biker gossip

MvAgusta Tamburini …

bicara motor MvAgusta F4 Classic, Versi Tamburini adalah salah satu favorit mbah. maklum selain hanya di produksi 200 unit, motor ini merupakan generasi F4 Classic pertama dengan mesin 1000cc

maklum edisi MvAgusta F4 pertama tama hanya berkapasitas 750cc dari tahun 1997 hingga tahun 2004

Harganya dulu sekitar 43.000 usd …

pertama kali di rilis Mv Agusta tamburini di bandrol sekitar 43.000 usd, dengan inflasi saat ini 90.000 usd meski harga di pasaran kinyis kinyis motor ini di kisaran 120.000 USD …

sedikit info tambahan, MvAgusta tamburini memiliki tenaga maksimum sekitar 160 hp dan torsi sektar 80nm … top speed sampai 280 km/jam …

Desain PCX emang elegan ….

AHM membuat video soal kesan mengenai PCX 150 … dan dari Blogger, Vlogger yang ditanyakan soal kesan PCX 150 diberi waktu 10 detik buat jawab kesan dan pesan … hasilnya?

Kata ELEGAN pasti tercetus dan semua Blogger dan Vlogger tersebut!

Ya Memang Elegan …

sebenarnya kenapa hanya 10 detik, dan kenapa spontan. ini sedikit mengindikasikan kalau motor PCX dibawah alam sadar memiliki desain yang Elegan … dan responden tidak memiliki waktu banyak untuk “ngarang jawaban” …

dari 5 blogger dan 3 vlogger yang ditanya gebleknya semua adalah pengguna motor dengan spek jauh diatas (mulai dari supersport, superbike, heavy streetfighter sampe Heavu Grand Tourer) tapi pas lihat PCX tapi semua bilang … ELEGAN

Belajar sama Anak Moge … biar attitude Fans boy rada bener

eh ini serius nih, kayaknya menurut mbah lebih baik para Fans Boy lebih baik belajar sama anak Moge. khususnya soal fanatisme terhadap brand, karena mereka jauh lebih classy soal yang satu ini.

maklum attitude fans boy memang kadang kadang keterlaluan, tidak bisa menerima sisi positif brand lain selain brand sesembahanya. dan gilanya udah nyembah brand, gak dibayar pula … makanya bingung deh

Belajar menerima Perbedaan

nah makanya belajar deh dengan anak anak moge, dengan motor diatas 200 jeti an anak anak moge gak ada yang membenci brand satu dengan brand lainya. merk boleh beda, jenis motor boleh beda, tapi apa? gak ada tuh yang benci dengan motor lainya. mereka pake motor ya pake aja, kalo suka ya beli aja, tapi gak ada yang sebegitu anti sama merk lainya. bahkan ngumpul bukan karena merk motor, tapi karena pengen ngumpulnya. padahal di anak moge, gak ada itu isilah senioritas atau brotherhood ala fans boy …

nah makanya coba deh buat para fansboy ga ada salah nya berguru pada anak anak moge buat belajar toleransi antar brand … gimana? free of charge juga kok!

Build Quality lebih bagus … motor lebih padet

oke pertama kali lihat motor ini adalah build quality motornya. PCX lokal ini ternyata memiliki build quality yang sama baiknya dibanding PCX cbu. dengan desain lebih padet dan gak kopong seperti kompetitornya.

desain body yang smooth dan aerodinamis memang gak bikin motor ini lebih kenceng sih, cuma yang jelas desain motor jadi lebih elegan. maklum kadang maxi skutik saat ini seperti budget skutik direndem minyak tanah

dirilisnya masih tahun depan

cuma mesti di ingat, motor ini belom resmi dirilis di pasar, karena PCX Lokal sendiri masih bakal dirilis tahun depan. kemungkinan akhir januari atau awal februari paling telat kepada konsumen.

ya udah sementara di plototin aja dulu motornya yah …

Kembali ke WSBK

setelah sempat hiatus dua musim penuh di WSBK, suzuki terakhir balap world SBK pada musim 2015 bersama Alex Lowes dan Randy de puniet, kemudian mundur dari ajang tersebut.

namun dengan hadirnya Suzuki GSX-R 1000 versi terbaru dan kesuksesan Tony Elias di AMA Moto America plus kemenangan seri guintoly di BSB membuat tim percaya kepada suzuki di ajang balap

Grilini …

saat ini tim Grilini yang sudah ikut WSBK beralih dari kawasaki menjadi Suzuki. meski tim privateer ini menjadi langkah awal suzuki GSX-R kembali ke ajang World Superbike.

belum dipastikan siapa pembalap tim grilini Suzuki nantinya …