
Industri otomotif tidak boleh di hentikan … efeknya besar !!!
sepertinya berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mengurangi pertumbuhan kendaraan, baik roda dua dan roda empat. Mulai dari pajak progresif, aturan regulasi subsidi bbm hingga pajak ppn yang terus melonjak. Padahal jika sampai industri otomotif terganggu apalagi jatuh korban, efeknya akan besar! Pikirkan nasib bekerja industri otomotif yang jumlahnya belasan ribu orang … masi kurang banyak ? pikirkan mereka yang bekerja di sektor lapis kedua alias suplier industri otomotif … puluhan ribu orang. Intinya industri otomotif memiliki peranan penting dan vital bagi ekonomi indonesia … mengganggu eksistensi mereka, ekonomi indonesia bisa kolaps

Rakyat dan pembayar pajak dibuat sulit !
jalur 3 in 1, area bebas kendaraan bermotor, area bebas motor aka roda dua, penutupan lajur yang membuat pengguna jalan harus mencari rute baru … hingga kecelakaan akibat minimnya infrastruktur merupakan kejadian lumrah yang dialami warga jakarta. Ingat bung! mereka ini, dari pengguna bebek hingga superbike , bajaj hingga Alphard …mereka adalah pembayar pajak! Tapi kenapa mereka selalu di persulit! Di cacimaki sebagai biang kemacetan! Mereka bayar pajak! mereka warga negara yang taat! Lalu kenapa mereka yang membeli kendaraan dengan keringat, air mata dan uang halal kerap dijadikan sasaran ! Apakah ini yang namanya keadilan ?

Gak Bakalan tambah macet, kalo pertumbuhan Jalan juga maksimal !
jika jalanan semakin macet dikarenakan pertumbuhan kendaraan yang begitu pesat, harusnya diimbangi dengan pertumbuhan jalan raya yang sama pesatnya! Ingat, jangan alasan karena kekurangan dana! Karena pendapatan berbanding lurus dengan pertumbuhan kendaraan itu sendiri! Jangan karena satu pihak yang enggan melakukan kewajibanya (membangun infrastruktur jalan) ogah bekerja, seluruh elemen masyarakat dan sektor ekonomi dijadikan korban ! Wooooi ! Shame on you !!!!
KOMENTAR