30
Sep
11

Evolusi Ducati Desmosedici GP7 s/d GP10 (2007-2010)

1. Seat cowseperti versi superbike, 2. Frame trellis tertutup, 3. hanya dua exhaust, 4. kesan paus sedikit hilang.

Desmosedici Gp7 : World Champion & World Domination

Melanjutkan kesuksesan di musim 2006, Ducati mengontrak pembalap asal Australia, Casey Stoner sekaligus merubah “sejarah” ducati di motogp untuk selama lamanya. Bersama pembalap gaek Loris Capirossi, Desmosedici Gp7 dianggap sebagai desain Ducati yang paling sukses hingga saat ini!

  • Prestasi : 19 kali podium &  11 kali kemenangan

musim 2007 bisa dibilang musimnya Ducati. total 11 kemenangan direbut oleh Ducati. Berkali kali Stoner membuktikan kecepatan Ducati dilintasan lurus dan tikungan tidak tertandingi oleh Yamaha besutan valentino Rossi. Sementara Loris Capirossi sendiri membuktikan dirinya tetap merupakan momok. Tahun 2007 patut dicatat sebagai tahunya Ducati dan Desmosedici. Oh ya satu podium ketiga disumbangkan oleh Alex Barros!

1.exhaus belakang diperbesar, 2.Frame trellis diganti carbon, 3. swing arm alumunium, 4. fairing diperbesar

Desmosedici GP8 : Mulai Familiar dengan Ducati

sepertinya publik mulai terbiasa dengan nama “Desmosedici” bahkan di indonesia nama Ducati menjadi tidak asing lagi. Tetapi boleh dibilang musim 2008 adalah musim paling seru dalam sejarah motogp. Namun bagi Ducati dan Marco melandri khususnya, era “stoner sentrispun dimulai”

  • Prestasi : 12 podium & 6 kemenangan

Stoner meski kehilangan gelar namun tetap tercatat dalam sejarah, sebagai pembalap yang memenangkan 6 balapan namun gagal menjadi juara dunia. Alias Runner up terbaik sepanjang masa. Sementara Melandri tampil kacau balau namun Toni Elias berhasil menyumbangkan 2 kali podium, sekali runner up sekali gelar juara ke 3.

1.exhaust belakang sangat besar, 2.swing arm carbon, 3. frame carbon, 3 bentuk fairing mulai aneh

Desmosedici GP9 : Hadirnya era Glamor dan Frame Carbon

dimusim 2009 ini Ducati lebih dikenal sebagai tim “glamor” ketibang tim balap. Karuan saja kehadiran Nicky Hayden ke Ducati menjadikan tim ini sebagai tim flamboyan yang banjir iklan dan promosi. sebagai catatan di tahun ini pula secara penuh dalam satu musim ducati hadir menggunakan frame Carbon!

  • Prestasi : 9 podium & 4 kemenangan

Stoner = Desmosedici semakin terbukti. Maklum hayden sendiri hanya mampu menyumbangkan 1 podium. namun patut dicatat penyakit misterius yang menerpa stoner di tengah musim memaksa ducati harus puasa gelar. Tetapi 4 kali kemenangan menjadi hiburan yang menyenangkan bagi Ducati Desmosedici.

Desmosedici GP10 : Akhir era Stoner 

musim 2010 merupakan akhir dari kisah manis antara Stoner dan Desmosedici namun stoner sendiri sepertinya enggan meninggalkan ducati dengan rapor buruk. Yang jelas Ducati Desmosedici di tangan stoner berhasil berkolaborasi dengan membuahkan 23 kemengan dan puluhan podium!

  • Prestasi : 10 podium & 3 kemenangan

Sebelum pindah ke honda, Stoner memberikan ducat dan Desmosedici sebuah salam perpisahan, berupa 9 podium dan 3 kemenangan. Sementara Hayden sendiri kembali naik podium di posisi ke 3. Sejauh ini di era Stoner Ducati Desmosedici mengalami tahun tahun terbaiknya.


28 Tanggapan ke “Evolusi Ducati Desmosedici GP7 s/d GP10 (2007-2010)”


  1. 6 Tuwek_Geo Pak.....
    September 30, 2011 pukul 12:01 am

    Asssoy….

  2. 11 demungan
    September 30, 2011 pukul 12:15 am

    Dan satu lagi sejarah ducati. Sampai saat ini belum ada yg bisa menguasai motor ducati prototype selain stoner. Intinya ducati prototype hanya stoner..stoner..stoner..dan stoner. Beda dengan ducati produksi massal yang lebih jinak bisa digeber dengan baik oleh banyak pembalap.

    Titip ya mbah
    http://duniahariyadi.wordpress.com/2011/09/29/hufffff-paling-males-deh-antri-bensin-nonsubsidi-di-spbu-pertamina/

  3. 16 nyomloz
    September 30, 2011 pukul 5:45 am

    Bener bener alien…

  4. 17 gendix
    September 30, 2011 pukul 5:50 am

    ducati gp11 era rosi paling minim podium y mbah..

    Emang musim ini ducati dah brapa kali podium??

  5. 21 SKSD
    September 30, 2011 pukul 7:31 am

    heum,, klo yang ada sayap kecil di samping fairing yang mana mbah??kok kayaknya g ada yach?? :-?

  6. September 30, 2011 pukul 8:29 am

    mbah….hak paten teknologi DTS-i bajaj di tolak, tapi kok masih jualan terus mbah……?

  7. 25 penggemar ninja
    September 30, 2011 pukul 9:56 am

    cuman stoner doank yg bisa naikin pamor ducati..yg lain ancuur..

    palagi skrang sama rossi…

  8. September 30, 2011 pukul 10:31 am

    Era GP-11 di rusak VR46 dan menjadi catatan special bagi Ducati selama-lamanya juga.

  9. 27 yellowduck
    September 30, 2011 pukul 2:47 pm

    sedih mbah stoner cere ma ducati, keliatan bener cuma stoner yang klop dengan si desmos…


Komentar ditutup.

Jarak Tempuh

  • 11,440,512 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 317 pengikut lainnya.