bukan meremehkan Dovi dan spies … Tapi …
Hayden? Stop! Doi lebih merupakan “sales” ketibang pembalap
tetapi soal Dovi dan spies justru bukan mbah meremehkan. Terlebih pada dovi, mbah optimis bahwa doi memiliki peluang cukup baik untuk naik podium, sementara spies? Sampai saat ini doi masih cidera dan jika menaiki motor dengan handling terbaik seperti YZR M1 saja doi tidak optimal gimana naik celeng ala desmosedici?
harus diakui dovi tetaplah ujung tombak bagi ducati namun dengan backing Perusahaan otomotif kedua terbesar (praktis pabrikan terbesar di motogp) jelas 1-2 gelar juara seri merupakan target yang realistis bagi Audi
ianonne enggak tau motor berhandling enak …
Ini yang konyol skaligus menarik. Ianone enggak pernah merasakan motor Rc212v apalagi M1. Artinya referensi ianonne sangat minim. Kecuali terhadap desmosedici. Nah makanya ketika pembalap menganggap motor “a” sebagai motor enak, dan “b” motor liar maka ia akan terus berpatokan pada motor “a” bahkan kepercayaan diri mereka pun terpengaruh.
Butuh mukjizat bagi iannone untuk naik podium musim 2013 ini, namum masa depan ducati ada pada dirinya, artinya jika memang ingin meraih hasil postifi disinilah ducati dan audi harus memulai!





