Honda in Love

 

Yamaha R3 

Ini dia saudara kandung Yamaha R25, namanya Yamaha R3, karena kapasitasnya 300cc dan di expor keseluruh dunia. Sejatinya motor ini diposisikan sebagai motor entry level alias learner tapi itu bukan menjadi masalah untuk membuat motor ini menjadi motor yang kompetitif!

Salah satunya Yamaha R3 yang di pamerkan di Tokyo Motorshow 2015 ini. Motor spesialis Trackday R3

  Yamalube – Prunus titanium Exhaust

Selain penggunaan body balap dan rider comfort kit, yang menarik adalah penggunaan knalpot Prunis full system exhaust. Knalpot titanium ini sejatinya di jepang hanya diizinkan untuk digunakan di lintasan balap, dan memang itu tukuanya!

Yamaha R3 trackbike ini ternyata juga disponsori oleh Yamalube, dab Y’s Gear … Part after mareket resmi yamaha

Honda in Love

 

     

dari Ducati Panigale sampe ZX6 … “Ini Ninja 250 ya?”

 Mbah ingat betul waktu dulu, naik Ducati 848 setiap ke pombensin atau di lampu merah, mbah selalu ditanya sama orang awam (asumsinya bukan biker enthusiast) bahwa motor mbah adalah Kawasaki Ninja 250R . Yah kalau sekelibet paling bilangnya, iya mas … Tapi kalo di tempat yang lebih sepi dan mengharuskan mbah berinteraksi dengan orang tersebut, ya bilang aja … ini Ducati … Dan jawabanya adalah “oo motornya stoner ya? ” ya udah selesai kan?

Tapi lain cerita kalo naik Ninja ZX6R, atau Ninja 636 … Sama sama kawasaki, sama sama Ninja. Karena orang awam akan berkata “wah ninjanya keren mas … Modif dimana ya” nah! Tapi memang itu adanya! Motor modifan! Mungkin kalo orang yang udah keluar duit ratusan juta lalu motornya disamakan sama motor gocapan ya pasti misuh, tapi lain ceritanya bagi Kawasaki KMI …

 

Ninja 250 itu sudah menjadi ICON ! 

Mungkin bagi biker Enthusiat, pengguna Moge dan mereka yang merupakan haters “kisah orang awam menganggap semua motor sport adalah ninja 250″ adalah hal yang lucu” tetapi sebaliknya bagi Kawasaki KMI dan pedangang motor fenomena ini adalah sesuatu banget. Karena menandakan motor ini adalah sebuah ICON, dimana asumsi masyarakat bahwa ini adalah motor yang luar biasa. Kisah yang sama dulu terjadi pada Honda Tiger 2000 dimana motor dengan ukuran besar asumsinya ya tiger, atau skutik ya Mio. Kini terjadi pada Ninja 250.

Konsisi ini semakin memastikan dan memperkuat image bahwa Ninja 250R adalah motor yang luar biasa, motor idaman bagi mereka yang ingin punya motor “besar” atau motor “sport bike” sejati. Toh baik biker enthusiast atau awam ketika Ingat kawasaki ya ingat Ninja, sementara ingat Yamaha ya ingat Mio! Bukan R25 … Nah makanya Ninja 250 masih merupakan Raja dikelas ini ! 

Honda in Love

 

mv agusta F4 RC

Inilah tampakndepan F4 RC, kombinasi warna Merah – Putih dan strip hijau menandakan “Tricolore” italia.

Pada versi awal tulisan AMG tidak nongol pada produksi masal, namun sekarang logo AMG nongol dimana mana

 

Custom Racing number

Bagi mereka yang beruntung (punya duit) buat beli 2 kawasaki H2 (kurang lebih sama) mereka bebas memilih nomor motor yang digunakan …

Cuma penasaran ada gak ya yang pake nomor 44 :evil:

  

Boncenger …

Secara mengejutkan ternyata Mv Agusta F4 RC dikengkapi boncenger sear dan pasanger foot peg …

Kaget juga sih, soalnya namanya motor homologasi kok dapat seat boncenger ya :)

  

Ohlins TTX 36

Ohlins TTX36 fully adjustable WSBK specs menjadi piranti standar motor ini. Sementara swing arm belakang hadir dalam warna hitam!

Ohlins TTX 36 sendiri bisa didapat di after market, dibandrol diangka 20 jetian …

Honda in Love

 

Kawasaki Z1000R

sebagai artikel pembuka, mbah akan membahas Kawasaki Z1000R yang merupakan nenek moyang dari Kawsaki Z1000 sekarang. Mesin inline 4 silinder memang menjadi ciri khas hingga saat ini, tetapi yang dipamerkan di Tokyo Motorshow ini bukan versi standar, melainakn full custom!

Lihat saja suspensi Ohlins yang nangkring di situ, lalu rem brembo monoblock hingga knalpot titanium, bener bener keren dan mengintimidasi!

 

 Suzuki Katana 1100

Nah ini gak kalah gilanya, lihat saja, seluruh body part motor ini menggunakan carbon fiber, lalu lagi lagi suspensi jadi bahan rubahan, suspensi Ohlins TTX FGR motogp specs nangkring di motor tahun 80an ini, belum puas, suspensi belakang stereo juga diganti menggunakan Ohlins TTX fully adjustable! Gahar coy!

Lalu apa lagi? Sabar dulu bo! Ini baru pemanasan! Masih banyak artikel lainya … Stay tune