
Mv Agusta 675 … First impresion
Oke bicara Mv Agusta jelas dianalogikan dengan Ducati Monster … Thats it! Dan memang itulah kenyataanya. Frame teralis, lampu lonjong dan riding positionya pun nyaris tidak ada bedanya di mata awam. Namun sebenarnya keduanya merupakan motor yang jauh berbeda.
Mv agusta 675 sendiri diposisikan diatas Monster 795 dan dibawah SF 848 sehingga menawarkan sensasi berkendara yang berbeda

4 riding modes – TC – Abs
Bicara fitur mv Agusta 675 sebagai varian termurah dari keluarga Brutale ini memiliki vitur yang sangat lengkap. Sebut saja fitur rem Abs jelas tersedia disini. Sementara fitur traction control 8 level sensitifitas menjadi opsi standar. Sementara riding mode yang terintegrasi dengan power delivery juga hadir dalam 4 paket pilihan. Spor-Track-urban-wet.
dari fitur ini sudah terbukti bahwa mv agusta berada di level yang berbeda dari Monster 795

single side swing arm dan mesin 3 silinder
Salah satu pembeda Mv Agusta 675 dengan Monster 795 adalah single side swing arm disertai velg 5.5 inchi. Dan menurut mbah ini yang akan menjadi pembeda di banding mesin L twin monster 795
mesin 3 silinder memiliki keunggulan torsi dan hp dan apakah ini akan menyerupai mesin triumph?

oke lets role!
Okeh, sekarang saatnya test ride! Keliling wilayah pondok indah sampai radio dalam-arah kemang dan balik lagi. Tarik kopling dan nyalakan mesin!
terdengar suara halus mesin inline 3 silinder, di gas sedikit motor bergrak jangan terlalu besar karena mesin brutale sangat responsif

test topspeed dan akselerasi
Di daerah sepi pondok indah kebetulan saatnya test akselerasi, buka gas gigi satu sampe 55 km jam, shift up gigi 2 hingga 120 shift up gigi tiga 150 (speedo) berhubung di perumahan ya trek lurus terbatas jadi hanya sampe gigi tiga
yang menarik mesin inline 3 silinder mv agusta ini responsif sekali di putaran bawah dan tengah sementara putaran atas pun tetap ada meski tidak seliar mesin 4 silinder

malam hari sikat macet macetan
Rute malam hari mbah memilih dari pondok indah ke senayan. Habis hujan dengan jalanan rusak plus kesemerawutan ternyata Mv Agusta 675 cukup lincah dan responsif dalam bermanufer. Selap selip motor ini lebih lincah dari monster 795, responsif.
namun disinilah kelemahan mesin hi compresion terasa, puanasnya minta ampun. Hanya kalah dari mesin pening pale, dan hal ini menjai penilaian minus bag Mv Agusta 675

tak ada gading yang tak retak
Selain panas mungkin cuma masalag kopling tali (non hidrolis) yang menjadi nilai minus Mv Agusta Brutale 675. Maklum di segmen motor ultra premium. Keberadaan kopling tali ibarat aib yang tidak termaafkan. Meski demikian hal tersebut tertutupi dengan banyaknya fitur dan qualitas Yang ada pada motor ini
okeh sekian dulu liputan soal Mv Agusta Brutale 675 happy long weekend semuanya