biker gossip

img_0172

lorenzo itu seperti “Robot”

kenapa lorenzo itu disebut sebagai pembalap motogp paling membosankan ? itu bukan tanpa alasan, karena lorenzo itu membalap seperti robot, melakukan lap demi lap dengan rata rata kecepatan yang sama dan konsisten. tidak ada wunder lap, tidak ada lap yang lambat. sehingga semua diatur dalam sequence dan disitulah yang membuat balapan menjadi membosankan.

karena ketika berada didepan, lorenzo akan melakukan lap demi lap yang sama, tanpa mengambil resiko yang belebihan dan pada saat dia menyadari dia disusul dan tidak bisa melakukan fight back, dia akan melakukan hal yang sama, yaitu … melakukan lap time yang sama !!!

lorenzo-marquez-rossi-mugello-2014

Rossi dan Marquez itu lebih “manusia”

disinilah yang membuat Valentino Rossi dan Marc Marquez seperti manusia. mereka bisa melakukan lap dengan kacau tapi disisi lain dia bisa melakukan wunder lap dan berani mengambil resiko. hal yang bisa dibilang tidak mungkin dilakukan oleh jorge lorenzo. kedua pembalap ini tidak sempurna, mereka disusul karena melakukan kesalahan dan mereka menyusul karena melakukan wunder lap!

itu tidak ada dalam diri jorge lorenzo, dia hanya manusia yang berfungsi sebagai mesin. dia menyusul karena memang pace dia lebih cepat dan dia disusul karena pace dia stagnan ! nah ! itu penjelasanya !

img_0102

9 kemenangan menuju pemecahan rekor

Valentino Rossi sudah mengumpulkan 113 kemenangan balapan, artinya tinggal butuh 9 kemenangan lagi baginya untuk menyamai dan melampaui rekor milik Giacomo Agostini yaitu 122 kemenangan grandprix. terlebih dengan karir balap yang masih 2,5 musim rasanya angka segitu tidak sulit diperoleh rossi untuk tidak saja menyamai tapi melewati rekor tersebut.

saat ini rekor valid yang dimiliki valentino rossi adalah total podium Grandprix yang sudah lama dia pegang dan jauh diatas rekor pembalap lainya.

2015-MV-Agusta-F3-800-AGO2

Rekor Agostini … mustahil pecah !

bicara rekor, maka rekor juara dunia milik giacomo agostini rasanya mustahil dipecahkan. pertama karena pembalap mustahil bisa turun di dua kelas sekaligus, kedua hanya ada dua pembalap yang “secara teori” bisa menyamakan rekor tersebut. yaitu Lorenzo & Marc Marquez. itupun dengan catatan … Lorenzo harus jadi juara dunia 10 kali berturut turut dan pensiun di umur 39 tahun, atau Marc Marquez harus menjadi juara dunia 11 kali dari total 15 musim kedepan dengan catatan diapun harus pensiun di usia rossi.

nah agaknya rekor ini, agostini masih bia tidur nyenyak, karena nyaris mustahil rekor tersebut bisa pecah di era modern seperti ini !

mem

Desperate measure for desperate time …

apa yang terjadi jika terjadi chaos ? pertama anda harus memahami keadaan, kedua anda harus mencari penyebab chaos tersebut dan ketiga adalah mencoba melakukan problem solving. nah kadang ada keterbatasan analisa yang dimiliki seseorang, biasanya karena kurangnya pengalaman atau kurangnya knowledge yang dia miliki. kamsud? problem analysis itu bisa dilakukan oleh orang yang terlatih untuk  memahami masalah tersebut. dan sudah sering kita melihat situasi dimana seseorang mengambil keputusan atas dasar emosional maupun asumsi pribadi dan menjadikan sebuah objek seperti escape goat (kambing hitam) yang ironisnya kita akan terus membahas hewan ungulata ini 😆

nah disaat kondisi sudah terjepit, sebut saja hasil yang diinginkan bukan saja tidak tercapai, tetapi malah hasilnya hancur lebur, nilai rapor kebakaran dan bakal di pancung sama juragan negeri seberang, so what ? desperate measure pun dilakukan … konon caranya pun cukup menyedihkan. sebut saja dengan menganggap kekacauan tersebut akibat blog … lah ??

io0mmu

Sebegitu besarnya kah impak blogger ?

nah kembali ke topik soal desperate measure tersebut. pertanyaan mbah adalah seberapa besarnyakah impak blogger pada chaos yang terjadi ? asumsi mbah jika hanya berdasarka impression, maka sehari pengujung blog motor di total tidak akan mencapai 1 juta orang, mungkin di total sekitar 600.000 – 900.000 maksimum. dan asumsi mbah tidak lebih dari 1%(satu persen) yang menjadikan blog sebagai final decision maker  untuk memilih sebuah produk. asumsinya ada 6-9 ribu orang yang memutuskan mengambil motor atas daras blog … eee ya gede sih 😆 but oke itu cuma asumsi asal asalan mbah. tetapi masalahnya adalah jika memang sebegitu besarnya effek sebuah blog bagi pembaca bisakah dikatakan blogger sebagai biang kerok terjadinya kehancuran masif dalam penjualan sebuah pabrikan ?

jika, ya berarti blog merupakan sebuah elemen strategis kesuksesan sebuah pabrikan, titapi jika tidak blog hanyalah sebuah elemen sosial media semata yang menjadi bahan bacaan dikala senggang. sekarang kembali kepada penilaian anda sendiri, apakah sebesar itu kah efek sebuah blog pada dunia otomotif ? anda yang bisa menjawab !

r3

Komentar menarik dari “Cemplung” … monggo di baca 

menurut ane, tetap harus dibedakan bos, jaringan 3s yang buruk sebagai sebab maupun sebagai akibat.

penjualan produk laris karena:
– memang secara objektif produk tersebut bagus
– produk tersebut sebenernya biasa saja, tetapi punya “sejarah” bagus dan atau pengelolaan pemasaran yang bagus.
– jaringan 3s yang bagus, bukan hanya dalam wujud fisik bangunan, kuantitas tetapi juga pelayanan aftersales/sparepart dsb.

penjualan produk buruk karena
– produk yang emang buruk kualitasnya
– produk bagus, tetapi punya sejarah buruk, dan pengelolaan pemasaran yang buruk
– jaringan 3s buruk (komitmen produsen perihal jaringan 3s buruk, atau seiring berjalannya waktu ketika penjualan memburuk, jaringan 3s terkena imbasnya)

jaringan 3s bagus karena:
– kebijakan/policy/komitmen dari produsen untuk mengutamakan jaringan 3s tanpa melihat prestasi/kinerja dari penjualan produk. (ada gak yang kek ginian?)
– by proses, ketika penjualan produk laris dalam periode sebelumnya sehingga secara alamiah muncul kebijakan: pengembangan/penguatan pasar, edukasi pasar, penetrasi pasar dsb. sehingga diperlukan peningkatan jaringan 3s dalam hal jumlah dan kualitas.
– upaya instant, adanya effort restrukturisasi atau re-establishment dari perusahaan yang hendak bangun dari periode “tidur”

r2

sum up:
ada keterkaitan antara satu periode ke periode berikutnya, jadi kita tidak bisa ujug ujug bilang jaringan 3s yang buruk menjadi sebab penjualan menjadi buruk (which mean pasti ada sebab lain yang lebih besar pengaruhnya), karena suka tidak suka, jaringan 3s yang buruk adalah juga merupakan akibat penjualan produk yang buruk di periode/episode sebelumnya!

kinerja penjualan menghidupi jaringan 3s, whether you like it or not!

image6 (2)

Kawasaki HAHA … jarang muncul

bicara pemain moge, khususnya superbike dikenal dengan L4 alias lu lagi lu lagi. nah umumnya mereka saling kenal satu sama lain dengan komunitas biker yang tumpang tindih alias satu biker bisa bermain dengan beberapa klub motor, baik karena memiliki beberapa tipe motor maupun karena pergaulanya yang luas.

namun ada satu pertanyaan dari mbah, kemana kawasaki H2 ? maklum karena motor ini jarang banget muncul . dari beberapa pemain yang beredar, tercatat hanya ada tiga biker H2 yang mbah kenal. dua di ibukota satu di bali dan satu ekor yang di ibukota lagi di ostrali sembari kursus bahasa aborigin 😆

image2 (3)

trus pada kemana ?

beberapa waktu lalu mbah mengetahui bahwa ada yang menjual kawasaki HAHA seken di koran dengan bandrol 460 jeti, namun setelah itu beritanya hilang entah kemana.  artinya ya udah abis disitu aja. nah mbah hanya ingin menanyakan kemana motor h2 lainya yang waktu itu dirumorkan laku belasan unit ?

akan sangat menarik jika kita bisa tau kemana kawasaki h2 lainya beredar … wahai pemilik kawasaki HAHA … munculah kau !!!