Arsip untuk Kategori 'Ducati Gallery'

14
Feb
12

Wow Dashboard MMI Panigale nangkring di Desmosedici GP12

\

Teknologi WSBK ke MotoGP ? Why Not !

melihat detail pada Ducati Desmosedici GP12 yang digunakan Rossi di Sepang test minggu lalu, mbah teringat dengan Ducati 1199 Panigale. Maklum panigale sendiri di luncurkan beberapa bulan sebelum Desmosedici GP12 resmi dirilis ke publik. Dan apa yang terjadi disini membuktikan bahwa belum tentu teknologi hanya dikembangkan dari MotoGP ke motor jalanan. Yang terjadi justru sebaliknya, teknologi motor jalanan di pakai di motogp.

melihat dari kasus ini membuktikan adanya fleksibilitas penerapan teknologi antara MotoGP dengan motor produksi masal. Selama membawa kebaikan dan hasil positif hal tersebut sah sah saja. Karena mengingat apa yang dikatan Alesandro Cicognani sebagai racing director ducati corse, untuk mendapatkan hasil positif, semua hal bisa saja dilakukan.

Fungsnya sama, tetapi Dashboard Panigale lebih lengkap ! 

iyalah, pasalnya dashboard pada Desmosedici GP12 di rancang hanya sekedar memberikan info mengenai RPM dan Lap time. Itupun belum tentu diperhatikan oleh Rossi. Pasalnya semua informasi lebih dititikberatkan pada hasil telemeteri yang bisa dilihat di komputer tim yang berada di paddock. Sementara pada panigale, yang dirancang sebagai motor masal, sudah pasti membutuhkan berbagai macam informasi semisal bensin, suhu, jam, hingga level traction control.

31
Jan
12

Cuting Sticker … Ducati 848evo jadi “Panigale Tricolore”

Kreatifitas itu muncul karena gak sabaran …

kehadiran 1199 panigale yang baru akan brojol pertengahan tahun ini membuat para ducatista kehilangan kesabaran :evil: akibatnya kadang justru positif. Salah satunya ide membuat Panigale tricolore berbasis Ducati 848evo. Yup ini dia buah kerja bro kifly yang juga anggota kafe Racer.

idenya simpel. Bermain dengan stiker 3m. Tidak murah memang jika menggunakan stiker tipe ini. namun finishingnya akan lebih baik. Dengan satu persyaratan, pola harus dibuat benar benar matang, tidak boleh dikerjakan dengan cara meraba raba.

Selanjutnya terserah, mau dipermanenkan atau di biarkan … tergantung

jika si pemilik motor menginginkan menjadi permanen (mbah memilih  Hyper-murtad di permanenkan klik) maka bisa langsung di pernis tipis atau dibuat desain wet look. Tetapi pastikan pembuatan stiker harus benar benar pas dan tidak boleh ada ruang hampa sedikitpun. Bila tidak dijamin 1000% hasil pernisan bakal enggak awet. Itu yang pertama, yang kedua bisa saja si pemilik membiarkan motor dalam kondisi tanpa pernis. Namun ingat, biasanya setelah 6 bulan warna akan mulai memudar. Monggo dipilih :D

14
Jan
12

Ducati 1199 Panigale tanpa Fairing !

Teknologi Frameless – Pertama untuk motor Superbike

Ducati 1199 panigale memang digembar gemborkan memiliki teknologi frameless. Nah tentunya pasti banyak yang penasaran dong seperti apa teknologi yang baru pertama kali di aplikasikan bagi motor masal ini? Nah ini dia gambar 3d jika 1199 panigale dibuat trondol.

Pegangan Fork & Komstir dihubungkan dengan Swing Arm

fitur paling mencolok adalah pegangan fork alias dan komstir kini menyatu dengan airbox. Kemudia dihubungkan dengan swing arm belakang yang menyatu dengan mesin. Sebenarnya Ducati memang sudahlama menjadikan mesin sebagai titik poros swing arm, bedanya mereka tidak lagi menggunakan frame sebagai hub.

Subframe kini menjadi bagian integral

jika subframe merupakan sasis “tambahan” tetapi pada 1199 Subframe memiliki peranan lebih penting. Yaitu sebagai Hub antara airbox yang merangkap sebagai komstir dan poros untuk swing arm. dengan hilangnya rangka plus airbox otomatis Ducati 1199 menjadi lebih ringan.

Suspensi  berada pada subframe kiri

sementara suspensi tidak lagi terletak ditengah, melainkan berada di samping kiri. Suspensi motor dipegang oleh subrframe.

09
Jan
12

Welcome to the Family … “Sebeer” 600RR

Biarkate di bilang “lemot” yang penting nyaman … resale value pun baik !

terus terang, saat mbah meminang si “sebeer” aka CBR600RR ini beberapa temen di cafe racer bilang ngapain minang motor lemot begitu :? yup, akui nggak akui, CBR600RR meski dilengkapi kenalpot Akrapovic dan Eurospec tetep aja merupakan motor supersport paling lemot dikelasnya. Terlebih dibandingkan 848evo. Mbah sendiri membandingkan dengan R6, tenaga “sebeer” memang relatif paling “loyo” baik atas apalagi bawah.

tapi tunggu dulu, masalahnya buat supersport harian, menurut mbah “Sebeer” enggak ada lawanya, suspensi empuk, ground clearence rendah hingga udara panas yang dibuang mengarah kesamping menjadi kompensasi tersendiri. Belum lagi urusan “resale value” untuk kategori moge jepang, Honda memang paling baik dan paling minim depresiasinya … Nah kalo sudah gini beda ceritanya :mrgreen:

sebeer saat dijajal oleh IWB …

Surat Oke tapi Faktor Eurospec memang beda dibandingkan JDM

nah tetapi ada dua faktor krusial disini, pertama motor ini diambil oleh pemilik sebelumnya, dari importir yang sama dengan Hobby Motor, otomatis surat – surat nya terjamin. Faktur oke, Form A oke. Nah terus terang, berbicara moge jepang, untuk urus urusan surat menyurat sangat “tricky”.

selain faktor importir, yang menjadi pertimbangan mbah adalah ,motor CBR600RR ini sudah dilengkapi knalpot Akrapovic plus spesifikasinya adalah Euro Spec. Nah apa bedanya dengan JDM ? krusial bro! Eurospec tidak memiliki limiter di 180 km/h, otomatis motor bisa gaspol hingga 240 km/h. Jadi kalo mau main main disentul Sebeer gak perlu di oprek atau menggunakan piggy bag :D … selamat welcom deh :D

 

 

01
Jan
12

EICMA : Hypermotard 1100evo Corse

The Ultimate Hypermotard …

sekali lagi mbah tegaskan,  ini Hypermotard 1100evo Corse beneran, bukan permainan cutting sticker ala mbah :mrgreen: Hypermotard 1100evo Corse ini dibuat untuk mereka yang merasa Hypermotard 796 atau 1100 terasa kurang :? menggunakan mesin evo 1100 supermoto ini mampu menghasilkan tenaga 95 hp pada 7500 rpm. Tetapi pada varian Corsa ini motor sudah dilengkapi knalpot full system, tenaga pun didongkrak melebihi angka 103 hp, sementara bobot dipangkas menjadi 169 kg saja !

Livery khas Corse !

warna yang digunakan adalah khas Ducati Corse, yaitu kombinasi Merah, putih dan Hitam. Dengan bodyparts carbon disekelilingnya menambah kesan sporty Hypermotard evo Corse ini. Suspensi depan sudah mengadopsi tipe BPF-50mm buatan Marzocchi yang fully adjustable. Sebenarnya suspensi showa 43-mm pada varian 796 sudah lebih dari cukup, namun mengingat ini adalah ultimate Evo, makanya, apa yang bisa dimaksimalkan akan dimaksimalkan :D

Ban Superbike, Ohlins monoshock + Slipper Clutch !

menengok pada bagian belakang,  Hypermotard 1100 evo SP sudah dilengkapi suspensi Ohlins Monoshock fully adjustable. Sementara ban yang digunakan adalah Pirelli Diablo supercorsa milik Superbike. Menambah performa, kopling kering standar digantikan dengan varian sliperclutch yang mampu mereduksi engine brake hingga 80% … tertarik ?


21
Des
11

Sosok dibalik 1199 Panigale : TroyBayliss vs Ernesto Marinelli

07
Des
11

Ducati Superbike 998 – 999 in disguise

Ducati 998 – Dinasti terakhir keluarga 916 karya tamburini

Massimo Tamburini adalah desainer motor paling legendaris yang pernah dikenal penggemar roda dua. Suka tidak suka semua orang pasti mengenal maha karyanya yang terkenal tak lekang dimakan zaman. Ducati 916 series dan Mv Agusta F4 adalah dua motor yang hingga detik ini masih dipercaya sebagai motor tercantik. Bahkan desain Tamburini pada 916 (1995)  kini di terapkan kepada dua desain ducati superbike selanjutnya yaitu 1098 (2006) dan 1199 Panigale (2011), sementara pada Mv Agusta F4 (1998) desainya dilanjutkan kepada Mv Agusta F4 (2010) dan F3 (2011)

Nah bicara Ducati buatan tamburini, kita membicarakan Ducati 998 milik salah satu anggota “pasukan” Cafe Racer. Ducati 998 tahun 2002, Ini adalah evolusi terakhir dari 916.  Sepintas 998 tidak memiliki perbedaan dengan 916 (1994), 996 (1998) kecuali tidak adanya lubang ventilasi pada varian samping. Tetapi dari jeroanyalah perbedaan besar muncul. Dapur pacu motor menggunakan mesin Testastretta alias mesin Superbike 999. Yup meski tampak luar adalah keluarga 916, tetapi jeroanya dan piranti elektroniknya berasal dari 999.

 


06
Des
11

Bubble buat Motor !!!

Buat motor yang jarang dipakai

tidak sedikit dari kita memiliki 2 motor atau lebih. Biasanya 1 untuk dipakai harian, yang satunya lagi “motor kesayangan” yang cuma nongol akhir pekan. Nah motor harian aka oprasional biasanya harus selalu standby 24 jam. sementara motor kedua lebih banyak teronggok dirumah, nah biasanya kita berpikir bahwa dengan tidak dipakai motor akan bebas dari masalah ? hmm ntar dulu …

justru karena merasa “aman” sering kali motor yang teronggok atau jarang dipakai justru memiliki masalah potensial, makanya menyimpan motor “kesayangan” tidak serta merta hanya dengan menaruhnya di ruang tamu atau garasi aja…

Tersedia berbagai ukuran, menjamin motor jauh dari problem potensial

nah salah satu solusi menyimpan motor kesayangan dengan aman adalah menempatkanya di dalam Bubble khusus motor. Yup dengan menyimpan motor di dalam bubble tersebut menjamin motor bebas dari gangguan serangga, oksidasi, serta jamur dan karat. Bebas debu ? lah iyalah! yang pasti buble yang hadir lengkap dengan kompressornya ini hadir dengan berbagai ukuran, dari yang paling kecil untuk bebek hingga raksasa untuk motor sekelas gold wing!  :D berminat ? harganya sekitar 1.4 jeti doang lho :D

 

06
Des
11

grand opening ducati bali

Grand Launching Ducati Bali – 3 Desember @ Jl Gatot Subroto Bali

Setelah beberapa bulan melakukan “Soft” opening, akhirnya Ducati Bali resmi melakukan Grand Opening. Tidak seperti grand opening pada Ducati Bandung dan Surabaya, dimana acaranya dilakukan di pagi hari. Di pulaw Dewata ini acara  Grand Opening  di lakukan di malam hari pasca matahari terbenam. Soalnya baik dari segmen market dan psikologis konsumenya, Ducati Bali relatif “unik” . Jadi wajar jika acara dilakukan di Malam Hari. Meski demikian acara tersebut luar biasa meriah dan Heboh. Thubs up buat Ducati Bali!

Cafe Racer mendukung penuh Ducati Bali

meski bukan club resmi Ducati dan anggotanya tidak semuanya merupakan biker Ducati, namun Pasukan Cafe Racer sendiri turut meramaikan acara grand launching Ducati Bali. Maklum pada even ini pasukan Cafe Racer mendapatkan support berupa pengangkutan gratis untuk motor dari Jakarta – Bali oleh Ducati Indonesia. *note* pasukan cafe racer bukan pehobi touring jarak jauh.

Selain pasukan Cafe Racer, komunitas Ducati Owners Club Indonesia secara khusus juga datang ke grand laucnhing Ducati bali. Cuma caranya bereda, mereka bersama ducatinya, benar benar touring selama dari Jogjakarta hingga Bali. Komunitas yang turut hadir lainya antara lain, komunitas CBR150R, MBC, Brotherhood dan HOG

Ducati Bali – Langsung Menggaet “Blogger Bali” … 

tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan blog DK8000.co.nr  nah, blog ini sendiri di miliki oleh Bro Surya yang juga merupakan anggota CBR150Club Bali. Uniknya bro surya sendiri merupakan teman sekolah dari Bro Iqbal yang taklain merupakan GM dari Ducati Bali. Beberapa blogger lainya pun turut hadir di acara ini, salah satunya bro Udra yang juga merupakan blogger lokal :D

mengapa blogger dan Ducati begitu dekat ? mbah sendiri melihat Ducati sendiri menempatkan Blogger sebagai “Garda Terdepan” untuk berkomunikasi dengan publik. Bahkan Ducati SpA italia sendiri tidak sungkan menjadikan blogger sebagai special guest pada even mereka. Seperti yang mereka lakukan di sepang beberapa bulan lalu. :D

01
Des
11

Video : Ducati 1199 Panigale : Official Action Video

Ducati Superbike 1199 Panigale … Checkmate !!!

01
Des
11

Ducati 1199 Panigale Rp 385 & 399 jeti – On The Road … Konsumen pun Rebutan !!! *(harga hingga Akhir Desember)

Ducati 1199 Panigale – Rp 385 dan Rp 399 untuk versi ABS

Diluar dugaan, setelah pada awalnya diperkirakan akan dibandrol hingga melebihi angka 1/2 milliar, ternyata Ducati 1199 Panigale justru dibandrol 20% lebih murah dari prakiraan awal. Panigale 1199 dibandrol mulai dari Rp385 untuk varian non ABS, sementara untuk varian ABS lebih mahal sekitar 14 jeti.

Traction Control, Quick Shifter, Engine Brake Control hingga Riding Mode adalah fitur standar !

Ducati 1199 Panigale memang memiliki beberapa versi. Yaitu 1199 Panigale (tanpa abs), Panigale ABS dan Panigale S (Ohlins dan Electronic Suspension) dengan kisaran harga on the road Rp 385 jt, 399 jt dan 450 jt untuk varian S. Namun uniknya ketiga versi hanya dibedakan oleh fitur, ABS dan Electronic Suspension. Sisanya fitur DTC Traction Control 8 level, Quick Shifter, Engine Brake Control 3 level dan 3 riding mode 3 level menjadi piranti standar !

Permintaan membeludak, Giliran Ducati SpA yang jadi “Pening Pale”

antusiasme konsumen khususnya di Asia Pasifik dan Amerika Utara yang dikategorikan “berlebihan” membuat permintaan Panigale melesat bak roket. Akibatnya pabrik ducati yang terletak di Borgo Panigale kini menjadi “Pening Pale” :mrgreen: … kami tidak menyangka permintaan 1199 Panigale akan sebesar ini :? akibatnya pabrikan yang cuma memiliki karyawan kurang dari 1000 orang ini  harus bekerja siang malam untuk memenuhi target produksi :mrgreen: … nah sekarang siapa yang disebut “pening pale” :lol:

28
Nov
11

EICMA : Streetfighter 848 – Dijual Rp290 Jeti OTR (Siap Masuk Quartal pertama 2012)

Streetfighter 848 Salah satu motor paling menarik perhatian di EICMA 

Streetfighter 848, adalah varian lebih kecil dari versi 1098. Tapi bukan berarti varian entry level! Lho kok ? Yup! soalnya Streetfighter 848 sendiri memiliki fitur yang sama dengan varian 1098S. Namun tanpa dilengkapi rem Brembo Monoblock dan suspensi Ohlins. Sisalnya boleh dibilang serupa! Dengan fitur ABS dan Traction Control yang tersedia sebagai fitur standar!

Streetfighter 848 – Rp 290 Jt OTR !!!

Ducati Streetfighter 848 sepertinya dan terbukti menjadi magnet tersendiri pada EICMA dan konsumen indonesia pada khususnya. Maklum karean menggunakan basis mesin 848EVO yang terkenal user friendly, namun dengan fitur yang tidak kalah dengan varian 1098S, menjadikan SF848 sebagai “Hot Bike” di tahun 2012. Terlebih dengan harga motor yang “cuma” 290 jeti. Antrian pesanan motor yang akan tiba di kwartal pertama 2012 ini pun sudah mengular! Berminat ? Hmmm :cool:




Jarak Tempuh

  • 11,440,237 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.