Arsip untuk Kategori 'Helm'

14
Feb
12

Helm Momo Design – Ducati Jet

Helm berdesain Classic 

momo yup memang produsen italia yang satu ini lebih sering berkutat didunia otomotif roda empat dan formula 1. Tapi sepertinya momo gatel juga mendesain produknya untuk di redbage oleh Ducati. Maka jadilah Ducati Casco Jet. Helm Half face berdesain retro classic untuk produk ducati. Yah memang ducati tidak mendesain helm Ducati Jet untuk disandingkan dengan superbike apalagi panigale. Tapi line up naked Ducati cukup banyak, dan helm momo Jet memang cocok dipasangkan dengan line up tersebut.

Perlindungan dan kenyamanan maksimal pada helm Hal Face

Momo Design membuat Casco Jet Ducati dengan memberikan perlindungan maksimal. Dengan asumsi tidak akan dipakai untuk touring apalagi trackday, melainkan komuter atau city ride, helm ini tidak menggunakan double D ring, melainkan menggunakan strap lock. Sementara Helm dilengkapi double visor. Large Visor yang clear dan visor dalam berwarna hitam. Sementara pada bagian belakang kepala diberi pembungukus dari kulit. Menambah desain classic, perlindungan tampabah dipasang pada bagian samping telinga dengan tambahan kulit sintetis. Nyuaman tenan!

 

10
Feb
12

Cuci Helm … Kok Jadi “Jijik” Sendiri ya … XD

Hampir 1,5 tahun gak dicuci …

Helm Arai Hayden mbah ini memang helm harian. Namun sejak pulang dari bali 2 bulan yang lalu, helm ini sama sekali enggak pernah dipakai. Teronggok begitu aja. Tetapi mendadak mbah memakai helm ini. Lho kok terasa lengket di pipi dan kepala terasa gatal gatal :? ya sudah kayaknya helm mesti di cuci.

Mudah di lepas, keunggulan helm Arai

dibandingkan helm lainya, keunggulan Arai adalah busanya mudah dilepas. Apalagi RX-7 dimana semua bagian helm, kecuali kening bisa dicopot. :D masukan ke baskom yang sudah di beri deterjen. Biarkan sekitar 10 menitan, lalu di kucek hingga rata. Kemudian keluarkan dari baskom, bilas sampai bersih.

Lho kok jadi “Jijik” sendiri ya ….

setelah itu, keringkan bagian yang dicuci menggunakan Dryer. Setelah kering, jemur busa di terik matahari. Jangan lupa bersihkan juga bagian dalam batok, menggunakan lap basah, kemudian keringkan pake hair drayer. Untuk bagian yang sulit terjangkau bisa menggunakan kompresor agar debu2 yang nepel terlepas. BTW abis liat sisa cucian kok jadi “jijik” sendiri ya :mrgreen:

04
Feb
12

Permasalahan Fundamental Helm AGV-GP Tech

Sudut Pandang Berkurang Hingga 30% khususnya pada motor sport (Harian)

sebenarnya keluhan pengguna Helm GP-Tech AGV ini sudah lama menjadi topik perbincangan di komunitas Japiters, maklum, bila di Kafe Racer kebanyakan menggunakan Helm X-lite , Suomy & Arai, komunitas Japiters cenderung menggemari Helm AGV, Shoei & Arai. makanya “Masalah” pada helm AGV-GP Tech hanya dibahas di komunitas Japiters.

keluhan yang paling sering muncul biasanya dialami oleh biker yang menggunakan motor sport. Karena helm posisinya sangat menunduk. Akibatnya pandangan jarak jauh biker terganggu. Biasanya biker mengatasinya dengan “mendongkak posisi kepala. Tapi akibatnya leher menjadi pegal. Silahkan liat perbandingan AGV-GP Tech vs X-lite X802 . Sudut pandang helm berbeda jauh

 

Salah desain atau ? Posisi kening sangat tebal !

apa yang terjadi dengan AGV-GP Tech sebenarnya sederhana. Ini karena busa pada bagian kening begitu tebal. Bahkan perbedaanya nyaris mencapai 0.5 cm dibandingkan Helm Nolan X-lite X802. Padahal menurut SNELL bagian kening terhitung paling jarang mendapat impak.

permasalahan serupa juga sempat dibahas di Asphalt and Rubber. Jika permasalahanya sudah seperti ini satu satunya solusi adalah mengharapkan AGV-46 Projek mampu mengatasinya. Karena ini sudah memasuki “ranah” R&D, dan memodifikasi helm bukanlah solusi tepat !

 

01
Feb
12

EICMA : Rossi Uji Coba AGV Terbaru di Sepang

Sempat dipamerkan di Eicma 2011

waktu mengunjungi eicma beberapa bulan lalu, di stan AGV-Dainese, di perlihatkan helm prototype terbuat dari karbon, dengan nama “46 project”, memang helm tersebut masih sangat “kasar” bahkan terlihat hanya sebuah Mock Up awal dari sebuah helm baru. Tetapi yang terlihat jelas waktu itu adalah helm AGV yang berbentuk “normal” tidak lonjong seperti GP tech, namun dilengkapi sirip di belakang. untuk keperluan aerodinamis.

Helm “46 Project” sudah dipakai Rossi di Sepang

di sepang kini Helm AGV “46″ project dipersiapkan berbarengan dengan desmosedici Gp12. Rossi terlihat memakai helm ini. Helm AGV 46 project yang jelas terlihat terbuat dari karbon sepertinya dipersiapkan mengganti hel AGV GP Tech yang sudah berusia cukup tua. Yang jelas, sirip diblakang kepala kini lebih rapih. Namun apakah permasalahan fundamentalis helm AGV akan terselesaikan pada “46 ptoject” ? sulit membuktikanya, namun permasalahan Helm AGV akan mbah bahas di artikel berikut :D

27
Jan
12

Nolan-Xlite Produsen Helm Tersukses 2011

Harus di akui, prestasi ini sulit diulang …

bagi produsen helm yang juga menjadi suplier bagi tim balap, prestasi Nolan-Xlite memang sulit ditandingi oleh pabrikan manapun bahkan bagi mereka sendiri peristiwa 2011 ini belum tentu bisa diulang. Bayangkan, seperti sudah di skenariokan. Di motoGP Stoner (Nolan) mendominasi dan di posisi kedua Lorenzo (X-lite) tampil sebagai runer up. Sementara di WSBK situasinya dibalik, Checa (X-lite) menjadi kampiun dunia sementara runner upnya, Melandri (Nolan)

memang bukan berarti nolan-xlite adalah helm terbaik di dunia, masih ada Arai,  Primier. Shoei, Suomy bahkan Airoh  ataupun AGV. Tapi masalahnya dari segi branding boleh dibilang Nolan-Xlite lah yang paling sukses, khususnya tahun ini. :D

26
Jan
12

Helm X-lite 551 … bener bener buat Touring

Adjustable Cap, Double Visor … you name it !

sebagai helm spesialis touring / of road helm X-lite 551 benar benar komplit. Di desain menyerupai helm Motor Cross namun dilengkapi double visor. Oke, ini biasa, tapi coba perhatikan, pemakai cukum mendorong tuas kecil untuk menaik turunkan visor tersebut, bukan menaik turunkan tuas dimana hal ini sulit dilakukan jika menggunakan sarung tangan. Sementara berbeda dengan helm  sekelas ( Arai Tour Cross ataupun AGV AX8) memang kaca Xlite 551 tidak sebesar keduanya, khususnya AX8 tetapi X-551 memiliki keunggulain lain, yaitu adjustable Cap. Sehingga saat motor digunakan di kecepatan tinggi ataupun berangin, derajat kemiringan cap bisa diatur !

N-Com Ready dan busa nyaman … sayang cukup berat

Jika Agv AX8 lebih berorientasi supermoto, Xlite 551  lebih dititik beratkan pada motor heavy tourer. Terlihat dari keberadaan double visor plus tersedianya perangkat radio komunikasi N-com (opsional)l. Belum lagi busa khas nolan Xlite yang bener bener lembut di pipi  :oops: oh iya dibandingkan AX8 atau Tourcross memang Xlite 551 lebih berat sedikit. Tapi melihat fitur yang dimiliki memang bisa dimaklumi :D

17
Jan
12

KYT VR2 … Amat Terjangkau, Kwalitas Oke !!!

Harga 360 ribu … kwalitas jutaan 

Helm KYT VR2 memang bukanlah helm “flagship” KYT. Tetapi helm ini membuktikan value for money yang cukup baik. Bayangkan dengan harga yang amat terjangkau, yaitu Rp 360.000 konsumen bisa mendapatkan helm full face yang berkwalitas dan nyaman. Salah satu bukti dari kwalitas adalah visor helm ini yang di desain serupa dengan AGV-GP Tech dengan mekanisme yang sama persis

Standar SNI dan DOT … bukan double D ring ? Ga masalah !

Helm KYT VR2 ini sudah mendapat label SNI dan DOT. artinya ga boleh meragukan helm ini. Tetapi yang jelas meski tali pengikat bukan menggunakan Double D ring, masih klik, tapi ga masalah. Toh helm ini memang tidak ditujukan oleh KYT sebagai helm pembalap, melainkan sebagai helm penggunaan harian. Tertarik ? Ini helm memang highly recomended !

11
Jan
12

Yihaa … menang Dorprize Hadianya KYT

KYT V2 – Sentul … 

saat mengadiri IMI awards, terus terang aja mbah sih nggak ngarep apa apa selain liputan blog :D tapi ternyata mbah mendapatkan 2 kupon undian alias dorprize. Eh saat lagi asyik ngobrol nomor undian mbah di sebut … :mrgreen: sesuai dugaan, mbah mendapatkan Helm KYT VR2 Sentul Circuit. Sementara peserta lain yang juga beruntung adalah bro Mosel, yang merupakan juara nasional Superbike 2011 ini . gimana reviewnya ? Monggo tunggu yah :D

05
Jan
12

Helm AGV AX8 Supermoto … Nyaman Total !!!

Helm motor cross dengan visor konvensional

melihat helm AGV AX8 sepintas mirip dengan helm motorcross biasa, namun yang membedakanya adalah keberadaan visor konvensional layaknya helm motor jalan raya. Yup inilah helm “dual sport” yaitu helm yang berfungsi on road atau of road. Meski sebaiknya jika penggunanya ingin memakai AX8 sebagai helm cross murni, monggo visor dilepas dan diganti menggunakan google .

Pandangan mata  luaaas … ringan dan ventilasi benar benar sempurna

kesan pertama yang didapat dari helm AX8 dual sport ini adalah pandangan yang sangat luas! maklum visor motor ini begitu lebar. sehingga jika dipakai sebagai on roader, jelas memberi kepercayaan diri lebih. Yang kedua adalah helm ini ringan. Pastinya ini juga akibat dna cross nya. Maklum helm buat dipakai jungkat jungkit harus ringan. Yang palign berguna dan kepake adalah ventilasi. Di desain untuk tetap berfungsi saat terkena debu dan tanah, ventilasi helm AX8 begitu besar, jadi saat dibuka plus tanpa adanya kotoran dan hanya berhadapan dengan debu, kepala pemakai sangat adem … :mrgreen: berminat ?

 

03
Des
11

Anti “Fog” Apaan sih ?

Anti Fog adalah Alat pencegah pengembunan pada helm

Embun pada visor helm. Biasanya kalo uap nafas kita memenuhi visor kaca, biasanya terjadi saat sedang berkendara dikala hujan atau cuaca dingin dengan visor tertutup rapat. Nah kalo udah gini biasanya kita mengatasi dengan cara membuka sedikit visor. Tapi jika hujan atau berdebu bisa brabe. Makanya ada beberapa tipe “anti fog”

Anti Fog berupa “Masker”

Nah jika melihat pembalap motoGP, seilah mereka menggunakan “balaclava” padahal bukan. Masker anti fog berupa alat yang menutupi hidung dengan visor. Nah efeknya udara dari hidung dan mulut terarah ke bawah, tidak ke visor. Anti fog seperti ini biasanya hadir bersama dengan helm – tapi basanya banyak orang yang merasa nggak nyaman  karena sering kali malah membuat sesak akibat kurangnya suplai udara disaat motor berhenti dikemacetan,

Anti Fog berupa “Visor”

inilah alat lain, yaitu visor tambahan. Biasanya hadir saat membeli visor tambahan. Alat ini berupa lapisan kaca bening  yang dikelilingi karet tipis. Dipasang dibagian dalam visor helm. Hampir nggak ada efeknya, namun jika sering terkena hujan dan panas, visor anti fog sering buram. Makanya disarankan 1 tahun sekali mengganti visor ini. Nggak mahal kok

15
Nov
11

Perbandingan Kwalitas Helm Premium

10 variable untuk mengetahui kwalitas helm yang baik di indonesia

helm premium atau lebih dikenal dengan helm impor non SNI tapi DOT/SNELL :coo: boleh dibilang kwalitasnya melebihi standar SNI. Tetapi masalahnya kita jangan serta merta menganggap semua helm terkenal – branded itu memiliki Value for money yang baik. Pasalnya tidak jarang helm tersebut dibandrol terlalu mahal. Bagus memang, tapi belum tentu harganya pas, dan yang paling krusial sering kali helm tersebut tidak awet dengan iklim indonesia.

diluar Livery ataupun corak yang digunakan, yang patut diingat adalah banyak hal yang sering kali tidak diperhatikan oleh konsumen helm di indonesua. Nih mbah rincikan 10 kategori tersebut.

1.Kwalitas Shell 
ini faktor paling penting, pada helm kwalitas Shell helm ditentukan oleh dua faktor, yaitu “ukuran” varian lingkaran shell dan bahan pembentuk Shell tersebut. Namun bisa dibilang helm dengan sertifikat DOT/Snell nggak usah meragukanya, namun tentu ada yang terbaik diantara yang paling baik!
2.Bobot
digunakan dalam waktu lama sering kali helm yang terlalu berat membuat leher pengendara cepat pegal. maklum ukuran leher kebanyakan biker di indonesia tidak terlalu besar
3.Kenyamanan & 4 Keawetan kain pembungkus busa
helm yang baik pasti nyaman, namun sering kali semakin nyaman si helm, semakin tidak awet atau mudah kotornya kain bagian dalam helm tersebut. Pasalnya ukuran pori pori pada kain pembungkus berbanding lurus dengan keawetanya.
5. Kwalitas visor
ini yang mempengaruhi 2 faktor. Pertama adalah ketahanan visor terhadap krikil/debu. Akankah visor menjadi cepat baret atau tidak. Kedua, adalah kecepatan visor mengalami pengembunan saat dipakai diwaktu hujan
6.Suara Masuk
Helm yang baik tidak terlalu berisik dan tidak terlalu kedap. Sehingga suara dari luar tetap terdengar, namun bukan berarti saking jelasnya malah membuat pemakai helm malah mendengar “gaung” khusunya dari hembusan angin!
7.Ventilasi
Helm tentu memiliki ventilas, namun apakah ventilasi tersebut bekerja maksimal saat diperlukan atau tidak, atau justru hanya sekedar hiasan, itu lain soal.
8.Finishing
bagi penggemar helm bercorak, kerapihan helm jadi faktor utama, apakah banyak lecet atau livery yang terpasang dengan tidak baik ataupun pernis yang bleberan bisa menjadi faktor yang krusial!
9.Aerodinamis
helm saat ini tidak lagi berbentuk bulat atau seperti bola yang dibelah. namun bisa berbentuk semi oval, lonjong ataupun disesuaikan, tetapi ini berguna saat digunakan di kecepatan tinggi. Konon helm yang aerodinamisnya jelek justru akan membabkan otot leher, karena memiliki keofisian drag yang besar!
10.Harga
harga boleh mahal atau murah, tapi disini didasari beberapa hal, yaitu kwalitas, brand dan livery!  Any Question?
12
Nov
11

Pasang “Anti Fog” pada Helm

Lepaskan Visor Helm, Kemudian siapkan Anti Fog , Ada frame dari karet pada bagian yang tidak terbungkus stiker – itu adalah bagian depan (yang akan menempel ke visor)

Bersihkan Bagian dalam (anti fog) dengan lap kacamata , Pastikan bagian yang menempel pada visor adalah yang tidak terbungkus stiker dan terdapat karet tipis menjadi yang menjadi frame 

Kaitkan anti fog pada “knob” yang tersedia di saat yang sama. Anti Fog akan melendung, pelan pelan urut bagian teresbut agar menempel ke Visor. Pastikan tidak memegang bagian dalam visor dan anti fog. Agak tricky, tapi bisa di ulang …

Setelah selesai, pehatikan adakah debu atau cap jari dan udara. Jika tidak anti fog sudah terpasang dengan benar. 




Jarak Tempuh

  • 11,440,237 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.