Valentino Rossi – Helmet Close Up
Valentino Rossi – Jerez

ban slick komponenya ada tiga macam, keras-sedang-lembut
Ban Slick akan licin …
Ban Slick atau ban standar balap baik yang memiliki kompon keras, sedang atau lembut akan menjadi sangat licin dikala hujan, tetapi sebaliknya jika hujan tidak begitu deras dan kemudian kering penggunaan ban slick akan kembali menjadi efektif dibanding pembalap yang masih menggunakan ban semi slick atau ban basah!

bisa menciptakan panas dengan mudah dikala hujan, dikala kering bisa overheat!
Ban Basah digunakan saat sirkuit mengering sama bahayanya dengan pakai ban slick dikala hujan!
kita cenderung mengira ban basah tetap oke dipakai dikondisi kering. Nope, ternyata itu salah. Karena ban basah khusus balap berbeda dengan ban jalan raya. meskipun kembangnya mirip bahkan persis, tapi komponnya beda total. Ban basah untuk balap dibuat untuk menciptakan panas dikala hujan, makanya disaat lintasan mengering ban cenderung overheat dan “meleleh” bisa diliat saat balapan jerez dimana seluruh ban pembalap terlihat jelas melelehnya!
Velg Spoke Wheel “terkesan rebellious”
jika bicara “gaya balap” ala motogp, jelas velg “SW” sudah tidak lagi memiliki tempat. Karena velg palang lah yang menjadi opsi utama. Tapi percaya atau enggak ada beberapa tipe motor yang justru lebih yahud bila diberi velg model “jari jari” motor motor tersebut antara lain motor Naked bike yang beraura Classic, motor Adventure atau motor Supermoto. Mereka justru terlihat lebih liar jika diberi velg jari jari ketibang velg palang !

Velg Jari jari, lebih ringan dan lebih murah …
kecuali dihadapkan dengan velg Magnesium Forged ala Marchessini atau velg Carbon khas BST velg jari jari memiliki bobot lebih ringan dibandinkan velg “CW” Cast wheel pada umumnya. Yang pasti velg jari jari memiliki bandrol lebih murah. Nah maka dari itu, buat para biker yang menggemari mofikasi boleh juga mencoba velg “SW” custom di motornya – asal jangan lupa perhatikan betul kwalitas dan ukuran velg “SW” tersebut, demi keselamatan berkendara. berikut tipe motor yang bakalan “unik” bila diberikan velg Spoke wheel” Custom
Buat motor yang jarang dipakai
tidak sedikit dari kita memiliki 2 motor atau lebih. Biasanya 1 untuk dipakai harian, yang satunya lagi “motor kesayangan” yang cuma nongol akhir pekan. Nah motor harian aka oprasional biasanya harus selalu standby 24 jam. sementara motor kedua lebih banyak teronggok dirumah, nah biasanya kita berpikir bahwa dengan tidak dipakai motor akan bebas dari masalah ? hmm ntar dulu …
justru karena merasa “aman” sering kali motor yang teronggok atau jarang dipakai justru memiliki masalah potensial, makanya menyimpan motor “kesayangan” tidak serta merta hanya dengan menaruhnya di ruang tamu atau garasi aja…
Tersedia berbagai ukuran, menjamin motor jauh dari problem potensial
nah salah satu solusi menyimpan motor kesayangan dengan aman adalah menempatkanya di dalam Bubble khusus motor. Yup dengan menyimpan motor di dalam bubble tersebut menjamin motor bebas dari gangguan serangga, oksidasi, serta jamur dan karat. Bebas debu ? lah iyalah! yang pasti buble yang hadir lengkap dengan kompressornya ini hadir dengan berbagai ukuran, dari yang paling kecil untuk bebek hingga raksasa untuk motor sekelas gold wing! :D berminat ? harganya sekitar 1.4 jeti doang lho
Hampir seluruh motor baru menggunakan tangki internal !
jika anda perhatikan baik diajang balapan MotoGP, WSBK atau moto2 dan moto3 bisa dibilang hampir seluruh motor yang terjun di ajang ini telah mengadopsi teknologi tangki internal dengan menggunakan Kondom atau Cover. Di motor produksi masal pun sudah mulai diaplikasikan. Lineup seperti Ducati Monster 795 , CBR1000RR, Yamaha Byson sudah mengaplikasikanya. Ada yang berupa “kondom” yang merupakan cover menyeluruh tanpa mengikuti kontur tangki internal, atau ada yang menggunakan Cover, alias memiliki bentuk yang “membentuk” lapisan luar dari tangki motor!
keberadaan tangki “luar” alias outer shell dari tangki memiliki dua fungsi, pertama memberi perlindungan lebih pada tangki untuk menghindari kebocoran. Kedua bersifat lebih praktis, yatiu memberi kemudahan jika saja cover tangki rusak, akan lebih murah memperbaikinya ketibang mengganti tangki keseluruhan. Nah monggo dikunyah !
![]()
Warna merah, Knalpot undertail + Single swing arm … apalagi ?
ini masukan dari bro Victor Japiters – FBL (lego) ternyata sebelum membuat versi Yamaha R1, Lego sudah membuat motor versi Ducati khususnya varian SBK 1098 series. Liat aja desainya, swing arm tunggal, knalpot undertail sampe warna merah polos. Nah buat maniak lego ato ingin memperkenalkan teknologi ducati sejak dini, Lego Technic 8420 bisa jadi permulaan yang baik!
KOMENTAR