biker gossip

SUZUKI 150

Fanatisme dan Line up wonder tidak cukup

oke di malaysia pabrik perakitan motor ini sudah tumbang. lalu apa yang terjadi selanjutnya ? disini beberapa delaer besar pun akhirnya juga tumbang. kenapa kok bisa terjadi ? ya kerena suzuki tergolong minim pilihan. bahkan sampai saat ini suzuki hanya bergantung pada dua faktor, yaitu Fanatisme konsumen dan Line up wonder.

Fanatisme pengguna FU memang kuat, sementara line up wonder mereka Suzuki Satria FU memang oke, tapi berapa lama dan berapa signifikanya dua faktor  itu ?

SUZUKI GSX R 600 K11 Exhaust

tidak pernah menggarap dengan serius

bicara soal line up, ya ini yang terjadi, mereka tidak pernah menggarap produk mereka dengan serius. semua dilakukan setengah setengah … hasilnya ? ya setengah setengah! gak kemana mana … lalu mau berharap dari mana? fanatisme fansboy ? berapa banyak ?

apa yang terjadi pada suzuki adalah kombinasi dari kurangnya inovasi, keseriusan dan terlalu mengandalkan pada beberapa faktor. dan ini menyedihkan!

 

 

Satria Clear

cuma laku 1700 an sebulan

oke angka 1700 unit bagi motor sport memang tidak kecil kecil amat, tetapi bagi suzuki ini lain ceritanya. karena Satria FU adalah BeAT bagi Honda, N250R bagi kawasaki atau V-ixion bagi yamaha, adalah garis kehidupan ATPM tersebut. karena memang dalam beberapa tahun terakhir ini suzuki hanya mengandalkan penjualan Satria untuk mengihidupkan ATPM

bahkan ada sebutan mati segan hidup juga males, itulah kondisi suzuki saat ini. cukup ironis jika melihat satu dekade lalu kombinasi Satria FU dan Thunder 125 nya mampu mendominasi pasar …

wpid-6f7447ede3591e97e1d7fc5c09869e36

Harus memikirkan motor selain Satria FU

jika penjualan stagnan dibawah 2000 unit masa depan ATPM suzuki dalam masalah besar, dan menurut mbah mereka harus  mencoba memproduksi motor alternatif lain. seperti bebek konvensional di harga sangat murah. maklum Youngstar pun penjualanya sama menyedihkanya. kenapa? kemahalan!

nah mbah sih menyarankan mereka menurunkanharga Youngstar menjadi diangka 10-11 jeti bawah, siapa tau bisa menolong, atau semaking menggalakan export. kalopun mereka mau ya…

thumbnail_#34 Andi Gilang

Andi Gilang dan Dimas Ekky, Optimis Membuat Kemajuan di Portugal

Pebalap Astra Honda Racing Team, Andi Gilang dan Dimas Ekky Pratama, optimistis dapat mencatat kemajuan pada balapan CEV International Championship yang dihelat di Portugal. Kendati sempat mengalami kesulitan karena efek cuaca panas saat kualifikasi, Andi Gilang tetap berupaya mencetak hasil yang lebih baik. Dia akan mulai balapan di posisi 22 dan Dimas Ekky di posisi 8.

 Dua pebalap Astra Honda Racing Team sempat mengalami kesulitan dalam menaklukan Sirkuit Internasional Algarve, Portugal (27/8). Peningkatan suhu di sesi kualifikasi kedua pun berpengaruh pada grip ban yang membuat daya cengkeramannya berkurang sehingga para pebalap Indonesia ini kesulitan dalam mengendalikan motor. Namun, Dimas Ekky mampu meraih grid yang bagus di kelas Moto2.

thumbnail_#20 DImas Ekky

Andi Gilang dan Dimas Ekky, Optimis Membuat Kemajuan di Portugal

Dua pebalap Astra Honda Racing Team sempat mengalami kesulitan dalam menaklukan Sirkuit Internasional Algarve, Portugal (27/8). Peningkatan suhu di sesi kualifikasi kedua pun berpengaruh pada grip ban yang membuat daya cengkeramannya berkurang sehingga para pebalap Indonesia ini kesulitan dalam mengendalikan motor. Namun, Dimas Ekky mampu meraih grid yang bagus di kelas Moto2.

 Andi Gilang yang turun di Kejuaraan CEV Moto3 Junior World Championship punya beberapa masalah di bagian buritan motor dan harus bekerja keras dengan seluruh tim untuk mendapatkan feeling dan waktu terbaik. Pebalap berusia 19 tahun ini mencoba lebih cepat di sesi kedua. Ia terus berjuang meski agak kesulitan. Perfoma Andi mulai meningkat setelah penggantian ban. Sayangnya, saat Andi mencoba membuat waktu tercepat,  pebalap lain terjatuh di depannya sehingga membuatnya mengerem dan kehilangan kesempatan untuk memperbaiki catatannya. Andi akhirnya hanya dapat memulai balapan di urutan 22.

thumbnail_AHM_ (3)

AHM Segarkan Tampilan New Honda CB150R StreetFire

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menambah warna baru sekaligus menyegarkan stripe New Honda CB150R StreetFire sehingga tampil semakin agresif dan kehadirannya dapat memenuhi kebutuhan pecinta motor sport yang berjiwa muda.

 New Honda CB150R StreetFire Special Edition kini menghadirkan warna dari Astra Honda Racing Team yakni Honda Racing Red. Sementara itu New Honda CB150R StreetFire tampil semakin segar dan agresif melalui tema Urban Speed yang hadir pada varian warna baru, Wild Black. AHM juga menyematkan stripe baru pada 2 varian warna lainnya, yaitu Rapid White dan Macho Black. Beragam pilihan terbaru ini menemani kehadiran New Honda CB150R StreetFire Special Edition dengan varian warna Raptor Black yang tetap dipertahankan AHM.

thumbnail_New Honda CB150R StreetFire

AHM Segarkan Tampilan New Honda CB150R StreetFire

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) pada periode Januari-Juli 2016, Honda CB150R StreetFire tercatat diminati masyarakat dengan penjualan sebanyak 87.833 unit atau melonjak 244% dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu 25.533 unit.  Model ini berkontribusi 49% dari total penjualan sport Honda sebesar 178.836 unit. Didukung penerimaan tinggi terhadap Honda CB150R StreetFire, jajaran motor sport Honda membukukan kenaikan penjualan signifikan hingga 58,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 112.847 unit.

 New Honda CB150R StreetFire hadir dengan 3 warna yaitu Wild Black, Macho Black dan Rapid White yang dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) Jakarta  Rp 25.600.000,-. Sementara itu, New Honda CB150R Special Edition hadir dengan 2 warna yakni Raptor Black dan warna baru Honda Racing Red dipasarkan dengan harga OTR Rp 26.600.000,-. New Honda CB150R StreetFire ini ditargetkan terjual 21.000 unit setiap bulannya.

2016_ShadowPhantom_370x246_Black_FFF

tidak melulu power dan fitur

Jika kita bicara motor 250cc kebawah terutama yang bergenre sport maka pembahasan bakalan habis di sektor tenaga, fitur dan riding quality. Sangat technical dan sangat rasional. Tetapi kadang di beberapa segmen justru hal tersebut bukan menjadi yan utama, atau bahkan menjadi faktor kesekian. Bahkan tidak menjamin produk tersebut laku di pasaran.

konon ada anekdot yang mengatakan jika sudah membawa fitur sebagai senjata marketing maka produk tersebut secara brand tidak begitu kuat

2016_ShadowAero_370x246_CandyRed_FFF

Nah pertanyaanya adalah brand apakah itu?

Itu adalah brand motor cruiser. Kita bisa melihat bagaiamana motor harley davidson yang dicoba disaingi oleh Victory dengan menjual fitur. Hasilnya? Tidak jalan … Ya disini mbah gak bilang produk tersebut gagal total ya, namun ya bisa dibilang produk tersebut gak begitu sukses.

namun ini hanya sebuah contoh case study dalam kasus khusus, bukan dalam sebuah segmen sekalipun. Jadi jangan harap motor tabpa fitur bisa laku dipasaran