motor besar …

 

Loby Itu penting …

Sepertinya pendekatan penjualan motor besar Honda AHM mengkuti langkah penjualan brand motor Eropa, yaitu loby langsung tidak menggunakan sales lapangan , istilahnya mereka jemput bola. Dan so far menurut pengamatan mbah cara ini effektif untuk setidaknya menarik simpati dan perhatian pengguna motor besar yang sudah ada. Bahkan kesannya Honda seolah melakukan “permisi” dan “perkenalan diri” sebagai pemain motor baru di kancah nasional.

Cara marketing ini memang santun, sekarang tinggal gimana Honda AHM membandrol motor besarnya , karena balik lagi, pricing adalah faktor terpenting di segmen ini …

Honda in Love

  

Motor ini cantikan aslinya

Jujur sih, kok motor ini kalo di lihat di gambar sih kurang ya? Cuma pas liat aslinya ? Wow ! Asli beda banget. Memang sih ada motor yang foto genic ada yang enggak … Dan CBR650 ini salah satunya. Maklum mungkin kita terbiasa dengan Honda CBR600RR yang legendaris , tapi ntar dulu CBR650 sendiri bukan motor sembarangan. Karena dalam sejarahnya Honda memang selalu merilis dua tipe CBR600, yaitu versi supersport murni dan versi Sport Touring! Dan inilah contohnya!

Honda CBR650 adalah motor versi sport touring dari CBR600RR. Dengan perubahan pada riding position dan frame. Namun ingat motor ini sendiri masih dilengkapi fitur khas CBR series, seperti frame twinspar dan mesin DOHC inline 4 silidder

 

First impresion … gemuk dan kekar!

Balik lagi motor ini beda banget pas diliat secara langsung! Mbah bukan fotografer yang baik, tetapi jika dilihat dari belakang saja, gede banget! Kekar! Dan karena mesin 4 silinder inline, gak ada sama sekali kesan kopong! Swing arm memang belum melengkung tapi enggak berbentuk kotak juga, tapi berbentuk trapesium, dirancang untuk melahap jalanan yang tidak cuma mulus tetapi jalanan yang tidak bersahabat!

Jok bertingkat ini bisa dirubah menggunakan single seater! Dicoba boncengan pun enak! Gak nyeksa kayak CBR600RR. Riding position masih agak nunduk tapi masih kompromi untuk digunakan harian!

 

 Speedometer mudah dibaca!

Speedo meter Honda CBR650 unik, full digital tapi terpisah! Tidak ada jarum analog, yang ada jarum digital ! Fitur ini mengingatkan mbah dengan Ducati 1199 Panigale si ( ‾ϖ‾) mbah dulu :) … Kaget sih soalhnya jauh dari kesan cost cutting sama sekali!

Duduk di motor ini, mirim dengan duduk di BMW F800GS namun dengan fairing. motor kerasa padat bener, tapu bedanya nyaman! Karena riding position disesuakan … Yaitu motor sport touring!

   

Okeh … Sekian dulu! Mbah mau jajal CBR650 dulu!

Nah rasanya cukup dulu ngebahas fitur Honda CBR650 dulu, saatnya nyoba motor ini dijalan raya! Dan meski terbiasa dengan motor 600cc plus … Tapi CBR650 ini rasanya kok bikin penasaran ….

Ya wiss tunggu next article deh soal testridenya! Soalnya gak cuma CBR650 aja, CB650F jg wajib dicoba !

  

 

Honda in Love

  

Kekuatan brand itu relatif …

Pernah dengar soal raja kecil? Atau katak dalam tempurung? Lain hutan lain penguasa. Di savanah rajanya adalah Singa ! Sementara di hutan ada yang namanya Harumai, sementara di kutub utara maka polar bear lah yang berkuasa! Itulah salah satu makna hukum alam, yang uniknya berlaku di dunia otomotif dan ekonomi!

Di segmen motor kecil penguasanya jelas Honda dan Yamaha, karena mereka memiliki keunggulan dari segi value for money, after sales dan banyaknya sparepart. Ibarat harimau, mereka unggul kecepatan, kamuflase dan kemampuan memanjat, sempurnah untuk di hutan tetapi di Kutub? Polar bear unggul dari segi kamuflase, kemampuan berenang, hibernasi hingga stamina … Macan di taruh di kutub namanya macan ompong ! Polar bear ditaro di hutan mati dehidrasi …

 

Adapt or die …

Beberapa hewan secara alami beradaptasi menyesuaikan lingkungan baru. Bahkan samapai satu titik mereka berubah menjadi sebuah sub spesies tersendiri. Hal itu dilakukan untuk survive di medan yang baru. Jika tidak dipastikan mereka punah! Bahkan salah satu tokoh dunia seperti Sir Charles Darwin pun mengatakan hal yang sama … Siapapun harus berevolusi dan beradaptasi atau punah!

Begitu juga industri otomotif, untuk survive di medan yang berbeda mindset pabrikan harus berubah dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru! Jika tidak dipastikan mereka akan gagal! Tinggalkan mindset “anda adalah raja” … disini anda adalah anak bawang!