Arsip untuk Kategori 'EICMA'

01
Feb
12

EICMA : Rossi Uji Coba AGV Terbaru di Sepang

Sempat dipamerkan di Eicma 2011

waktu mengunjungi eicma beberapa bulan lalu, di stan AGV-Dainese, di perlihatkan helm prototype terbuat dari karbon, dengan nama “46 project”, memang helm tersebut masih sangat “kasar” bahkan terlihat hanya sebuah Mock Up awal dari sebuah helm baru. Tetapi yang terlihat jelas waktu itu adalah helm AGV yang berbentuk “normal” tidak lonjong seperti GP tech, namun dilengkapi sirip di belakang. untuk keperluan aerodinamis.

Helm “46 Project” sudah dipakai Rossi di Sepang

di sepang kini Helm AGV “46″ project dipersiapkan berbarengan dengan desmosedici Gp12. Rossi terlihat memakai helm ini. Helm AGV 46 project yang jelas terlihat terbuat dari karbon sepertinya dipersiapkan mengganti hel AGV GP Tech yang sudah berusia cukup tua. Yang jelas, sirip diblakang kepala kini lebih rapih. Namun apakah permasalahan fundamentalis helm AGV akan terselesaikan pada “46 ptoject” ? sulit membuktikanya, namun permasalahan Helm AGV akan mbah bahas di artikel berikut :D

27
Jan
12

EICMA : Unibat

Unibat – Salah satu sponsor utama Althea Ducati

tulisan unibatt memang terpampang vertikal di motor Carlos Checa sejak musim 2010 lalu. Unibatt sendiri merupakan produk batre / aki asal italy yang menghususkan diri membuat  aki untuk kendaraan bermotor.salah satunya motor lah :D meski mereka juga memproduksi aki untuk kendaraan air maupun perangkat militer 8O

Berbagai tipe motor dan berbagai ukuran

Unibatt memproduksi aki tidak saja sekedar berdasarkan brand. Melainkan memproduksi aki secara khsusus. Katakan untuk Hypermotard 796 dibuat berbeda dengan Hypermotard 1100 evo-sp. Meski size dan ukuranya beda. Gilanya, unibat juga membuat aki untuk balap yang berukuran tidak lebih dari I phone atau black berry torch ! Harganya ? Jangan ditanya … masih terjangkau kok :mrgreen: hanya saja dikatakan aki tersebut bakal tidak efektif digunakan pada motor harian :D

01
Jan
12

EICMA : Hypermotard 1100evo Corse

The Ultimate Hypermotard …

sekali lagi mbah tegaskan,  ini Hypermotard 1100evo Corse beneran, bukan permainan cutting sticker ala mbah :mrgreen: Hypermotard 1100evo Corse ini dibuat untuk mereka yang merasa Hypermotard 796 atau 1100 terasa kurang :? menggunakan mesin evo 1100 supermoto ini mampu menghasilkan tenaga 95 hp pada 7500 rpm. Tetapi pada varian Corsa ini motor sudah dilengkapi knalpot full system, tenaga pun didongkrak melebihi angka 103 hp, sementara bobot dipangkas menjadi 169 kg saja !

Livery khas Corse !

warna yang digunakan adalah khas Ducati Corse, yaitu kombinasi Merah, putih dan Hitam. Dengan bodyparts carbon disekelilingnya menambah kesan sporty Hypermotard evo Corse ini. Suspensi depan sudah mengadopsi tipe BPF-50mm buatan Marzocchi yang fully adjustable. Sebenarnya suspensi showa 43-mm pada varian 796 sudah lebih dari cukup, namun mengingat ini adalah ultimate Evo, makanya, apa yang bisa dimaksimalkan akan dimaksimalkan :D

Ban Superbike, Ohlins monoshock + Slipper Clutch !

menengok pada bagian belakang,  Hypermotard 1100 evo SP sudah dilengkapi suspensi Ohlins Monoshock fully adjustable. Sementara ban yang digunakan adalah Pirelli Diablo supercorsa milik Superbike. Menambah performa, kopling kering standar digantikan dengan varian sliperclutch yang mampu mereduksi engine brake hingga 80% … tertarik ?


27
Des
11

EICMA : Suzuki Gladius Racing

Suzuki Gladius OMR … Pokoknya cakep dah !

setelah puas potrat potret pada Suzuki Gladius konvensional, ada sosok menarik disamping motor V twin tersebut. Yup, ini dia Suzuki Gladius Racing Edition. Katanya motor ini memiliki spek untuk terjun di One Make Race Gladius. Jika dilihat, motor ini menggunakan ban Basah khsusu track. Tanpa dilengkapi indikator, motor ini pun sudah dilengkapi knalpot Arrow Full system. Beberapa sponsor pun menempel disini.

kalaupun ada pertanyaan, cuma satu … kok knalpotnya Arrow yah ? Bukankah Suzuki biasanya kompak dengan Yoshimura? Tapi enggak masalah, toh Gladius memang nikmat untuk dipandang :D

22
Des
11

EICMA – Yamaha R-125 Racing

 

Sepintas anda melihat motor Moto2 atau Supersport !

ketika mbah melihat pertama kali Yamaha YZF-R125 dalam baju balap, sepertinya mbah gak yakin ini adalah motor 125cc. setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata memang benar bahwa motor ini memang Yamaha YZF R-125 yang dipasangi baju balap. Setelah di simak dari keteranganya, mmang R-125 versi balap ini digunakan untuk para remaja, khsusunya pengguna yamaha untuk berlatih balap. Hal serupa telah dilakukan oleh Aprilia untuk versi R125 nya. 

tidak dijelaskan perubahan mesinya, namun dikatakan bobot motor terpangkas setidaknya hampir 10 kg. lewat penggantian fairing plastik dan dilepaskanya berbagai piranti jalan raya. Huff … siapa yang nyangka ini adalah motar 125cc :D

21
Des
11

EICMA : Yamaha YZF R125 … Memang Keren !

Yamaha R125 – Jawaban Yamaha atas motor sport 125cc Eropa

di benua biru, pertarungan motor entry level – mini bike, tidak terjadi dalam kwantitas, tetapi dalam kwalitas. begitu pula peserta dari jepang. Salah satunya yamaha yang mengutus R-125 sebagai contender untuk menandingi Aprilia RSV 125. bermodalkan mesin 125cc yang bertenaga 15 hp / 12 nm. sudah lebih dari cukup. Maklum batas kecepatan dan top speed tidak dicari disini. Tetapi build quality lah yang diutamakan!

Finishing sempurna dan riding position ultra sporty ! Wew !

melihat R125 dari dekat, jelas mengingatkan kita pada saudara tuanya, YZF R6. riding position bongkok, frame deltabox hingga stang jepit, ada dimotor ini. Apakah mirip dengan R15 ? mbah rasa enggak yah, :) motor ini lebih sport oriented, khususnya buat biker muda, sementara R15 yang berbasis V-ixion justru lebih berorientasi road going. Tapi buat penggemar sport ringan, motor ini jelas menarik, terutama mereka yang mengedepankan built qualiy !

20
Des
11

EICMA : Rieju 125 Racing … Titisan YZF R125

Tentunya anda sering mendengar mengenai “Rieju” bukan ?

Rieju adalah produsen motor berkapasitas ringan asal spanyol. Mereka merupakan spesialis pembuat frame dan body, namun bukan mesin. Yang jelas Rieju sendiri menggunakan mesin yang sama persis dengan Yamaha R125. Dikabarkan mesin Rieju RS125 merupakan produksi Indonesia!

Fitur dan Build Qualitynya Eropa Banget

satu hal yang paling membedakan adalah motor yang akan di jual di benua biru, dipastikan memiliki kwalitas produksi yang luar biasa sempurna. Termasuk Rieju RS125. Setiap part dibuat begitu presisi dan tidak memiliki alias menggunakan “plastik ember” sama sekali. Ditambah mesin R125 dari Yamaha, maintenance cost motor ini pun begitu murah.

Tidak menggunakan AHO … Tapi DRL

Rieju RS125 memiliki fitur khas superbike. Seain suspensi Up side down, dan riding position yang serupa, Rieju RS125 tidak menggunakan lampu AHO. :) jadul ? Ntar dulu! Rieju sendiri menggunakan lampu DRL alias day time running light yang selain tdiak menyilaukan dan hemat energi, lampu tersebut tetap terlihat jelas di siang hari. Mantab!


19
Des
11

EICMA : Yamaha Aerox

Yamaha AEROX 50 – Lucu Nan Futuristis

sososknya lucu, futuristis dengan build quality yang nyaris sempurna. Ukuranya sebesar yamaha xeon 125. Sebenarnya motor ini di desain untuk satu orang pengendara, tapi di beberapa tempat motor ini diizinkan untuk dikendarai berdua. Kapasitasnya memang cuma 50cc dan tenaganya pun cuma  2.0 kW @ 6,500 rpm dan torsinya 3.7 Nm @ 4,500 rpm. Maklum motor ini sendiri di sebagian besar wilayah eropa barat dianggap sebagai motor bertipe mini bike, yang dibolehkan memasuki jalur sepeda !

Skutik Single Seat ? Build Quality nya yahud !

Yup Aerox di rancang sebagai skutik single seat. Monggo perhatikan gambar ini. Meski demikian ada juga yang memasang jok boncenger di Aerox. Meski sebenarnya jok tersebut lebih di utamakan sebagai piranti bracket buat bawa box. Tetapi yang wajib diacungi jempol adalah kwalitas buatan motor ini yang setara dengan Honda PCX 125i. Ini luar biasa untuk sebuah skutik 50cc.


18
Des
11

EICMA : Hyosung Comet / GTR250

Hyosung Comet – GTR250 

pabrikan roda dua korsel memang belum mampu bertindak se agresif pabrikan roda 4 nya dalam menandingi produk jepang. Tetapi setidaknya mereka memulai lewat langkah yang benar. Salah satunya lewat Hyosung Comet Series. Dengan mesin V-twin rancangan Hamamatsu jepang  (yang mendesain mesin V2 650 milik SV650/Gladius) membuat Hyosung GT250R Comet mampu menyemburkan tenaga sebesar 28 hp.

Secara teksnis, GT250R mampu meladeni kompetitornya dari jepang.

berbeda dengan N250R atau CBR250R. Hyosung Comet telah dilengkapi frame Twinspar murni, tidak lagi menggunakan frame – diamond cut. Belum lagi suspensi depan yang sudah mengadopsi model upside down. Dijamin memliki kemampuan peredaman jauh lebih baik daripada suspensi teleskopik. Desain Comet yang  ”out of the box” memberikan nuansa tersendiri. Sekarang tinggal konsumen sendiri yang menentukan, akankan mereka tertarik dengan produk motor asal korsel sebagai mana mereka tertarik dengan produk roda empat nya ?

12
Des
11

EICMA : Honda SH125i

Ban Besar dan Ground Clarence Tinggi … Desainya mengacu pada desain skutik Asia Tenggara

di sela sela EICMA beberapa waktu lalu, mbah melihat sebuah kehadiran Skutik Honda yang cukup menarik. Bernama SH125i . Skutik ini sendiri pertama kalai diperkenalkan ke publik tahun 2009 lalu. Namun kehadiranya tetap menarik perhatian. Terutama dari pengunjung yang berasal dari asia tenggara.

penampilan motor yang “khas” yaitu ban berukuran besar (untuk skutik) plus ground clearance tinggi menunjukan SH125i di  desain untuk melibas jalanan yang tidak rata khas medan asian tenggara. Sebaliknya skutik eropa cenderung lebih pendek dan menggunakan ban kecil. Hmm

Jika di masukan ke indonesia, Rasanya Cukup positif 

kapasitas mesin 125cc memang tidak ada di line up Honda AHM (PCX125i- segmentasinya beda), SH125i dilihat dari konsep dan production cost, bisa di kategorikan serupa dengan keluarga vario. Makanya mbah menganggap Andaikan SH125i masuk ke tanah air bakalan mendapat respon cukup positif dari konsumen. Berikut sedikit spesifikasinya …

power/torque: 13.5bhp @ 9,000rpm/8.5lb ft @ 7,250rpm

Top speed: 65mph

Fuel economy: 85mpg

Fuel tank/range: 1.7 gallons/140 miles

Seat height: 785mm/30.9in

Transmission: Automatic/belt final drive

Weight: 300lb/136kg (kerb)

 

09
Des
11

EICMA : Bimota DB9 Brivido … Bermesin Diavel !!!

Mengunjungi stan Bimota, anda harus siap mental!

bimota sebenarnya merupakan pabrikan spesialis produsen rangka dan modifikasi massal. Sejak beberapa tahun terakhir Bimota sendiri menggandeng Ducati sebagai suplier mesin. Mereka tidak mau ambil pusing soal performa dan maintanance makanya Bimota “terima beres” dengan Ducati. Masalahnya Bimota sendiri terkenal kecanduan bikin motor berpenampilan artistik, unik dan ultra ringan … oh ya, jika Ducati udah dianggap mahal, maka bimota dikalikan 2 dari ducati :cool: makanya mbah bilang, harus siap mental!

Bimota DB9 Brivido … mesinya Diavel !!!

Jika dilihat, Bimota Brivido ini merupakan gabungan antara superbike (menggunakan fairing) tetapi juga naked – touring bike, karena menggunakan stang lebar. Efeknya riding position diojamin nyaman. Tetapi tahukah anda, mesin yang digunakan oleh DB9 Brivido adalah mesih Diavel yang bertenaga 163 hp! Pada Diavel mesin tetastretta 11 ini mampu membawa motor melaju hingga kecepatan hampir 300 km/jam. Disandingkan dengan frame bimota yang cuma 177 kg (dry) dijamin motor akan lebih ngacir!

bisa dijadikan pembanding, Bimota DB9 Brivido memiliki bobot kering 177 kg, sementara bagi  Panigale bobot 177 adalah bobot basah. hmm … lebih dahsyat mana ?

04
Des
11

EICMA : Suzuki Gladius … Manis !

Suzuki Gladius – Sudah beredar sejak beberapa tahun yang lalu

suzuki Gladius memang sudah hadir sejak awal tahun 2009 lalu. Tetapi sosok motor “street bike” ini patut diperhitungkan. Tidak saja karena menggunakan frame trelis yang sejatinya merupakan khas Ducati, tetapi karena desainya yang amat futuristis namun fungsional. Salah satu kepraktisan yang ditawaekan oleh streetbike gladius ini adalah riding position yang tegak plus jok yang amat landai.

Speedometer kombinasi khas Suzuki dengan tangki berukuran sedang …

suzuki dikenal gemar menggabungkan antara tachometer analog dengan speedo meter digital. Mulai dari Satria FU, sampai Gixxer 1000 pun sama. Tidak terkecuali suzuki gladius. Kapasitas tangki memang enggak gede gede amat. cuma 14.5 liter memang. namun ini sudah lebih dari cukup sebagai motor streetbike. Tangki kecil artinya ukuranya pun tidak besar. Dan ini yang memang dicari oleh desainer suzuki. Jarak dari stang ke jok bisa dipangkas semaksimal mungkin untuk menciptakan riding position motor yang tegak!

Jok tipis tapi lebar … Empuk !

saat duduk di atas Gladius, apa yang didapat ? Pertama adalah motor yang benar benar sesuai untuk keperluan harian. Tegak dengan seat height yang rendah. rendahnya seat heigt didapat tidak dari memangkas travel suspensi, tetapi jok dibuat minimalis. Tipis dan lebar. Konsekwensinya adalah kombinasi dari kenyamanan jok dikombinasikan jarak travel suspensi. hmm … oh iyam bentuk kenalpot pun menyerupai pisang. melengkung :D




Jarak Tempuh

  • 11,440,237 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.