Arsip untuk November, 2011

30
Nov
11

MotoGP : Aleix Espargaro gabung Aspar CRT

Pengalaman Espargaro yang dijadikan alasan utama …

Sepertinya nasib baik memang sedang menghampiri pembalap muda, Aleix Espargaro. Kakak dari Pol Espargaro ini kembali ke MotoGP setelah musim 2011 kemarin harus puas “turun” kelas ke Moto2. Alasan Jorge Martinez mengontrak Aleix sendiri cukup jelas. Pasalnya Aleix yang memiliki postur tinggi, memang cocok menggeber motor berkapasitas besar ketibang motor berukuran kecil seperti Moto2.

meski relatif sangat muda (kelahiran tahun 1989) pembalap spanyol ini sudah “lumayan” berpengalaman. Bahkan dibandingkan Cal Crutchlow atau Karel Abraham. Maklum Aleix espargaro sendiri sudah bergabung bersama pramac ducati pada pertengahan musim 2009 saat menggantikan Canepa. Okeh, kita lihat bagaimana espargaro beraksi diatas tim CRT.

30
Nov
11

Mohon Maaf … Enggak bisa ikut Test Ride Honda Spacy & Supra X Helm In Injeksi

Berbarengan dengan Grand Opening Ducati Bali & Cafe Racer touring @ Bali

terus terang test ride Honda Spacy dan Supra X helm in yang akan diadakan tanggal 3 desember nanti sebenarnya sangat mbah nantikan, terbukti mbah sendiri sudah mengundang 2 biker dengan bobot diatas 100 kg :mrgreen: untuk uji ketahan suspensi :lol: tapi sayangnya ternyata tanggal 3 desember dihari yang sama diadakan Grand opening Ducati bali plus Cafe Racer sendiri yang disupport oleh Ducati Indonesia akan melakukan Touring @ Bali, jadi mau gak mau terpaksa absen deh :)

mudah mudahan di sesi test ride lainya, mbah bisa ikut. oh ya terimaksih banyak buat H3C Honda AHM yang sudah repot repot mengundang mbah. see u next time yah :D

 


30
Nov
11

Serupa tapi Tak Sama ….

meski sama sama eropa , S1000RR mengincar pasar superbike jepang

Menurut bocoran yang didapat , market Share superbike jepang secara global mengalami penurunan cukup signifikan. Dengan Yamaha R1 yang paling terpukul yaitu sebesar 28% sementara pabrikan lain bervariasi antara 10-24%. sementara dua pabrikan eropa yaitu Ducati dan Aprilia justru relatif stagnan.

meski secara volume tidak ada penurunan yang signifikan dari penjualan superbike secara global, tetapi  khususnya pada pabrikan jepang mereka memang mengalami penurunan di tahun 2010. pasalnya hal ini dipengaruhi oleh kehadiran pemain baru asal eropa yang justru masuk ke segmen motor jepang.

Konsumen Superbike jepang cenderung “pragmatis” dan inilah yang dilakukan BMW S1000RR

pengalaman mbah sendiri plus data yang didapat justru menunjukan bahwa konsumen superbike jepang ( R1, Fireblade, ZX10 dan Gixxer ) cenderung lebih pragmatis dibanding konsumen 1198 dan RSV4. Konsumen Ducati dan Aprilia lebih fanatik. Disitulah celah dan yang dimanfaatkan BMW dengan maksimal. Mereka membuat S1000RR masuk ke “wilayah teritorial” superbike jepang. mulai dari tipe mesin yang sama (Inline) hingga bandrol motor yang serupa.

pengguna Superbike jepang, tidak ragu berganti brand, dari Honda ke Suzuki lalu ke kawasaki. Sementara konsumen Ducati, Aprilia dan Mv Agusta cenderung lebih loyal. S1000RR kendati buatan jerman, namun konsep dan strateginya justru sama persis dengan pabrikan jepang.

29
Nov
11

MotoGP : Cuma di ikuti 3 pabrikan … Tragedi namanya !

Pada Puncaknya MotoGP diikuti 6 Pabrikan dan 1 Frame Maker !

Ironis! melihat awal musim 2012 dimana motoGP hanya diikuti 3 pabrikan. Honda dengan 3 Motor pabrikan (2 repsol & 1 Gresini) dan 1 motor satelit (LCR). Sementara yamaha dan Ducati hanya menurunkan 4 motor pabrikan ( 2 Ducati Marlboro Corse & 2 Yamaha Factory) plus tambahan dari 2 Motor Tech 3 Yamaha dan masing masin 1 motor milik Cardion AB Ducati dan Pramac Ducati.

Padahal di Era 990cc terdapat 6 pabrikan. Khususnya 3 pabrikan yang telah mundur yaitu Kawasaki, Suzuki dan Aprilia. Itu belum ditambah tim privateer Frame Maker dari Proton KR yang masih mampu menyodok ke podium

Era800cc memang “merusak” dari segi ekonomi

Penggunaan piranti electronic berlebih lebihan pada motor 800cc otomatis menambah biaya yang harus dikeluarkan oleh tim peserta motogp.Belum lagi material ala pesawat luar angkasa pada motor motogp. Membuat peserta privateer semakin kelimpungan. Tidak hanya mahal, untuk melakukan riset dan pengembangan pun menjadi lebih sulit. Efeknya ? Jelas! Tim dengan dana sedikit semakin tertinggal. Bahkan regulasi untuk membatasi jumlah mesin pun gagal menekan biaya pengeluaran tim. 3 pabrikan di 2012 ? Jelas tragedi namanya!

29
Nov
11

EICMA : BMW C650GT

Skutik “Perkasa” dari BMW

ajang EICMA 2011 ternyata juga dimanfaatkan dengan maksimal oleh BMW yang menghadirkan sebuah Skutik – GT grand Tourer. Dengan mesin inline 2 silinder 650cc ini diyakini mampu menjembatani antara superioritas ergonomis skutik dengan kemampuan long distance motor grand tourer.

Jangan main main tenaga motor mencapai 60 hp!

bagi BMW C650GT adalah varian “plus” dari versi C600. Bedanya tampilan C650GT lebih agrsif dan lebih bernuansa touring. Salah satunya dengan pemasangan windscreen adjustable yang lebih tinggi. Bagasa lebih lebar dan kursi yang lebih nyaman. Untuk pirantik keselamatan C650GT sudah dilengkapi LED – Day time Runninglight (ingat bukan AHO) dan rem ABS sebagai Fitur standar! Yummy !

BMW 650GT - 

29
Nov
11

Pencerdasan Otomotif – Enggak sekedar bersikap Kritis dan Sinis Brooo

Pencerdasan otomotif bisa dimulai dengan “memahami” persoalan secara objektif, realistis dan flexibel

sering kali kita mendengah tulisan : “stop pembodohan otomotif” atau “pencerdasan otomotif”. Yup dua kalimat tersebut jelas memiliki tujuan positif. Tetapi dari mana hal tersebut bisa dimulai ? sebenarnya cukup sederhana, kita bisa memulai usaha untuk menghentikan “pembodohan otomotif” dengan memulai “pencerdasan otomotif”, Caranya ? mulailah dengan diri sendiri salah satunya dengan “memahami persoalan yang berkaitan dengan otomotif” secara objektif, realistis dan flesibel. Kamsud ?

  • Objektif : yaitu melihat persoalaan dari berbagai sudut pandang yang berkaitan. Baik dari segi konsumen, produsen, masyarakat maupun dari sudut pandang pihak ke tiga
  • Realisits & Rasional : melihat “persoalan otomotif” secara realistis dimana terdapat kepentingan ekonomi dan aspek psikologis dari setiap persoalan otomotif
  • Flexibel : pakem sudut pandang dan pola pikir pun harus bisa dirubah sesuai kondisi, persoalan dan lokasinya. kita tidak bisa menyamakan semua persoalan hanya berdasarkan satu pola pakem pemikiran.

silahkan lihat film blockbuster korea yang dibintangi lee min-ki. Sepanjang film aktor utamanya ga pake helm, ngebut dan “lebay” diatas S1000RR nya. Apakah ini pembodohan otomitif ? kalo anda pake sudut pandang kaku, jelas iya. Tapi jika dilihat dari kacamata realistis, ada 3 faktor dimana “unsur pembodohan otomotif  akan hilang dengan sendirinya” . Pertama , ini film bergenre – Action Comendy, jadi wajar banyak guyonan dan hal yang “lebay”, Kedua, target utama audience nya pun sebenarnya adalah untuk Korea Selatan (bukan indonesia), dimana mereka sudah sangat well educated mengengai keselamatan berkendara. Ketiga, produser film pun telah memberi keterangan di awal dan akhir film mengenai keselamatan berkendara … nah ! Jadi tidak serta merta film ini melakukan pembodohan otomotif …

Pencerdasan Otomotif, bukan berarti jadi “Naif” , “Berlebihan” dan Irasional … tetap harus manusiawi

demi mengibarkan unsur “pencerdasan otomotif” baik blogger maupun biker pun tidak perlu menjadi “Naif” , “berlebihan” dan tidak realistis. Maksudnya kita ga perlu berlagak sebagai manusia yang paling disiplin, paling kritis dalam menyikapi setiap topik otomotif. Bahkan kadang “atas nama pencerdasan otomotif” jangan sampai kita bertindak tidak realistis dan irasional. Semisal menilai produk hanya dari faktor value for money dan mengesampingkan faktor selera, atau menganggap produsen itu tidak boleh mendapatkan profit sama sekali, hingga menuduh produsen film dianggap melakukan pembodohan otomotif hanya karena tidak memakai helm (aturan helm berbeda beda di tiap negara) bisa disimak di sini dan sini. Jika kita bertindak sedemikian rupa, boleh lah kita dicap sebagai orang yang masih “gagap pecerdasan otomotif” atau mereka yang ngebet ingin disebut “pahlawan pencerdasan otomotif” dengan berpikir irasional.

pencerdasan otomotif harus dilakukan secara realists dan rasional, kita tidak bisa mengabaikan faktor “manusiawi” , seperti selera konsumen terhadap tipe motor, figur, kepentingan ekonomis produsen dan konsumen, ataupun faktor dimana sisi “Ego” manusia yang pegang peranan. Manusia yang cerdas secara otomotif bukanlah komputer yang cerdas, atau smart phone. dimana tindakan dan pilihan hanya berdasarkan probabilitas terbaik,  konsumen yang cerdas adalah yang memilih berdasarkan kebutuhan dan kepuasan batin ,  bukan mereka yang tersandera hitung hitungan semata.  kalo sudah begitu kita akan membuat rancu, mana pencerdasan otomotif mana yang cenderung irasional … Monggo dikunyah! :D

28
Nov
11

Ducati Streetfighter 848 Video

Selamat Menikmati …

28
Nov
11

EICMA : Streetfighter 848 – Dijual Rp290 Jeti OTR (Siap Masuk Quartal pertama 2012)

Streetfighter 848 Salah satu motor paling menarik perhatian di EICMA 

Streetfighter 848, adalah varian lebih kecil dari versi 1098. Tapi bukan berarti varian entry level! Lho kok ? Yup! soalnya Streetfighter 848 sendiri memiliki fitur yang sama dengan varian 1098S. Namun tanpa dilengkapi rem Brembo Monoblock dan suspensi Ohlins. Sisalnya boleh dibilang serupa! Dengan fitur ABS dan Traction Control yang tersedia sebagai fitur standar!

Streetfighter 848 – Rp 290 Jt OTR !!!

Ducati Streetfighter 848 sepertinya dan terbukti menjadi magnet tersendiri pada EICMA dan konsumen indonesia pada khususnya. Maklum karean menggunakan basis mesin 848EVO yang terkenal user friendly, namun dengan fitur yang tidak kalah dengan varian 1098S, menjadikan SF848 sebagai “Hot Bike” di tahun 2012. Terlebih dengan harga motor yang “cuma” 290 jeti. Antrian pesanan motor yang akan tiba di kwartal pertama 2012 ini pun sudah mengular! Berminat ? Hmmm :cool:

28
Nov
11

Daya tarik mesin 2 silinder 250cc …

250cc – 2 silinder jelas beda sensasinya …

Ninja memang sekarang kalah laris dibanding CBR250R. Tetapi aura ninja 250R nggak serta merta hilang begitu saja hanya karena kehadiran motor baru dari Honda tersebut. Pasalnya meski kalah canggih dan kalah murah dan kalah kesegaran serta kalah brand, sensasi Ninja 250R dengan mesin 2 silindernya jelas beda dengan mesin 1 silinder dari Honda CBR250R kendati kapasitasnya sama.

250cc – Inline oke, apalagi V atau L pasti makin menarik

Nah teknologi yang dipakai oleh Ninja 250R adalah teknologi mesin Inline, artinya karakternya sedikit banyak menyerupai mesin konvensional 1 silinder hanya saja getaranya lebih minim dan jelas lebih bertenaga. Akan lebih menarik bila merasakan sensasi tenaga honda VTR-250R  yang bermesin “V” atau “L” (sayangnya nggak ada) :mrgreen: karena jelas karakter mesin “V” dan mesin “L” jelas semakin jauh berbeda dibanding mesin Iniline 2 silinder , apalagi mesin 1 silinder. Nah gimana coba jika ada yang menganggap Sensasi CBR250R nggak lebih dari CBR150R atau FXR yang di Bore up jadi 250cc :mrgreen: beda dengan N250R yang memang 2 Silinder :mrgreen: …. Kompor meleduk ! DuaaAARRRR

27
Nov
11

EICMA : Yamaha TZR50 … Serius ? 50cc neh ?

Yamaha TZR50 … motor 50cc kok keren amat!

bawa motor ini jalan jalan di jakarta, 100% yakin orang bakal nyangkain ini adalah motor sport 150cc atau bahkan 250cc terbaru Yamaha. :cool: padahal percaya ga percaya deh, motor ini adalah motor 50cc buatan yamaha. di beberapa negara uni eropa, seperti inggris, menggunakan motor ini tidak perlu pakai sim. Karena motor ini malah dikategorikan sebagai toys, sementara di belanda TZR50 ini disamakan dengan sepeda :D

Silahkan di plototin, nih motor emang keren !

jika dilihat dari desain fairing, khususnya seat cowl jelas mengembalikan kita ke era keemasan motor dua tak di tahun 1990an. Desain yamaha TZM ada disini, sementara sasus twinspar aka deltabox membungkus mesin imut 50cc. Apakah ini yang disebut over engineered ? mbah rasa enggak juga! Soalnya di benua biru dimana semua produk dinilai dari build quality, mau enggak mau siapapun juga harus mengikuti iklim. dan TZR50 merupakan buktinyata, mesin boleh 50cc tapi kualitas dan finishing setara dengan motor 600cc.

27
Nov
11

Untuk Kompetitif, KTM Duke Kudu Specdown !!!

KTM Duke 200 – Tenaganya sudah 24 hp !

Buat market indonesia, tenaga motor 200cc – 24 hp itu sudah besar sekali. Soalnya kecuali CBR250R dan Ninja 250R bisa dibilang enggak ada satu motorpun yang berkapasitas dibawah 250cc memiliki tenaga melebihi 20hp. Ini artinya KTM Duke 200 sudah meliebihi ekspektasi dari sektor performa. Dijamin deh, kelak pengguna KTM bakal dihargai oleh pengguna brand lainya. Karena jelas jelas KTM 200 ini sudah over performance

Mau Kompetitif, motor kudu di lokalkan dan di Spekdown

jika ditanya musuh terbesar KTM, justru ada pada dirinya sendiri. Pertama motor harus di lokalkan. Ini bukan perkara yang sulit. Tetapi masalah baru timbul soal production cost. Sasis Trellis, Suspensi upside down dan Rem Brembo sendiri memiliki biaya yang mahal. Otomatis kendati dilokalkan jika tetap menggunakan parts yang sama, relatif membuat penurunan harga KTM tidak menjadi signifikan.

mungkin alternatifnya adalah mengganti beberapa parts menjadi lebih sederhana. Khususnya pada sektor Rem, dari brembo menjadi brand lokal lainya dan suspensi bisa mencomot merk yang dipakai oleh produsen jepang, khususnya kawasaki. Toh kedua pabrikan ini memiliki ikatan kuat kok!

26
Nov
11

Lebih Dekat Dengan : Davide Gugliano – FIM Superbike Superstock World Champions

Semangat membara “Davide Giugliano” 

Davide Giugliano, mungkin di indonesia dia kurang populer, namun di Eropa, kelas superstock memiliki impak yang cukup signifikan. Maklum konsumen dan penggila “Track day” menjadikan kelas Superstock sebagai tolak ukur kwalitas motor Superbike ataupun Supersport yang akan mereka beli.

Davide Giugliano, kelahiran tahun 1989 ini memiliki semangat membara khas pembalap muda. Bahkan ketika mbah menanyakan peluangnya musim depang di WSBK, Giugliano menjawab dengan penuh semangat. Dia mengatakan ia akan berusaha semaksimal mungkin dan berusaha konsisten berada di posisi 10 besar, sebagai Rookie apa yang dikatakan giugliano tidak muluk  tetapi tidak juga lebay!

 Giugliano – WSBK saja …

Davide Giugliano sendiri dikatakan banyak orang sebagai pembalap dengan “kelas yang sempit” maklum kendala pembalap bertubuh besar adalah terbatasnya tipe motor yang bisa diikuti. Dengan tinggi badan mencapai 180cm jelas menjadi handycap bagi giugliano untuk bertarung di Moto2. Makanya Giugliano memilih Superstok sebagai ajang Bridging. Terbukti, kini doi menjadi pendamping Carlos Checa di WSBK …

 




Jarak Tempuh

  • 11,128,770 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 305 pengikut lainnya.