
Aksi manager tim Ducati Indonesia Racing Team dan Director tim ASH Honda (Eddy Saputra)
Leg 1 – Kalah di Curangin … Leg 2 – Menang Terhormat
Nah pada leg 2, indonesia menang 2-1 meski kalah agregat. Banyak yang bilang kita kalah terhormat
but no! Buat mbah di leg 2 Indonesia menang 2-1 dan kalah Agregat karena di Curangin
yup meski insiden laser di leg 1 nggak berpengaruh langsung. Tetapi gangguan laser tersebut berimbas pada buyarnya konsentrasi pemain kita. Terlepas dari kecurangan di leg satu, tetapi hasil pertandingan tidak bisa dirubah

Radjagopal dan pemain timnasnya …
Itu bedanya balap motor dengan sepak bola – Finish bukan berati peluit panjang !
Ingat kasus tangan tuhan maradona tahun 86? nggak kan, soalnya jaman itu banyak dari kita yg belum lahir
yang lebih seger deh, kasus hans ball thierry Henry awal tahun ini? Nah curang kan? tapi meski 6.5 milliar orang mengetahuinya, FIFA sebagai badan sepakbola tidak akan merubah hasil antara Irlandia vs Prancis tersebut, meski sampe mbah dukun bisa jadi juara dunia motoGP
nggak bakal deh keputusan berubah! Beda dengan balap, jika kecurangan terjadi selama balapan jangankan di suruh ride through penalty, pembalap tersebut dan tim bisa di disqualifikasi bahkan di larang balap selama 1 musim ato lebih. Jadi di dunia balap tidak menyisakan buat kecurangan

Jampi jampi manjur pas semi final …
– mbah and familly cs …
Buat Pemain Timnas – Tetap Semangat , Jaga moril – You done enough just unlucky
Buat mbah, apa yang dilakukan pelatih alfred Riedl dan Gonzales Cs mbah kira mereka sudah sangat baik dan maksimal. Cuma kalau namanya di “curangin” dengan psy war laser di leg pertama yang memiliki efek merusak konsentrasi nggak perlu sedih lah (kesel harus) karena toh di leg 1 kita kalah bukan karena lebih inferior tapi karena dicurangin, Pokoknya pesan mbah – jangan jatuh mental! Semangat! kita bisa bangkit lagi! Toh kita bisa membuktikan bahwa kita bisa bangkit dan menang di leg 2 meski cuma 2-1 !!! Hidup Timnas !
KOMENTAR