11
Jul
11

DUCATI BANDUNG : Jl Buah Batu No 85 / Phone 022-7300 408

Telpon : 021 – 5140 2190  LOT 14 Sudrman CBD  Kav 52 53 Jakarta


Ducati Bandung @ Buah Batu No 85 (seberang Sophie Martin) – DOC BANDUNG 

SBS RACING : Supersport Class – Junior Superbike – 250 National Championship

01
Jun
12

MotoGP : Selamat datang di Catalunya

Sirkuit Catalunya, serkuit pendek namun cepat banyak overtaking

selain hujan biasanya motogp diwarnai dengan kebosanan. Maklum bila kering aksi overtaking sangat sedikit, namun bukan Catalunya namanya bila tidak menawarkan sensasi. Sirkuit di Barcelona (Catalan) ini merupakan rumah dari Jorge lorenzo, dan ditengah momentum yang dimiliki plus bangkitnya rossi jelas seri Catalunya ini patut dinantikan … selamat datang di Catalan, selamat dantang di Catalunya :D

01
Jun
12

Panigale 1199 & Aksesorisnya

1199 Panigale hadir dengan berbagai macam aksesoris

 selain merilis motor, Ducati SpA juga merilis parts dan aksesoris untuk 1199 Pangiale. Baik untuk keperluan penggunaan jalan raya atau harian maupun keperluan balapan. Bahkan Panigale 1199 juga memiliki aksesoris untuk turing, yup turing, tetapi entah orang seperti apa yang mau turing dengan panigale … Bayliss mungkin ?

Windscreen Tinggi , bisa membelah angin dengan maksimal 

knalpot Titanium Slip On & Titanium Full System Racing Exhaust 

Carbon cover untuk swingarm 

Jok Balap dan jok Comfort seat tergantung selera

01
Jun
12

PRJ – Merupakan Momen Terbaik Peluncuran Sepeda Motor Baru !

Hari baik – Tanggal Baik – Bulan Baik  … Letaknya strategis 

bicara masalah perdukunan dan persilatan dunia marketing roda dua, maka mencari “hari baik, tanggal baik dan bulan baik peluncuran sepeda motor itu relatif lebih mudah tertebak. Salah satunya adalah “momen peluncuran” harus diletakan di posisi strategis dimana baik atensi calon konsumen berada pada titik maksimum sementara secara ekonomi mereka memiliki “purchasing power” dan “willingness” di titik tertinggi. Makanya momen peluncuran motor harus di adakan di saat yang strategis. Nah inilah beberapa poin kenapa hal tersebut kudu dilakukan

  • Momen peluncuran dilakukan di lokasi dimana atensi publik sedang terkonsentrasi & tinggi tingginya
  • Dilakukan dilokasi yang “sesuai” dengan segment motor tersebut
  • Waktu peluncuran diposisikan ketika Publik-Konsumen memiliki alasan kuat untuk membeli motor tersebut
  • Saat peluncuran  adalah dimana  kekuatan finansial Konsumen untuk membeli berada di titik terkuat

Pekan Raya Jakarta 2012 – (9 Juni – 10 Juli) Waktunya terlalu strategis !!!

meski bukanlah ajang khusus otomotif namun momen Jakarta Fair 2012 alias Pekan Raya Jakarta merupakan momen yang terlalu tepat untuk ATPM untuk merilis produk barunya. Siapalagi kalo bukan Bajaj Pulsar 200NS dan Suzuki Inazuma (99% confirmed) karena even tahunan yang diselenggarakan selama 1 bulan ini dan khususnya tahun ini benar benar berada diposisi yang amat sangat strategis untuk dilewatkan. Ini alasan kuat yang

  • Dilakukan Tepat sebelum awal bulan suci ramadhan yang jatuh pada tanggal 20 juli 2012
  • Bulan Juni – Juli adalah jadwal libur baik bagi Pelajar dan Mahasiswa
  • Atensi publik pada PRJ jauh lebih besar ketibang IIMS / JMS yang fokus pada otomotif
  • Even berlangsung selama 1 bulan, jauh lebih lama ketibang even khusus otomotif
  • Segmen yang disasar bagi motor Rp 50 juta kebawah serupa dengan segmen PRJ
31
Mei
12

Tokoh “Matius” itu menghibur … sayang kebablasan

Jangan dianggap terlalu serius … tapi memang menghibur

terlepas dari apakah dia FBH atau FB lain yang menyamar, rasanya kita terhibur juga dengan “komparasi gila” ala “matius” ini. Membandingkan CS1 dengan ER6 membandingkan berbagai kendaraan yang notabene diatas “CS1″ khayalanya … rasanya kalo pemilik CS beneran ataupun se ekstrim apapu seorang fanboy enggak mungkin bertingkah seperti “matius” ini … yang jelas suka geli sendiri ngeliat komentar “matius” di berbagai blog :mrgreen: konyol … sekonyol konyolnya

ketika kita melihat atraksi “badut” wajar rasanya kita mengabaikan “objek” yang mereka gunakan. Tapi lebih kepada “perilaku” yang dia lakukan. Abaikan saja “CS1″ nya, toh mbah juga ragu apakah dia seorang pengguna CS1 … rasanya sih nggak mungkin :? apakah dia FB pabrikan lain yang  BC ? belum tentu … mungkin dia “matius” hanya seseorang  badut yang  ”kebetulan” menggunakan CS1 sebagai objek …

Becanda yang Kebablasan … 

tetapi yang namanya  ”joke” jelas ada batasan dan normanya. barangkali lolucon ala “Jack Ass” cuma cocok dilakukan pada kaum “Red Neck” bahkan jangankan di Asia, di eropa pun konon lolucon model begini bisa menjadi masalah dimata hukum. Hal yang sama juga berlaku pada lolucon membawa “pornografi” dimana hal tersebut sudah diatur undang undang dan norma kesopanan. Yup, selain faktor SARA lolucon yang membawa unsur porno , adat dan status sosial merupakan hal tabu yang dilakukan :D tidak hanya di indonesia, di negara maju seperti singapura atau korea  pun hal tersebut memang tabu dilakukan  :D

31
Mei
12

Komparasi Performa “independen” Tidak Sesuai Keinginan ? Penting Gak Sih ?

tenaga 195 hp … padahal prakteknya paling yang kepake gak lebih dari 100 hp …

Top Speed 300 km/h  Kenyataanya ??? Top Speed 80 km/h !!! 

bicara komparasi, kita pasti bahas soal top speed, akselerasi, kambingpower sampe torsi makanan :lol: meski sebenarnya kenyataanya tidak demikian. Sebage biker yang make motor untuk harian, kapan pernah kita bisa merasakan top speed ? kecuali emang di niatin banget :D sisanya ? Mana bisa ? Trus bahas akselerasi ? paling satu satunya akselerasi adalah saat lampu ijo nyala trus buka gas puol … itu juga kalo kagak ada kopaja brenti mendadak narik penumpang :?

bicara soal tenaga motor, jangankan perbedaan 1-2 hp, orang perbedaan tenaga motor antara 100 hp vs 200 hp sih gak bakal kerasa kalo dipake dijalan raya … serius ? Serius ! satu satunya perbedaan bakal kerasa ya di sirkuit sentul … itu juga cuma di R11-R1 dan R2 ke R4 … sisanya engine power delivery & Riding Quality  yang pegang peranan …

Komparasi “Statistik”  performa itu cuma sebagai pemuas aja … yang penting kita “puas” dengan motor kita 

membaca komparasi, mau dari media lokal, internasional hingga blogger itu jelas tidak akan memuaskan semua pihak. Tapi terus terang yah jangan diambil pusing, toh itu cuma  ”statistik” angka, siapapun bisa membuatnya dengan berbagai macam tujuan. Intinya asalkan kita puas dengan motor kita, apapun hasilnya, kalo sekedar statistik sih semua juga bisa bikin, terserah diambil dari sudut mana. Gak perlu diambil hati :D apalagi pake emosi :D

soalnya jika bicara “statistik” terlalu banyak variable yang menjadi pertimbangan. Mulai dari cuaca, aspal, setingan motor, rider sampai sudut pandang dari komparasi tersebut. Sehingga tidak ada data “komparasi” yang benar benar valid dan bersifat permanen. Yang penting Selama tidak memutar balikan “Fakta” semisal : suspensi monoshock disebut stereo, vitur Helm in disebut helm out, mbah rasa itu engga begitu berpengaruh kok :D

31
Mei
12

MotoGP : 7 Indikasi MotoGP dalam Bahaya

Siapa yang Hilang ?

Jumlah tim Pabrikan menurun ( tinggal 3 )

sebuah ajang balapan kelas puncak yang hanya diikuti 3 parbikan utama (Honda, Ducati, Yamaha) bukanlah kompetisi balapan yang sehat. Mengingat setidaknya ada 1 tim yang secara historis terikat dengan MotoGP (Suzuki) dan dua pabrikab besar lainya yang kini meninggalkan motogp ( Aprilia – Kawasaki ) dan ironisnya mereka meninggalkan motogp entah karena faktor efisiensi internal (biaya) dan faktor teknologi. Meski intinya kita tidak membahas hal tersebut

Ikatan Emosional Fans yang terhubung via Brand semakin terkikis (MotoGP = CRT)

Mayoritas penggemar motogp jelas akan mendukung brand kesayangan (yang dipakai) atau pembalapnya. Sementara ketika Dorna mengatakan bahwa masa depan MotoGP adalah CRT alias pembuat frame jelas ikatan emosional tersebut akan semakin terkikis. Siapa sih yang mau jadi “Fan Boy” Suter, Moriwaki, Speed up atau Motobi ? Rasanya kecil kemungkinanya !

Superstar dan Regenerasi yang Terhambat

apa yang terjadi saat ini adalah di MotoGP adanya hambatan estafet dari regenerasi superstar. Out going superstar sebut saja Valentino Rossi dan seharusnya dilanjutkan oleh Stoner – Lorenzo – Pedrosa. Namun yang terjadi tidak demikian, Stoner justru lebih dulu pensiun, Pedrosa sepertinya masih 1/2 kelas dibelakang Stoner dan Rossi. Praktis estafet tersebut tinggal berada ditangan Lorenzo. Generasi berikutnya Simoncelli malah berakhir tragis. Otomatis Harapanya tinggal ada pada Marq Marquez. Konsekwensinya Generasi Rossi = Lorenzo = Marquez dimana usia mereka pun terpaut signifikan.

Biaya yang semakin Menggila

Ketika Kawasaki Mundur dan disusul Suzuki otomatis membuktikan bahwa pabrikan tersebut memilih mundur demi efisiensi. Ini membuktikan betapa mahalnya membalap di motogp. Artinya balap motogp = ajang balap menara gading. ketika efisiensi diberlakukan otmatis implikasinya ya ke proyek menara gading dan itu sama saja berimbas ke motogp.

Kepentingan Pabrikan tersisihkan dan ini sangat krusial

kepentingan pabrikan adalah menjual motor. Tetapi bagi mereka “mustahil jualan” dengan motor yang dinamakan “Suter” kendati jeroan motor mereka berasal dari mesin yang mereka jual. Otomatis “Exposure” pada balapan jadi hilang dan yang jelas malah sia sia. Ingat ajang balapan = ajang promosi sekaligus pengembangan dan kali ini hal tersebut tinggal sejarah

Ketika ajang balap Moto2 lebih dinanti ketibang MotoGP

Semua orang pasti menantikan gelara Moto2 ketibang MotoGP. Persaingan antara Marquez, Espargaro vs Luthi dan Ianone pasti dinantikan. Namun bagi pabrikan mereka sama saja. Semua menggunakan mesin berbasis CBR600RR dengan frame prototype. Tidak ada ikatan emosional antara penonton dan motor yang berlaga. Jelas sebagai pabrikan mereka tidak menyukai hal tersebut !

World Superbike Championship menawarkan  tontonan yang menggiurkan bagi dua pihak

meski kini Infront Motorsport merupakan bagian dari Dorna, tetapi apa yang terjadi di WSBK dengan banyaknya pabrikan , peserta dan serunya pertarungan jelas merupakan tantangan tersendiri bagi MotoGP. Meski terus terang saja untuk ini ada baiknya dibuat artikel tersendiri :D

30
Mei
12

Gempa Bumi … Pabrik Ducati “Tutup” Sementara

Pabrik Ducati tidak mengalami kerusakan … namun supply barang terganggu

2 gempa bumi besar dalam waktu kurang dari 2 minggu mengakibatkan produksi ducati dihentikan untuk sementara waktu. Dikarenakan gempa bumi 5.8 skala richter mengakibatkan supply parts ducati ke pabrik terganggu. Meski dikabarkan pabrik ducati sendiri tidak mengalami kerusakan berarti namun jalur supply dari parts ducati dipastikan mengalami gangguan akibat gempa bumi ini.

sejauh ini korban gempa bumi mencapai 15 orang – meninggal dunia sementara ratusan orang kehilangan tempat tinggal. namun demikian Ducati belum mengumumkan kapan pabrik akan beroprasi kembali. Tetapi kabar yang beredar penutupan pabrik hanya akan berlangusng beberapa hari saja

30
Mei
12

KTM Duke dibandro 42 Jeti ? Gak Sulit Bro !!!

Dibanrol 42 jeti … untuk 500 unit ? 1000 unit pun mudah !

sebagai pedagang motor, melihat bocoran dari TMCblog tentang KTM Duke yang akan dijual rp 42 jeti jelas merupakan tawaran menarik dan cukup “manis” dan bagi KTM menjual 500 unit untuk test pasar jelas ini perkara amat sangat mudah. Lho kok gitu ? Yakin mbah ? Yakin lah … sekarang pake logika modal dengkul abis dipake knee down dah :mrgreen: mbah sendiri udah nanya temen dan kastamer mbah (pemakai moge lah) ketika ditanya soal KTM Duke … mau dia bawa GS1200 kek, V-Rod Muscle kek sampe Hypermotard 1100 sekalipun langsung “nyerocos” gak karu karuan :mrgreen:

nah yang “nyerocos” itu mulai dari “mereka mencari motor harian, motor mainan sampe sumpah serapah kenapa motor itu belum masuk juga :D dan anggap aja dari 10 orang yang mbah tanya 9 dari mereka suka dengan KTM Duke 200 dan 8 diantaranya pun berniat membeli motor tersebut :D

Itu baru dari segmen moge … gimana yang lain ?

jika memang KTM-BAI ingin test pasar, rasanya ini hanya formalitas. Menjual produk tersebut 500 unit ? itu terlalu mudah ! 1000 unit pun mudah. Karena memang antusiasme konsumen terhadap motor ini begitu tinggi. Tingkat penyerapan produk ini meski terksesa “niche market” tapi sebenarnya tidak. Karna konsume Duke bakal berasal dari berbagai macam golongan … tunggu apa lagi ! Bring it on!

29
Mei
12

Modifikasi “Tragis” demi membuat suara “Dry Clutch” pada Ducati 848

29
Mei
12

WSBK Miller USA : Checa & Melandri berbagi kemenangan

Race 1 : dominasi checa tidak tertahan

meski memiliki top speed paling rendah namun dominasi Checa diatas motor tua 1198 tidak bisa ditandingi Marco melandri. Start diposisi ke dua Checa berhasil mendominasi balapan dan berhasil menjadi juara di race pertama WSBK Miller Salt Lake City. Posisi kedua direbut oleh Melandri dan biaggi harus puas diposisi ke tiga.

Race 2 : Melandri mengungguli Rea, Checa Ndlosor dan finis terakhir

Race ke dua yang sempat tertunda 1 jam lebih akibat bocoran motor hiroshi aoyama mendatangkan kejutan. Checa yang kembali memimpin lomba harus puas finis di posis terakhir karena ndlosor. Sementara pertarungan sengit diperebutkan oleh Rea dan Melandri. Namun superioritas BMW S1000RR berhasil menundukan CBR1000RR besutan Rea. Biaggi kembali berada di posisi ke tiga. Debutan chas Davies berhasil mendapatkan posisi finis terbaiknya di posisi ke 4.

29
Mei
12

Yamaha Byson di update ala FZS india ?

Berusia 2 tahun – Yamaha Byson wajar mengalami update

seiring dengan meningkatnya volume penjualan Yamaha Byson begitu pula usia motor “muscle bike” ala Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Maklum Yamaha Byson kini sudah berusia 2 tahun. Dan dalam dunia otomotif dimana usia  motor berkisar antara 4-5 tahun sebelum akhirnya dipensiunkan maka setelah menginjak 2 tahun motor akan mengalami update. Sementara update kedua umumnya dilakukan saat motor berusia 4 atau 5 tahun menjelang dipensiunkan.

Yamaha FZ-S india bisa jadi inspirasi … iyalah !

jika update byson akan berkiblat pada FZ-S yamaha India mbah rasa itu sangat normal bin wajar. Maklum karena Byson sendiri berasal dari india dan platform kedua motor relatif sama. Yang jelas dengan di updatenya  Byson diharapkan dominasi Honda NMP  mampu  diberangus oleh Yamaha. Pembalasan yang manis setelah mahkota Skutik kini menjadi milik Honda AHM

28
Mei
12

MotoGP : Kenny Robert KRV & Harris WCM contoh awal dari konsep CRT

Kenny Roberts JR diatas KR211V bermesin honda

Frame “non pabrikan” dan mesin pabrikan

sebenarnya konsep CRT sendiri merupakan konsep baru. Yaitu sebuah tim independen menggunakan frame “custom” non pabrikan yang tetap berstatus “prototype” agar tidak bersinggungan dengan Infront motorsport namun menggunakan mesin dari produsen lain. Hanya saja jika dahulu mesinya menggunakan mesim MotoGP kini yang digunakan adalah mesin Superbike

harus diakui ketika “CRT” era 990cc menggunakan mesin Prototype mereka cukup mampu berbicara di kelas ini bahkan Kenny Roberts diatas motor KR211V bermesin Honda mampu 2 kali naik podium ketiga sekaligus duduk diposisi 6 klasemen akhir.

Dahulu “Custom engine sempat dicoba” … kini mustahil

lagi lagi membahas keberanian Kenny roberts mengembangkan mesin KRValias Proton KR3 sebuah mesin 2 tak 3 silinder. Nah konsep ini merupakan konsep economic booming dimana pabrikan kecil memberanikan diri tidak hanya membuat frame tetapi juga mesin, tetapi hal ini tentu saja mustahil Bahkan pabrikan sekelas Suzuki saja sudah angkat tangan …




Jarak Tempuh

  • 12,736,339 Km

Arsip

INDOBIKERS, Indonesian Bikers Community


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 397 pengikut lainnya.